Setiap orang bisa bercita-cita setinggi apapun yang mereka mau. Tapi tidak semua orang bisa mencapainya. Ada yang mencapai titik yang lebih tinggi, atau lebih rendah, atau malah mencapai titik lainnya. Tapi, ada juga yang tidak bisa mencapainya karena tidak berani memulai, tidak berani berkarya menghasilkan karya.

Hal ini sangat disayangkan, apalagi bagi kita para millennials muda. Kata mereka, kita itu cerdas, kreatif, multitalenta, bikin karya apa saja pasti bagus, motivasi, resource, dan usahanya? Nggak usah diragukan lagi. Tapi kok nggak berani mulai berkarya? Ada banyak alasan kenapa mereka tidak bisa memulainya, berikut adalah ragam alasan penghalang berkarya.

1. Malu apa yang kamu lakukan nggak diterima banyak orang

pic by Juliana Stein

pic by Juliana Stein via https://www.pexels.com

Advertisement

Lho kenapa malu? Memangnya kamu mencuri jemuran tetangga? Memangnya hasil karyamu ini nyontek langsung dan sama persis dengan hasil karya orang lain? Nggak kan. Jadi kenapa harus malu? Kalau kamu aja nggak bangga dan nggak menghargai hasil karyamu sendiri, bagaimana orang lain juga bisa menghargai hasil karyamu?

2. Merasa apa yang kamu lakukan masih jauhg dari kata bagus

pic by Laura Stanley

pic by Laura Stanley via https://www.pexels.com

Mindset ini nggak salah sih, karena dengan kamu merasa kurang, kamu akan terus terdorong untuk memperbaiki kekurangan di karyamu dan memberikan yang terbaik. Practices make perfect. Tapi jangan jadikan “kurang bagus” ini jadi alasan kamu merasa terintimidasi, kabur dan batal menampilkan karyamu. Karena inti dari berkarya adalah berproses. Bagaimana kamu bisa terus meng-upgrade dirimu dan karyamu menjadi lebih baik dari sebelumnya, bukan menghasilkan yang terbaik, tapi menghasilkan yang lebih baik.

Karya pertama lo itu pasti sampah, pasti jelek. Jadi kalau lo mau mulai tapi lo takut jelek, jangan takut, karena pasti jelek.

– Iqbal Hariadi, Podcast Subjective

3. Merasa karyanya tidak berguna dan tidak lebih baik

pic by Craig Adderley

pic by Craig Adderley via https://www.pexels.com

Advertisement

Padahal dalam hal berkarya, lebih baik dari karya orang lain itu nggak melulu lebih baik.

Sedikit lebih beda lebih baik daripada sedikit lebih baik

– Pandji Pragiwaksono, Juru Bicara Stand Up Comedy Special

Kalau kita pertahikan beragam karya-karya yang viral nih, mereka belum tentu lebih bagus daripada pendahulu-pendahulunya. Mereka yang viral adalah mereka yang berani berbeda dari yang lain. Kemudian, untuk mempertahankan posisi mereka dihati penggemarnya, mereka pun mulai meningkatkan mutu karya mereka.

4. Nggak tahu harus memulai dari mana

pic by Michael Morse

pic by Michael Morse via https://www.pexels.com

Kebingungan harus memulai darimana, bagaimana, apalagi dengan keterbatasan dana dan peralatan. Untuk memulai sesuatu gak harus langsung besar dan wow kok, yang penting mulai dulu aja. Nggak percaya?

 

Coba deh cek youtuber-youtuber senior yang uda eksis super lama. Kalau kamu liat, video pertama mereka juga nggak bagus-bagus amat. Mungkin hanya direkam dengan webcam laptop atau peralatan seadanya. Dari yang cuman bisa merekam 3 menit akhirnya bisa live seharian. Dari yang kualitasnya buram sekarang udah bening kaya Kristal.

5. Takut apa yang kamu lakukan tidak diterima

pic by Pragyan Bezbaruah

pic by Pragyan Bezbaruah via https://www.pexels.com

Semua karya selalu ada penikmatnya. Karya teraneh dan terjauh dari nalarpun pasti ada yang suka. Cukup satu penikmat yang mengapresiasi dan merasakan manfaat dari karya kita, itu sudah menjadi motivasi yang kuat untuk kita terus berkarya.

Karena karya-karya yang viral pun karya dimana penikmatnya merasa “ini gue banget”, yang ternyata mewakilkan perasaan dan pemikiran penikmatnya. Dan “gue banget” versi setiap orang juga berbeda-beda.

Nggak ada barang yang nggak laku, adanya barang yang dipasarkan secara salah

– Pandji Pragiwaksono, Juru Bicara Stand Up Comedy Special.

6. Selalu merasa takut gagal

pic by Alicia Zinn

pic by Alicia Zinn via https://www.pexels.com

Pemikiran kegagalan akan apapun pasti selalu muncul. Entah itu takut gagal diterima orang lain, gagal menghasilkan karya, dan gagal-gagal lainnya. Baru dipikir, belum dimulai, belum searching peluang, tapi sudah menentukan ini pasti gagal? Kalau dipikir-pikir lagi lucu sih, soalnya bagaimana kita bisa tau apakah rencana ini akan gagal kalau mulai saja belum? Hati-hati sama kekuatan pikiranmu loh, kalau belum apa-apa kamu sudah mikir gagal, maka jangan heran kalau akhirnya kamu gagal beneran lho.

7. Kebanyakan mikir daripada action

pic by Milly Eaton

pic by Milly Eaton via https://www.pexels.com

Makanya, daripada kebanyakan mikir takut ini-itu, gimana kalau kita mulai dulu aja? Mumpung masih muda, kalau salah ya nggak apa-apa, tinggal ngulang lagi, atau pindah haluan. Daripada penasaran melulu akan berhasil atau gagal karya kita ini. Daripada nyesel kita batal menghasilkan karya, dan ternyata orang lain yg menghasilkan tersebut sukses.

Good luck!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya