Solo traveling bukan lagi hal yang baru. Banyak orang yang berbondong-bondong menabung hanya untuk melakukan solo traveling. Bahkan ada game yang berbasis GPS diciptakan memicu agar orang-orang keluar dari rumah untuk traveling keliling dunia memainkan game tersebut. Tapi sebenarnya apa sih makna dari solo traveling itu? Kenapa orang sampai berbondong-bondong untuk melakukan hal itu? Banyak orang gembor-gembor enaknya solo traveling. Ada beberapa makna solo traveling dibawah ini. Apa kamu setuju sama beberapa listicle dibawah ini? Atau kamu punya makna yang lain?

1. Solo Traveling itu Keluar dari Zona Nyaman

comfort zone via http://quotesgram.com

Solo traveling memang bukan hal yang mudah dilakukan. Apa lagi untuk orang yang baru pertama kali melakukannya atau bahkan yang ingin melakukannya tapi belum kesampaian. Banyak perasaan khawatir, ragu-ragu bila menemui kesulitan (apapun jenis solo travelingnya). Saat kamu sudah memutuskan untuk keluar dari zona nyaman, kamu akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi baru.

2. Self Improvement

self improvement via http://wishesmessages.com

Solo traveling emang ribet. Karena semua kamu yang atur. Kalau kamu biasanya sering terlambat masuk sekolah saat kamu berinisiatif melakukan solo traveling mau enggak mau kamu enggak boleh sampai ketinggalan pesawat atau kereta yang udah prepare jauh-jauh hari. Kalau biasanya selalu manja saat solo traveling kamu mengatur semuanya, dituntut untuk menjadi pribadi mandiri. Lewat solo traveling karaktermu akan diasah, diuji, walaupun permasalahannya cukup simple tapi tetap melelahkan. Dan sekaligus menyenangkan. Lewat solo traveling kamu juga akan menemukan jati dirimu yang sebelumnya tidak kamu ketahui sebelumnya, kamu juga akan mengamati banyak hal baru yang membangun karaktermu. Misalkan yang sebelumnya kamu enggak peduli buang sampah sembarangan, foto di taman bunga sampai bunga rusak, tapi saat melakukan solo traveling kamu akan merasa kalau hal itu salah dan memalukan. Bukankah orang yang pernah merusak bunga atau prasarana umum kebanyakan mereka percaya diri karena dilakukan ramai-ramai?

3. Melihat Dunia Dari Sisi yang Baru

Advertisement

Saat kamu pergi rame-rame sama temen, fokusmu kebanyakan sama teman. Mendengarkan curhatan mereka, ocehan mereka. Hanya sesekali kamu memandang sekitar. Kalaupun bertepatan ada suatu fenomena, pasti kamu akan mendengar banyak komentar dari teman-teman dan pada akhirnya pendapatmu melebur tanpa kamu duga. Namun saat kamu melakukan solo traveling, kamu akan dipaksa dan memaksakan diri untuk menikmati suasana disekitar. Sayang dong uang kebuang hanya untuk tinggal di hotel? Hal sebelumnya belum pernah kamu amati, jadi hal yang paling menyilaukan. Yang sebelumnya kamu selalu mendengarkan pendapat teman-teman, kamu mulai memiliki pendirian, rasa percaya diri untuk menilai sesuatu dari dirimu sendiri.

4. Me time!

Saat solo traveling kamu enggak bakalan pusing ribet ngurusin pacar, teman atau saudara. Yang ada hanya ‘KAMU’. Kamu boleh berbuat sesuka hati, kemana saja. Kalau biasanya ingin nongkrong di cafe, lihat jalanan di sore hari dengan secangkir teh, tapi tertunda gara-gara temen yang pengen pulang. Kamu cuma ingin duduk di pinggir jembatan sambil mandang matahari tenggelam (awas! Kecebur!) tapi pacar kamu ogah. Kesenangan orang berbeda. Beruntung kalau kamu punya temen atau pacar yang kompak. Tapi tetap saja ada beberapa yang kalian enggak sejalan. Solo traveling itu yang kamu pikirkan hanya kesenanganmu, bukan orang lain. Ingat! Hanya kesenanganmu!

5. Mendapat Energi Positif

something new via https://id.pinterest.com

Setelah melakukan solo traveling, mengunjungi tempat baru, merasakan sensasi baru, lingkungan baru, sudut pandang baru, kamu akan merasakan ada hal yang berbeda. Akan muncul energi baru, semangat baru untuk menjalani penatnya rutinitas. Dan kamu akan selalu menunggu kesempatan untuk solo traveling berikutnya. Siapa tahu nanti ketemu jodoh? (Awas! Jangan baper yang jomblo!)

Ingin solo traveling? Play save ya. Banyak baca pengalaman dari orang-orang yang pernah melakukan solo traveling. Daerah mana yang aman kalau kamu masih pemula. Awalnya emang ragu, takut. Tapi meninggalkan zona nyaman akan ada keajaiban yang menanti. Buat kamu yang pernah solo traveling pasti kangen. Bersabarlah sampai punya dana dan waktu. Tapi solo traveling enggak perlu repot-repot, udah pernah jalan kaki atau bersepedah keliling kota kamu?