Isyana-Rayhan Resmi Menikah, 8 Liku-Liku Ini Akan Kamu Alami Jika Pacaran 12 Tahun Seperti Mereka

Pacaran 12 Tahun

Kabar gembira datang dari musisi Isyana Sarasvati. Setelah bertunangan akhir tahun lalu, Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra resmi menikah pada hari Minggu (02/02/2020) di Bandung. Pernikahan tersebut digelar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, dan dihadiri beberapa selebritis seperti Vidi Aldiano, Yura Yunita, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Advertisement

Seperti yang kita tahu, Isyana sempat membuat publik heboh dengan pertunangannya dengan Rayhan Maditra yang berprofesi sebagai dokter muda. Pasalnya, sebagai selebritis, Isyana jarang banget mengumbar soal hubungan asmara. Padahal hubungannya dengan Rayhan sudah berjalan selama 12 tahun. Mereka mulai pacaran sejak masih memakai seragam putih-biru hingga sekarang.

Wah, seperti apa, ya, rasanya pacaran 12 tahun? Apakah selama perjalanan itu rasanya sweet melulu? Apakah mereka nggak pernah mengalami masalah, sehingga hubungan bisa berjalan sampai belasan tahun begitu? Nggak begitu juga. Namanya hubungan pasti ada liku-likunya dan setiap pasangan bisa jadi berbeda masalahnya. Tapi, barangkali beberapa liku-liku ini akan kamu alami jika pacaran sampai belasan tahun.

1. Saking lamanya pacaran, kamu mungkin tiba di tahap bingung mau ngapain lagi saat kencan. Soalnya semua udah dijalani sih

Sampai nggak tahu lagi mau apa kalau pacaran (Photo by Dương Nhân) via www.pexels.com

Waktu baru jadian, penginnya bareng-bareng terus. Ada saja agenda yang pengin dilakukan sama-sama. Minggu ini nonton, minggu depan dinner, minggu depannya lagi nge-gym bareng, next-nya nonton konser. Lha, kalau sudah 12 tahun? Kamu bakal bingung mau ngapain lagi. Soalnya semua sudah dilakukan sih. Mungkin lama-lama malam minggu hanya dihabiskan dengan duduk bareng dan ngobrol sampai malam.

Advertisement

2. Jangan heran kalau terkadang rasa bosan melanda. Rasa jenuh dan rasa yang meredup itu pasti pernah terjadi

jenuh dan bosan pasti ada (Photo by Inga Seliverstova) via www.pexels.com

Pacaran sampai belasan tahun begitu, memangnya nggak bosan? Ya, bosan. Bagaimanapun kamu menjalani hari-hari dengan orang yang sama di waktu yang lama. Pasang surutnya perasaan itu pasti akan kamu alami juga. Ada kalanya kamu merasa nggak cinta lagi sama si dia, tapi di waktu yang lain, kamu seperti jatuh cinta lagi. Karena mempertahankan hubungan sampai selama itu tentu butuh trik-trik, termasuk mengatasi kebosanan ini.

3. Menjalani hubungan yang lama akan membuatmu dibebani ekspektasi oleh orang-orang sekitar. Kamu akan kenyang pertanyaan “nunggu apa lagi?”

Ditanyain kapan nikah terus (Photo by Lisa Fotions) via www.pexels.com

Kalau sudah pacaran selama 12 tahun, kemungkinan besar kamu sudah saling akrab dengan teman-teman maupun keluarga masing-masing. Mungkin kamu sudah dianggap seperti anak sendiri oleh keluarganya. Tapi hal ini juga membuatmu harus siap sewaktu-waktu ditanya “kapan nikah?” atau “kan udah pacaran lama, emang nunggu apa lagi?”. Apalagi kalau sama-sama sudah mapan dan matang. Padahal ‘kan siap atau belum untuk menikah nggak bisa dilihat dari lamanya pacaran.

4. Di sisi lain, pacaran tahunan juga membuat keraguan menyeruak. Sudah sebegini lama, apa yakin akan berakhir sesuai harapan?

Kadang ragu-ragu juga (Photo by Ross Sneddon) via unsplash.com

Menjalin hubungan sangat lama dengan seseorang belum tentu menjamin kamu sudah yakin sepenuhnya dengan dia, kok. Kamu mungkin akan mengalami momen-momen penuh keraguan. Entah itu ragu untuk menjalani hidup selamanya dengan dia, ataupun ragu atas hubungan yang sudah lama tapi belum tahu mau dibawa ke mana.

Advertisement

5. Dua belas tahun itu waktu yang lama dan banyak hal bisa terjadi. Setiap perubahan masing-masing bisa jadi modal untuk ikatan yang lebih dalam

menyimak hidup masing-masing (Photo by Studio Negarin) via www.pexels.com

Dalam waktru 12 tahun, anak yang baru lahir pun sudah hampir masuk SMP. Begitu juga dengan hubunganmu. Pasti ada perubahan-perubahan yang terjadi. Dari saat kalian masih clueless mau apa di hidup ini, sampai sama-sama jadi orang dewasa yang bisa ambil keputusan sendiri. Menyimak dan menemani perjalanan masing-masing dari nol sampai seperti ini menumbuhkan ikatan yang sangat kuat. Melihat perkembangannya sama seperti melihat perkembanganmu sendiri, bukan?

6. Bersama-sama di waktu yang lama, kalian nggak punya lagi ruang untuk jaim-jaiman. Mungkin pacaran kalian lebih kayak sahabatan

udah kayak teman sendiri (Photo by halayalex) via www.freepik.com

Pacaran sampai belasan tahun begitu nggak lagi memberimu ruang untuk jaim-jaiman atau malu-malu kucing lagi. Itu waktu yang cukup lama untuk menghafal dan memahami satu sama lain. Kamu bahkan nggak malu lagi kentut atau sendawa di depannya. Dibanding pasangan yang hobi lovey-dovey, mungkin kalian lebih seperti sahabatan.

7. Lama-lama rasa curiga jadi terkikis karena kesetiaan masing-masing teruji. Kalian bahkan bisa membicarakan orang lain tanpa takut dicemburui

“eh, ini ganteng ya?” (Photo by yanalya) via www.freepik.com

Kalau baru jadian, mungkin kamu bakal langsung sensi saat dia ngomongin orang lain yang menarik baginya. Kamu takut perhatiannya terbagi, dan kamu cemburu dia akan berpaling ke yang lain. Tapi setelah 12 tahun pacaran, “ngomongin orang” seperti ini mungkin nggak lagi jadi konflik. Malah bisa jadi bahan ledekan satu sama lain seperti “Cieee … yang ketemu idola”. Sudah sama-sama paham dan sama-sama percaya, sih.

8. Ketika akhirnya sampai di pelaminan, ada banyak hal yang bisa dikenang. Bahan untuk diceritakan kepada anak cucu nanti banyak sekali

semakin banyak yang bisa diceritakan (photo by Mark Ilagan) via www.pexels.com

Menjalani hubungan selama belasan tahun tentu kaya akan cerita. Ada momen-momen membahagiakan yang bikin nggak bisa tidur semalaman. Tapi ada juga momen-momen kelamnya pertengkaran yang bikin nggak fokus ngapa-ngapain seharian. Semua itu akan membuatmu lega saat akhirnya tiba di tahap pernikahan. Ya, walaupun pernikahan bukan akhir dan perjuangan masih panjang, setidaknya kamu punya banyak bahan untuk diceritakan ke anak-cucu nanti.

Menjalin hubungan selama belasan tahun memang belum menjamin akan sampai ke pelaminan. Semuanya tergantung usaha masing-masing untuk saling berkompromi dan bertahan. Karena semakin panjang usia pacaran, tentu semakin banyak masalah yang dihadapi. Tapi apa pun itu, yuk, ucapkan selamat kepada Isyana dan Rayhan yang telah menapaki babak baru hubungan mereka. Langgeng, ya, kalian~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pecinta harapan palsu, yang berharap bisa ketemu kamu.

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE