Agama adalah cinta. Begitu juga sebaliknya, cinta adalah agama. Dan pada prinsipnya hubungan antara Sang Pencipta dengan makhluknya didasari atas dasar cinta dan kasih sayang. Cinta yang suci adalah cinta yang bersumber dengan kecintaan seorang hamba kepada Allah. Dan pastinya semua itu mengandung nilai-nilai kebaikan yang bersifat universal.

Dengan kita meletakkan kadar porsi didalam membina sebuah mahligai pernikahan yang diniatkan tulus hanya untuk menggapai Ridha Allah dan dengan ketulusan yang memumpuninya, pernikahan langgeng dan bahagia akan dapat tercapai diantara pasangan. Meskipun kerikil-kerikil tajam menguji bangunan pernikahan, insyaallah atas dasar iman didalam masing-masing diri pasangan akan membuatnya bertambah kuat dan bertahan. Karena setelah seseorang memutuskan untuk menikah akan semakin bertambah tanggung jawab diantara pasangan dan itu juga yang akan menjadi ladang pahala pertanggung jawaban kepada Allah. 

Berikut ada beberapa tips pedoman bagi pasangan yang akan menikah agar kebahagiaan yang hakiki dapat selalu terasa kenikmatan sejatinya.

1. Kekuatan cinta suci yang dipelihara dengan niat tulus tidak akan mampu digoda oleh hal yang akan merugikannya

Pasangan Irwansyah dan Zaskia Sungkar

Pasangan Irwansyah dan Zaskia Sungkar via http://www.instagram.com

Hanya cinta yang benar-benar sejati yang akan mampu membuat pasangan anak Adam dan Hawa dapat hidup bahagia didalam lahir maupun batiniahnya. Dengan memupuk ketulusan dan mengikatnya kedalam sebuah ikatan suci yang halal yang diridhai Allah, akan semakin terasa kesejatian cinta didalam hubungan yang sebenarnya.

Advertisement

Akan semakin terasa kesucian akan sejatinya cinta yang diberkati Allah. Ketulusan yang meniatkan segalanya dengan beribadah kepada Allah akan senantiasa membuat kehidupan rumah tangga dapat berkembang dan bertumbuh dengan sehat dan kuat akan segala macam godaan yang datang menguji akan mampu dilewatinya.

Dan peran kemuliaan diri dari sepasang suami dan istri yang melandasi kekuatan cinta suci merekalah yang menjadi rahasia akan kelanggengan dari sebuah biduk pernikahan.

2. Selalu menjaga keseimbangan didalam mencintai pasangan

Cinta suci pernikahan

Cinta suci pernikahan via http://www.google.com

Sesederhananya kata dari sepasang calon suami atau istri dengan memegang watak diri yang berbeda. Sebaliknya kita harus saling melengkapi dari segala bentuk perbedaan yang ada. Bukan malah membuat rumit perbedaan.

Advertisement

Dengan  kita mampu senantiasa menjaga diri didalam keseimbangan cinta yang dibentuk pada sebuah ikatan pernikahan. Menurut pakarnya dengan kita mencintai dengan seimbang, saling menghormati, bekerja sama dan saling mengerti letak diri serta tanggung jawab bersama adalah kunci rahasia kelanggengan hubungan yang bahagia lhoo.

3. Selalu berdoa dan istikharah dalam mengambil keputusan

Muslimah berdoa

Muslimah berdoa via http://www.google.com

Allah berfirman :

“Dan orang-orang yang berkata” : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (QS.Al-Furqan 25:74).

Dan ketika menghadapi persoalan hidup yang sangat penting untuk masa depan. Bagi umat muslim dianjurkan untuk melakukan shalat istikharah untuk mengambil keputusan yang terbaik didalam hidup. Dengan memperbanyak beribadah dan berdoa hati kita akan cerah, jernih dan juga lapang.

Bagi pria maupun wanita pun memiliki hak untuk memilih tanpa paksaan sesuai koridor agama. Pasangan yang terbaik yang juga diridhai oleh Allah. Sehingga kita tidak salah didalam mengambil keputusan.

4. Senantiasa menyuburkan kenikmatan cinta

Cinta suci Raisha dan Hamish

Cinta suci Raisha dan Hamish via http://www.google.com

Selalu memupuk kenikmatan perasaan didalam masing-masing diri pasangan. Caranya dengan selalu menumbuhkan percikkan kasih sayang dengan perlahan didalam keseharian. Selalu beribadah dan berdoa bergumul bersama. Cinta yang dibangun dengan cara sederhana namun khidmat akan jauh lebih terasa kenikmatannya.

Eksistensi menumbuhkan cinta dengan perlahan akan mampu membuat hubungan langgeng dan kuat. Dan akan sudah pasti kebahagiaan hakiki akan semakin terasa jauh lebih manis diantara pasangan meskipun badai menerpa.

Seperti syair dari Thauq Al-Hamamah Fil Ulfah Wal Aulaf, Ibnu Hazm berikut ini :

Membangun rasa cinta secara perlahan.

Cinta yang benar tidak terlahir dalam waktu singkat hanya sesaat dan tidak menyala begitu saja saat pemantik apinya dihidupkan. Akan tetapi, cinta itu berjalan secara perlahan namun pasti.

Dan dengan lamanya masa perpaduan maka akan menjadi kokohlah tiang pemancangnya. Tekad dan kekokohannya tidak akan tergoyahkan dengan mudah dan keberadaannya tidak akan rapuh meskipun dibiarkan begitu saja. Jelas bahwa setiap bangunan yang dibangun dengan tergesa-gesa dengan cepat maka akan cepat pula kehancurannya.

5. Mempunyai prinsip untuk saling memahami terhadap pasangan

Romantic Relationship

Romantic Relationship via http://www.unsplash.com

Prinsip untuk tetap saling memahami ini sangat penting untuk pasangan yang akan menikah pun didalam menjalani sebuah hubungan. Prinsip mengerti dan dimengerti ini akan seimbang didalam hubungan yang dijalani dengan sehat. Karena masing-masing tidak ego dan tidak ada tuntutan antara yang lebih tinggi ataupun porsi yang lebih rendah.

Karena masing-masing selalu memegang prinsip untuk dapat saling memahami dengan kasih sayang. Saling menggenggam dan memuliakan didalam rumah tangga untuk membina pernikahan yang senantiasa terjaga dan terpelihara bahagia, harmonis, damai dan langgeng.

6. Menjaga kesetiaan abadi dengan ketulusan yang tinggi

Menjaga kesetiaan dan ketulusan pasangan

Menjaga kesetiaan dan ketulusan pasangan via http://www.unsplash.com

Dalam hal menjaga kesetiaan dan ketulusan adalah hal yang sangat mutlak didalam menjalani sebuah hubungan yang erat dan langgeng diantara pasangan. Dengan mengikat kedalam ikatan suci pernikahan akan semakin bertambah besar kemuliaannya yang terasa. Kenikmatan sejati hakikinya sebuah hubungan yang bahagia akan tercapai.

Di dalam menjaga kesetiaan dan ketulusan memang sangat dibutuhkan kesadaran diri dan kesungguhan yang luar biasa besar didalam hati agar merealisasikannya juga lebih ringan.

Dalam hal ini merupakan sebuah kemuliaan bagi pasangan yang telah berhasil mencapai puncak cinta sejati yang seperti ini. Kita harus tetap memelihara kesetiaan dan ketulusan dengan komitmen yang ada serta konsisten tinggi. Dibalik perjuangan yang meletihkan yang telah mampu dilewati bersama, tersimpan kenikmatan yang dapat dirasakan oleh pasangan nantinya didalam menjaga mahligai pernikahan yang bahagia.

Semoga pencerahan hayati dan pedoman yang akan membawa kehidupan pernikahan diantara pasangan yang telah dipaparkan dapat bermanfaat dan kebahagiaan selalu menyertai didalam berkat-NYA.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya