Di umur ini, kamu mengalami banyak perubahan, dari hidup bergantung kepada orang tua menjadi hidup mandiri. Baik merantau ataupun masih tinggal bersama orang tua, kamu akan mulai menentukan arah hidupmu sendiri, termasuk soal pekerjaan, keuangan, tabungan hingga percintaan & pernikahan. Uang bulanan yang biasanya dari kiriman orang tua kini harus kamu cari sendiri dengan bekerja. Keuangan untuk listrik, pulsa, paket data & asuransi yang biasanya diurus orang tua sekarang harus kamu urus sendiri. Kamu yang tadinya jomblo bahagia mungkin sekarang memiliki pacar dan mulai berpikir untuk menabung biaya pernikahan demi menikahi dan membahagiakan Si Dia.

1. Belajar dan bangun network seluas mungkin ketika kuliah

Optimalkan masa kuliah via https://uai.ac.id

Jangan cuma kuliah-pulang kuliah-pulang seperti anak sekolahan semasa kuliah. Investasikan waktu kamu di kampus untuk terus menambah ilmu, menambah teman dan belajar berwirausaha. Skill dan network yang kamu bangun semasa kuliah akan mempengaruhi jumlah gaji/penghasilan yang bisa kamu dapat di dunia kerja nanti. Mereka yang berhasil menjadi profesional dan pengusaha sukses dalam karir biasanya merupakan orang-orang yang rajin membangun skill dan memperluas network semasa kuliah.

2. Biasakan diri untuk hidup hemat

Biasakan hidup hemat via https://mymoneycoach.ca

Kebiasaan hidup hemat akan membuat kamu bijak mengatur keuangan. Hidup hemat tidak berarti kamu harus berhenti belanja dan menikmati gaya hidup. Kamu bisa hemat dengan mencari alternatif belanja dan cara hidup yang lebih murah dengan memilih tempat belanja dan tempat nongkrong yang harganya lebih terjangkau. Ternyata hidup hemat itu tidak sulit kan.

3. Jangan apply kartu kredit terlalu dini

Advertisement

Hindari kartu kredit via https://totallymoney.com

Kartu kredit memang memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk berbelanja. Namun, kartu kredit juga bisa menjadi masalah bagi kamu yang kurang bisa mengontrol diri. Kartu kredit memberikan banyak diskon dan memungkinkan kamu berhutang untuk berbelanja. Karenanya, kartu kredit dapat membuat kamu menjadi boros dan khilaf dalam menggunakan uang. Gesek sana-sini, tanpa sadar kamu sudah menghabiskan puluhan juta dan tidak dapat melunasinya di akhir bulan. Jika tidak hati-hati, kamu bisa terlilit banyak hutang dengan bunga pinjaman tinggi yang entah kapan bisa dilunasi. Untuk itu, lebih baik kamu jangan memiliki kartu kredit dulu hingga benar-benar mapan dan yakin gajimu cukup untuk melunasi tunggakan kartu kredit setiap akhir bulan.

4. Jangan membeli mobil jika tidak terlalu diperlukan

Jangan membeli mobil jika tidak perlu via https://autoguide.com

Sebenarnya kendaraan pribadi bukanlah kebutuhan yang mendesak bagi anak muda umur 20-an. Kebanyakan anak muda membeli mobil bukan karena kebutuhan tetapi karena keinginan. Anak muda biasanya membeli mobil karena gengsi dan ikut-ikutan teman atau tren. Padahal, membeli mobil ketika baru mulai bekerja bukan hal yang bijak untuk dilakukan. Sekarang sudah banyak mode transportasi umum yang murah dan nyaman, seperti uber, grab, gojek dan busway. Daripada membeli mobil yang tidak terlalu diperlukan, lebih baik gaji awal kamu ditabung untuk persiapan uang muka KPR Rumah, investasi & modal usaha, atau tabungan pernikahan karena kebutuhan ini jauh lebih penting.

5. Lebih baik berinvestasi daripada membeli gadget yang sedang hits

Prioritaskan investasi daripada gadget baru via https://pexels.com

Setelah lulus kuliah dan mulai bekerja, kamu akan mulai mendapatkan gaji. Kamu yang tidak pintar menahan diri mungkin terperangkap dalam perilaku konsumtif. Jika tidak hati-hati, kamu dapat menghamburkan semua gaji kamu untuk berbelanja gadget yang sebenarnya tidak diperlukan. Iklan dan cerita teman tentang gadget baru yang sedang tren bisa membuat tangan kamu gatal untuk terus berbelanja. Perilaku seperti ini wajib dihindari karena hanya akan merugikan dirimu sendiri. Daripada membeli gadget yang terus mengalami depresiasi, lebih baik kamu membeli instrumen investasi yang nilainya terus meningkat, seperti emas dan saham.

6. Nongkrong bersama teman tidak harus di tempat fancy yang mahal

Nongkrong tidak harus di tempat fancy via https://tvguide.com

Semua anak muda Indonesia suka nongkrong dan bersosialisasi dengan teman. Hampir setiap weekend kamu dan teman-temanmu pasti nongkrong untuk makan dan nonton bareng, atau sekedar ngobrol panjang lebar satu sama lain. Tidak ada yang salah dengan nongkrong dan bersosialisasi. Akan tetapi, kamu harus tahu bahwa gagal mengontrol pengeluaran sosial merupakan salah satu kesalahan finansial yang paling tidak disadari oleh banyak anak muda umur 20-an. Kamu tidak harus berhenti nongkrong. Kamu hanya perlu mengontrol pengeluaran sosial dengan membatasi frekuensinya dan memilih tempat nongkrong yang tidak terlalu mahal. Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah tempat nongkrong yang fancy, tetapi persahabatan yang indah antara kalian 🙂

7. Buat rencana alokasi gaji bulanan dan tahunan

Buat rencana alokasi gaji via https://pexels.com

Membuat rencana alokasi gaji bulanan dan tahunan yang matang serta menjalankannya secara disiplin akan membantu kamu membangun masa depan finansial yang cerah. Kamu bisa mulai dengan rencana alokasi gaji sederhana dari sekarang dan kamu akan segera merasakan dampak positifnya. Billionaire Hong Kong, Li Ka-Shing, pernah membagikan tips untuk bisa memiliki rumah dan mobil dalam waktu 5 tahun kepada para anak muda. Berikut penggalan tips dari beliau. “No matter how much you earn, always remember to divide it into five parts proportionately. Always make yourself useful.”

Li Ka-Shing mengajarkan untuk mengalokasikan pendapatan bulananmu dalam lima bagian, yaitu 30% untuk biaya hidup, 20% untuk berteman dan memperluas jaringanmu, 15% untuk belajar hal baru dan mengembangkan diri, 10% untuk berlibur sebagai reward untuk kerja kerasmu dan 25% untuk ditabung sebagai modal bisnis dan investasi. Tips ini dapat menjadi panduan sederhana bagi kamu. Yang terpenting, kamu harus selalu punya rencana supaya kamu tidak sembarangan menghamburkan gajimu.

8. Pisahkan antara rekening tabungan dan rekening belanja

Pisahkan rekening tabungan & rekening belanja via https://farmanddairy.com

Hindari kebiasaan menggabungkan rekening tabungan dan rekening belanja. Hal ini bisa membuat kamu berpikir alokasi dana belanja cukup banyak sehingga kamu bisa menggunakannya lebih banyak dari biasanya. Selain itu, rekening yang tergabung akan membingungkan kamu mana dana yang bisa digunakan untuk belanja dan mana yang harus ditabung. Untuk itu, selalu pisahkan rekening tabungan dan rekening belanja. Dengan demikian, kamu bisa memantau pengeluaran belanja dengan baik dan tabungan kamu akan aman dari tangan gatal yang suka berbelanja 😉

9. Rajinlah berinvestasi setiap ada uang lebih dari sisa gaji kamu

Rajinlah berinvestasi via https://sigmastocktrading.com

Apa yang kamu lakukan jika memiliki sisa gaji atau gaji berlebih? Kebanyakan anak muda biasanya akan berbelanja baju baru, gadget baru, atau mengajukan kredit cicilan baru dengan sisa gajinya. Ini adalah mindset yang salah. Jika kamu memiliki sisa gaji, sebaiknya sebagian ditabung dan sisanya digunakan untuk berinvestasi. Biasakan untuk konsisten berinvestasi, sekecil apapun itu, dalam bentuk emas, saham, deposito, atau properti. Kamu akan merasakan manfaatnya dalam beberapa tahun ke depan. Investasi yang kamu lakukan di usia 20-an akan membantu kamu mencapai kebebasan finansial di usia 30-an. Jadi, jangan tunda lagi, mulailah berinvestasi sekarang juga!

10. Pernikahan bukan hanya soal cinta, jadi jangan terburu-buru

Pernikahan bukan hanya soal cinta via https://statisticbrain.com

Anak muda umur 20-an biasanya sudah memiliki pacar dan mulai memikirkan pernikahan. Setelah merasakan indahnya pacaran, kebanyakan berharap dapat segera menikah & membangun keluarga baru yang bahagia. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa menikah bukan hanya soal cinta. Untuk menikah, kamu dan pasanganmu perlu mempersiapkan biaya pernikahan, tempat tinggal, kendaraan, serta biaya hidup dan biaya pendidikan anak nantinya. Jangan terburu-buru menikah sebelum kamu siap.

Kamu bisa mempersiapkannya dengan rajin menabung dari sekarang. Semakin rajin kamu menabung, semakin cepat kamu dapat menikah. Usia 20-an adalah masa-masa produktif untuk meniti karir dan mencari uang. Daripada galau memikirkan pernikahan sebaiknya fokuskan dirimu untuk meniti karir dan menabung biaya pernikahan. Ketika kamu sudah mapan secara karir & finansial, pernikahan bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Nah, kurang lebih itu 10 tips kehidupan untuk kalian yang masih berumur 20-an supaya kalian bisa lebih bijak dalam hidup. Terapkan sekarang juga & rasakan manfaatnya. Semoga kalian bisa sukses di usia muda dan segera menikah dari hasil kerja keras sendiri 🙂