Penganti Kopi yang Juga Ampuh Usir Kantukmu. Lumayanlah Daripada Jajan Kopi Fancy Melulu

tips tahan kantuk tanpa kopi

Ritual ngopi sepertinya sudah menjadi kebutuhan suci yang wajib ditunaikan, apalagi kalau kamu termasuk tim #QerjaLemburBagaiQuda. Kemunculan kedai kopi yang belakangan menjamur bagai jamur payung musim penghujan disertai maraknya promo G*food dan G**bfood ternyata turut mengembangbiakkan budaya ngopi agar makin hepi dan tidak ngantuk dan punya bahan instastory. Namun demikian, sebagai millennial penerus masa depan bangsa dan calon menantu idaman, menjaga kesehatan tetap saja lebih wajib dari ngopi cantik.

Sebuah penelitian yang dilakukan pihak NRC Research menunjukkan bahwa meminum kopi lebih dari tiga cangkir sehari dapat mengganggu kesehatan tubuh kita. Walau memang pada nyatanya kopi memiliki manfaat kesehatan seperti dapat meningkatkan fungsi otak dan mencegah diabetes tipe II, ia dapat menjadi bumerang yang tak kalah ganas jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Apalagi jika itu adalah kopi-kopi hits dengan berbagai bahan tambahan yang seringnya bikin tambah nggak sehat.

Terus gimana dong biar mata tetap melek dan badan tetap segar demi masa depan yang lebih cemerlang? Yuk simak di bawah!

1. Teh (hangat maupun dingin)

secangkir teh agar hidup lebih santuy

secangkir teh agar hidup lebih santuy via http://https

Advertisement

Bagi sebagian orang, kopi dan teh memang sudah seperti Upin dan Ipin. Tapi berbeda dengan kopi, after-taste yang diberikan teh biasanya terasa sedikit ‘lebih ringan’. Kehangatan dalam secangkir teh dapat merilekskan syaraf-syaraf otakmu yang kelelahan, lho.

Akan lebih sehat lagi jika kamu menyeruputnya tanpa gula. Dijamin deh, mata kamu bakal automelek dan kembali fokus ngerjain deadline kerjaan ataupun revisi skripsi.

2. Lemon dan jeruk

jus jeruk pengusir kantuk

jus jeruk pengusir kantuk via https://images.pexels.com

Bukan rahasia lagi kalau makanan asam sangat efektif bikin mata terjaga. Kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon dan jeruk juga dapat mengurangi hormon kortisol, yaitu hormon yang bikin kita ngerasa stress dan nggak berenergi. Jadi kalau kantuk mulai resek menyerang, coba deh bikin jus lemon atau jeruk.

3. Air putih

Jangan lupa agar selalu terhidrasi!

Jangan lupa agar selalu terhidrasi! via https://images.pexels.com

Advertisement

Merasa ngantuk bisa jadi pertanda bahwa kamu sedang dehidrasi. Maka dari itu, kalau virus ngantuk mulai menyerang coba deh minum 1-2 gelas air putih dulu. Jangan langsung ngopi!

4. Apel

Apel penangkal kantuk

Apel penangkal kantuk via https://images.pexels.com

Siapa sih yang nggak suka apel? Kandungan fruktosa pada apel bakal membantu kamu tetap segar. Selain itu, apel mendorong tubuh kita untuk memproduksi lebih banyak sel darah merah. Nah, sel darah merah ini lah yang bertugas mengangkut oksigen.

Jika tubuh kita cukup oksigen, maka ngantuk pun dijamin males mampir. Lagipula dibanding ngopi sambil cemal-cemil gak jelas, mengonsumsi apel tentu jauh lebih sehat. Apalagi buat para cewek. Kulit kamu bakal ikutan seger dan halus lho!

5. Yoghurt

menyantap yogurt dengan oat

menyantap yogurt dengan oat via https://images.pexels.com

Mengonsumsi yogurt tidak hanya baik untuk pencernaan. Kandungan gula alami dan protein di dalamnya juga ampuh menangkal kantuk. Apalagi kalau dikonsumsi setelah makan siang. Selain bikin capek ilang, mood kamu juga bakal ter-recharge. Supaya tidak bosan, kamu juga bisa menambahkan oatmeal saat menyantapnya.

Yak, itulah beberapa alternatif penangkal kantuk selain kopi. Pada intinya sah-sah saja kamu ngopa-ngopi, tapi perhatikan juga cara sehat menikmatinya agar tidak justru jadi bumerang ya. Selamat dan semangat beraktivitas, semoga sehat selalu!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

hai, saya outgoing-introvert yang kepalanya selalu bising, masih belajar banyak dan ingin berbagi perspektif dengan kepala-kepala lain

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE