Dalam dunia industri, seorang supervisor memainkan peranan penting untuk mengendalikan para operator atau pegawai non management, ditambah bayaran untuk seoran supervisor bisa dikatan lebih baik di beberapa perusahaan, apalagi jika perusahaan itu adalah BUMN. Oleh karena itu, tak jarang dalam sebuah unit produksi terdapat 2 atau 3 orang supervisor yang membawahi minimal 5 hingga 6 staff. Nah untuk menentukan seorang supervisor, para HRD biasanya tidak sembarangan pilih, mereka akan melihat bermacam aspek yang bisa dipenuhi sebelum menentukan posisi supervisor dalam sebuah unit. Dari mulai leading skill (kemampuan memimpin bawahan), problem solving (cara memecahkan masalah), hingga attitude (sikap). 

Namun tak semua orang bisa menduduki posisi supervisor, apalagi untuk mereka yang berawal dari staff. Butuh kerja keras dan pembentukan karakter yang kuat agar kalian "menonjol" diantara staff lainnya. Berikut 7 kiat sukses menjadi seorang supervisor yang bisa kalian applikasikan

1. Latih kemampuan memecahkan masalah dengan efisien

Atasi masalah tanpa bertele-tele via http://konsultanseojakarta.com

Masalah kadang datang tiba-tiba, dan membutuhkan pemecahan yang cepat dan efisien dari segi tenaga, waktu dan biaya. Untuk melatih kecepatan dalam memecahkan masalah, beberapa orang akan melihat ke inti permasalahan dan mempertimbangkan dampak jangka pendeknya. Baru setelah masalah itu teratasi, akan mencari dampak jangka panjang dan menyelesaikannya sebagai tahapan lanjutan.

2. Jangan malas memeriksa laporan

sempatkan 5 – 10 menit untuk cek laporan. via http://www.freeimages.com

Malas adalah pangkal keterpurukan, maka kurangi sifat pemalas anda dan mulai memeriksa laporan-laporan. Luangkan 5 – 10 menit sebelum memulai bekerja untuk memeriksa laporan yang tersedia dimeja. Biasanya dalam laporan ini terdapat banyak data atau petunjuk untuk memecahkan masalah yang sedang atau akan anda hadapi. Minta bantuan teman-teman jika anda kesulitan membaca semua laporan.

3. Jangan baper, dengarkan dan kurangi sikap yang tidak perlu

Didemo staff,dengarkan dan jangan baper ya. via http://bandunglife.com

Advertisement

Sudah naik jadi supervisor? selamat. Tapi jangan senang dulu, biasanya ada banyak orang-orang yang mencibir tentang perilaku anda yang kurang baik. Dengarkan mereka, lalu singkirkan sifat buruk itu perlahan-lahan. Berikan alasan orang-orang agar nyaman bekerja bersama anda, minimal dari cara anda memperlakukan mereka, yaitu dengan sikap anda.

4. Cari tahu kelebihan staff anda, dan ajak mereka bekerja sama

Setiap orang punya skill variatif,ketahui itu via http://assets.nerdwallet.com

Cari tahu kelebihan staff anda, dengan begitu anda bisa bekerja dengan nyaman pula. Jika ada staff yang kurang telaten atau kurang sesuai dalam melaksanakan pekerjaan, berikan peringatan ringan dan tunjukan pada mereka bagaimana seharusnya melakukan pekerjaan tersebut. Lebih bagus lagi jika anda memberikan dia tugas yang lebih mudah terlebih dahulu, kemudian amati perkembangannya. Jika dirasa layak untuk menerima tugas yang lebih sulit, maka berikan sesuai dengan kapasitasnya.

5. Atasi staff yang bandel dengan diskusi logis, bukan debat kusir

Jangan debat kusir,mulai diskusi logis yuk. via http://bandunglife.com

Ada staff yang sulit diajarkan dan cenderung suka melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya? Jangan dibentak begitu saja, ajak dialog empat mata dan ajarkanlah apa tanggung jawab yang di emban oleh staff tersebut dengan logis, sehingga perusahaan menempatkan si staff pada tugasnya. Lalu berikan pengawasan lebih, dan ketika dia mulai menunjukan perubahan sikap, berikan penghargaan yang seharusnya.

6. Jangan berusaha “menjilat” petinggi untuk naik jabatan semata

Jangan menghalalkan berbagai cara untuk promosi via http://www.pinterest.com

Advertisement

Banyak orang yang "menjilat" petinggi agar ia mendapat kenaikan posisi dengan cepat. Jangan lakukan hal ini ya, selain ini buruk untuk jenjang karir, hal ini juga buruk untuk orang-orang yang telah mendukung kinerja anda. Jika anda mendapatkan bonus atau fasilitas berlebih, ingat siapa saja yang ada di belakang anda dan mendukung setiap langkah anda untuk menuju sukses.

7. Lupakan jabatan saat berkumpul bersama staff diluar kantor

Di kantor kamu bos, diluar kamu manusia juga kok via http://media.glassdoor.com

Anda ataupun mereka tetaplah manusia, saat di lokasi kerja anda adalah atasan mereka. Namun di luar itu anda tetap manusia biasa. Jangan mengkotakan diri dan bergaulah secara sederhana. Dengan begitu, hormat para staff akan anda dapatkan tanpa harus diminta. Dan jangan malu untuk terjun langsung membantu jika ada staff yang membutuhkan bantuan, sejauh yang anda bisa.

Nah dengan begitu, langkah anda sebagai seorang supervisor tidak akan sulit. Semoga bermanfaat ya kawan hipwee.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya