LDR tuh susah. Lebih baik nggak usah!

Bagi sebagian orang, LDR merupakan pilihan yang banyak dihindari. Kamu termasuk salah satu orang yang setuju dengan hal ini. Sebab kamu beranggapan kalau LDR itu lebih banyak cobaannya dibandingkan keuntungan. Pun dengan banyaknya cerita-cerita LDR yang kandas di tengah jalan. Kamu jadi makin enggan berdekatan dengan hal-hal yang berbau LDR-an.

Advertisement

Padahal sebenarnya LDR itu sederhana. LDR itu layaknya menjalani pacaran seperti biasa. Hanya saja ada jarak yang menemani perjalanan kalian berdua. Kalau selama ini kamu menganggap kalau LDR itu luar biasa susahnya, itu semua mungkin karena ketakutan dalam dirimu sendiri. Seperti ketakutan-ketakutan yang seringnya kamu pendam sendiri ini.

1. Takut akan adanya orang ketiga karena kamu tak selalu ada di sisinya. Padahal kalau sudah saling percaya, hubunganmu akan baik-baik saja

Takut jarak yang ada diisi orang ketiga via www.afistfullofbolts.com

Zaman sekarang memang paling susah memberikan rasa paling percaya. Apalagi sejak merebaknya kasus pelakor beberapa waktu yang lalu. Pacaran yang tak berjauhan saja bisa kecolongan dengan orang ketiga. Nah apalagi ini yang jauh-jauhan dan kamu nggak bisa setiap waktu bersamanya?  Kamu jadi semakin parano ketika dia mengatakan akan berangkat ke perantauan.

Yaaang, pikir-pikir lagi deh soal LDR-an!

2. Sudah jauh dari pacar, perbedaan waktunya lama pula. Kamu berpikir nggak akan bisa komunikasi dengannya

Duh, bisa telponan nggak ya? via dylanmhowell.com

Advertisement

Belum selesai dengan persoalan jarak yang memisahkan, kalau jadi LDR-an kamu harus berhadapan dengan perbedaan waktu juga. Apalagi perbedaan waktu yang nantinya bakal kami hadapi juga nggak sedikit. Ada kali separuh hari sehingga buatmu sampai ketakutan walau hanya membayangkan. Selain itu, kamu takut jika kelak tak bisa berkomunikasi lancar dengannya.

3. Kamu juga memusingkan masalah biaya. Soalnya kata orang LDR-an itu boros jadi nggak bisa nabung buat nikah nantinya

Pacaran deketan aja tagihan telepon udah ratusan ribu, Yang 🙁 via dylanmhowell.com

Jauh dari pacar, ketemuan pun hanya bisa dilakukan via dunia maya. Otomatis pengeluaranmu untuk hal ini akan membengkak. Belum lagi kalau kalian merayakan hari jadi berdua. Perayaan yang harusnya dirayakan di satu tempat, jadi harus terpisah dengan Skype yang menyala. Pokoknya yang ada dibayanganmu, seluruh tabunganmu akan terkuras habis. Padahal kamu diam-diam sedang berusaha menabung untuk booking gedung.

4. Soal kangen juga menjadi ketakutan terbesarmu. Bagaimana nanti kalau kamu sedang kangen berat, tapi nggak ada yang bisa dipeluk erat?

Besok nggak bisa gini lagi dong? via giphy.com

Bagi mereka yang menjalani hubungan, perkara rindu itu tidak pernah mudah. Benar kata Dilan, bahwa rindu itu memang sebuah cobaan yang berat. Inilah yang akhirnya menciutkan langkahmu ketika kalian dihadapkan pada pilihan LDR-an. Kamu takut saat kangen dia nanti taka da yang bisa dipeluk erat seprti hari-hari biasanya. Tak ada suara yang menenangkan atau tak ada seseorang yang tiba-tiba sudah di depan pintu pagar rumah untuk mengajakmu jalan.

5. Kamu juga takut tak bisa menahan rasa cemburu. Apalagi dengan teman-temannya yang setiap hari bersama

Takut cemburunya meledak-ledak nih~ via dylanmhowell.com

Lain lagi dengan perkara cemburu. Hal yang satu ini bahkan belum bisa kamu atasi dengan baik meski udah tahunan bersamanya. Kamu takut jika nanti kalian benar-benar LDR-an, rasa cemburu ini semakin tak terkendali. Apalagi dia akan lebih sering bersama teman-temannya dibanding denganmu. Kamu khawatir akan cemburu dengan mereka dan berakhir tak menyukai teman-temannya.

6. Kamu terbiasa kemana-mana sama pacar. Kalau dia berangkat ke perantauan, siapa lagi yang menemanimu pas mau jalan?

Takut hampa pas kamu nggak ada~ via dylanmhowell.com

Berangkat kuliah sama pacar. Makan siang sama pacar, sampai beli kebutuhan pribadi pun harus ditemani pacar. Kalau melakukan sesuatu tanpa pacar itu rasanya kayak ada yang hilang. Jika nanti dia benar-benar pergi, tak ada lagi sosok yang selalu menemanimu. Takut kehilangan sosok dan perannya yang buatmu nyaman inilah yang akhirnya bikin kamu melabeli LDR sebagai momok dalam sebuah hubungan.

7. Karena berjauhan, kamu juga takut pelaminan akan sulit digapai. Padahal orang-orang sudah gatal dengan pertanyaan kapan menikah

Jalani LDR-an dengannya berarti jarang ketemuan. Jarang bertemu berarti akan ada kemungkinan gregetnya hubungan akan berkurang. Karena hal inilah kamu takut kalau suatu saat nanti rencana untuk naik pelaminan bersama akan sulit dicapai. Padahal kamu udah yakin bahwa kalian berdua memang ditakdirkan bersama. Ditambah dengan pertanyaan orang-orang soalkapan menikah, duh rasanya lengkap sudah! Makanya agar kemungkinan bisa naik pelaminan bersamanya bisa jadi nyata, kamu jadi berpikir ribuan kali sebelum mengiyakan ajakan untuk LDR-an ini.

Takut akan sesuatu memang wajar. Namun takut akan hal-hal yang belum terjadi merupakan tanda kalau cintamu kepadanya belum berani. Tak perlu ketakutan. Sebab kalau kalian memang ditakdirkan untuk bersama, cinta akan selalu menemukan jalannya. Entah bagaimana caranya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya