Bukber (buka bersama) menjadi agenda wajib bagi masyarakat Indonesia saat bulan Ramadan. Momentum bertemunya sanak saudara, kerabat kerja, sahabat hingga sang pacar membuat bukber memiliki kesan tersendiri di tengah menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan.

Tapi terkadang, banyaknya agenda bukber hingga agenda bukber hanya sekedar wacana alias harapan-harapan tak terealisasi membuatmu pikir-pikir lagi. Ya bagaimana tidak dipikir, bukber nyatanya memerlukan kerelaan yang sangat tinggi terhadap waktu, pikiran, tenaga hingga dana.

Kedewasaan seseorang teruji dari seberapa besar ia memikirkan dampak apa yang akan ditimbulkan. Meski relatif, mengatur segala kegiatan berdasar prioritas menjadi salah satu tindakan meminimalisir dampak buruk kemudian hari.

Bukber memang menjadi agenda wajib setiap tahun saat bulan Ramadan. Momen ini juga dapat mempertemukan juga mempererat hubungan antar manusia, tak terkecuali mantan hehe. Berikut ada beberapa hal yang membuatmu tak masalah memilah dan memilih agenda bukber.

1. Cek dan ricek jadwal kegiatan lain

Cek agenda bukber

Cek agenda bukber via https://pixabay.com

Bisa jadi agenda bukber saling bertabrakan atau deadline pekerjaan belum terselesaikan. Hal ini tentu menjadi sebab musabab seseorang tidak dapat hadir atau bahkan membatalkan kedatangan. Berilah penjelasan secara penuh kepada pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan bukber,contohnya kalau bukber angkatan SMA nih kamu bisa izin tidak dapat menghadiri acara kepada ketua angkatan.

Advertisement

Eits tapi jangan mendadak ya, sebisa mungkin berilah kabar 2 jam sebelum acara kumpul. Dengan begitu timbul rasa saling menghargai. Jadi tak perlu merasa bersalah atau bahkan menghakimi seseorang yang tidak dapat hadir,misalnya dengan penghakiman “sombong”. Nanti sia-sia lho ibadah seharianmu hehe.

2. Cek dan ricek kondisi keuangan

Cek keuangan

Cek keuangan via https://pixabay.com

Tak heran, pengeluaran untuk konsumsi saat bukber bukan main nominalnya jika dikali dengan banyaknya agenda bukber yang dihadiri. Bukan perhitungan, ada banyak hal yang menjadi sebab perlunya berhemat saat bulan ramadhan. Naiknya harga pangan,tingginya perilaku konsumtif juga perlunya kita mengingat pihak-pihak lain yang bahkan tidak dapat merasakan nikmatnya hidangan berbuka puasa menjadi suatu hal yang mendorong untuk melakukan penghematan.

Belum lagi terkadang masakan keluarga dirumah menanti,sengaja dihidangkan oleh orang terkasih. Jadi tak perlu ada rasa sungkan atau engga enak ketika tidak dapat menghadiri bukber. atau bisa diakali dengan membawa bekal sendiri dai rumah saat datang ke acara bukber. tidak masalah kok, bukankah esensi dari bukber adalah silahturahmi ?

3. Cek dan ricek rundown atau kegiatan yang ada selama acara bukber

Senyum kebersamaan

Senyum kebersamaan via https://pixabay.com

Advertisement

Hehe ribet ya? Engga kok, tak salah menanyakan kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama bukber. atau singkatnya mempertanyakan akan berakhir jamberapakah bukber dilaksanakan? Hal ini menjadi penting agar kita tidak lupa menjalankan rentetan ibadah yang lain selama bulan ramadhan. Belum lagi tuntutan tugas pekerjaan, sekolah atau kuliah ditengah padatnya waktu ibadah selama bulan Ramadan.

Yang fatal, jangan sampai lupa atau bahkan kecapekan untuk menjalankan ibadah yang lain secara berkelanjutan. Misal setelah berbuka puasa terdapat salat maghrib sehabisnya ada salat isya selanjutnya ada salat tarawih dan segala bentuk ibadah yang meningkatkan nilai keimanan yang perlu diatur waktu dan tenaganya.

4. Ibadah yang lain jangan diremehkan

Bulan ramadhan memang penuh dengan deretan kegiatan ibadah. Sebagai momen sekali dalam setahun,banyak dari kita memanfaatkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Bukber memang agenda yang seru apalagi momen bertemu dengan sahabat atau saudara yang lama sekali tidak bertemu.

Namun,kesempatan yang datang sekali dalam setahun ini jangan disia-siakan. Banyak contoh kasus,akibat bukber sholat magrib dilupakan. Alangkah baiknya jika mengagendakan sholat jaamaah bersama bagi yang menjalankannya. Untuk mempererat kebersamaan. Hal ini perlu disadari dalam proses memilah dan memilih acara bukber. Biar bukber benar-benar menjadi acara yang bermanfaat bagi semua hehe.

5. Sesuaikan hidangan makanan dan minuman

Keinginan makan secara berlebihan untuk meluapkan segala hasrat menahan lapar dan haus seharian akan berdampak buruk. Selain bagi tubuh,sikap berlebihan terhadap makanan bisa membuat dampak buruk bagi lingkungan. Sisa-sisa makanan yang tidak dihabiskan menambah banyaknya sampah basah. Sayangnya pula, banyak orang di luar sana yang masih kelaparan. Belum lagi perjuangan orang-orang yang menghasilkan makanan sampai di meja makanmu, seperti koki, petani dsb.

Bukankah puasa adalah momen merasakan apa yang orang lain rasakan perihal kekurangan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya