Dalam memadu cinta diantara 2 insan, pastinya tidaklah mudah. Terkadang perbedaan pendapat dan pemikiran menjadi salah satu tantangan terbesar didalamnya. Tahukah Anda, sebuah jalinan cinta juga mempunyai beberapa prinsip, diantaranya dapat kita pelajari dari benda – benda sekitar. Kok bisa ? Langsung saja simak dalam 5 pasang benda stationery ini !

1. Pensil dan Penghapus

Dua buah benda yang begitu familiar bagi kita semua bukan? Hampir semua dari kita pasti pernah menggunakan kedua benda ini. Pensil biasa digunakan untuk membuat sebuah tulisan atau sketsa yang masih bersifat sementara, dan penghapus sebagai benda untuk menghapus hasil dari yang dibuat oleh pensil. Lantas pelajaran apa yang ingin diajarkan kepada kita ?

Didalam hidup ini, setiap individu tentunya memiliki impian dan rencana sketsa hidupnya masing – masing. Apabila kita menjadi pasangan bagi orang lain, kita dapat menerapkan prinsip dari 2 benda ini dimana kita dapat menjadi pensil ataupun penghapus bagi orang yang kita kasihi. Menjadi pensil, dengan menambah rencana sketsa baru yang indah dan berguna baginya serta penghapus sketsa – sketsa lama yang telah tiada arti dihidupnya. Menakjubkan!

2. Gunting dan Lem

Advertisement

Apa tugas gunting? Ya, memotong bagian yang tidak diperlukan dari sebuah bentuk yang diharapkan dan lem sebagai penghubung atau perekat diantara 2 bagian yang terpisah. Kedua benda ini ingin memberikan kita sebuah nilai bahwa hendaknya kita dapat menjadi gunting bagi pasangan kita dalam membuang bagian – bagian buruk yang ada pada dirinya. Disamping itu, kita juga mampu menjadi seperti lem yang mampu merekatkan hal – hal baik yang terpisah dari dalam dirinya. Prinsip ini seperti membuang hal negatif dan menarik hal positif pada diri pasangan. Marilah mencoba!

3. Spidol dan Tinta

Benda ini saling bergantung satu sama lain, dimana spidol takkan berguna jika tak ada tintanya dan begitu pula sebaliknya. Didalam hidup berpasangan, kita diharapkan dapat menjadi tinta bagi pasangan kita yang seperti spidol. Kita adalah hal yang ia butuhkan guna menjalankan fungsinya dalam kehidupan layaknya spidol, dan begitupun sebaliknya, dimana kita menjadikan juga pasangan kita sebagai tinta bagi diri sendiri untuk berkarya di dunia. Partner yang begitu sempurna!

4. Pena dan Type–X

Tidak berbeda jauh dengan poin nomor 1, Pena dan Type – ex juga memiliki fungsi dan kegunaan yang sama. Hanya saja, nilai yang ingin diberikan kepada kita dalam hidup berpasangan berbeda. Jika pada poin pertama, kita diharapkan berperan penting bagi sketsa rencananya di masa mendatang, sebaliknya pada poin keempat ini kita akan diharapkan berperan bagi masa lalunya.

Masa lalu pasangan kita itu layaknya pena, ia takkan bisa terhapus atau terganti dimana ia hanya akan menjadi kenangan. Maka dari itu, kita diberikan kesempatan untuk menjadi seperti type – ex baginya, menutupi kenangan – kenangan yang kurang baik didalam diri pasangan kita masing – masing. Hingga pada akhirnya, memori masa lalu yang tersisa hanyalah memori indah dan penuh nilai artistik. Sungguh indah!

5. Kertas dan Buku

Paper and Books via http://3.bp.blogspot.com

Di poin terakhir, ada 2 benda yang mungkin setiap harinya kita pakai. Mereka adalah kertas dan buku. Kegunaan masing – masing benda itu pun sudah tak asing ditelinga kita, dimana mereka dipakai untuk menulis sesuatu yang penting agar tak terlupakan oleh kita. Dibagian poin penutup ini, kita dapat mengambil sebuah prinsip yang dapat kita terapkan dalam hidup berpasangan.

Kita sebagai pasangan bagi orang lain diumpamakan seperti selembar kertas putih, sebuah tempat yang digunakan untuk mengisi karya tulisan – tulisan indah diatasnya. Ayo kita bantu Dia untuk mewarnai dunianya bersama – sama, hingga nanti kumpulan kertas – kertas itu akan menjadi sebuah buku. Buku yang berjudul Cinta Sejatiku. Mari mulai membuatnya sekarang juga !

Prinsip – prinsip tidaklah sulit untuk diwujudkan apabila kita bersungguh – sungguh didalamnya. Jadikanlah sepenggal cerita kecil ini sebagai tambahan pengetahuan Anda, dan yang terpenting dari semuanya adalah diri kita sendiri. Kisah kita dalam hidup ini, semua diukir dari setiap tindakan kita masing – masing. Tentukan pilihanmu, teman!