Ditempati di urutan pertama yaitu penyakit paling mematikan di dunia adalah penyakit jantung, disusul dengan stroke di urutan yang kedua dan seterusnya. Lalu, apa saja penyakit mematikan di dunia? Berikut ini daftar penyakit mematikan yang menjadi penyebab utama kematian di dunia.

1. Penyakit Jantung Koroner

Jantung koroner via http://www.faroka.com

Jantung koroner merupakan penyakit yang paling mematikan di dunia. Penyakit jantung koroner ini disebabkan karena pembuluh darah yang mensuplai darah ke jantung mengalami penyempitan. Faktor risiko dari penyakit jantung koroner adalah hipertensi, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner, yang harus anda lakukan adalah merubah gaya hidup sehat, diantaranya seperti makan sehat, berhenti merokok, aktif secara fisik, mengontrol kadar kolesterol darah, mengontrol gula darah, serta menjaga jantung Anda.

2. Serangan Stroke

Stroke terjadi saat arteri di otak mengalamo penyumbatan atau pembuluh darah di otak ada yang pecah. Kedua penyebab tersebut akan memutus suplai darah ke otak serta menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen serta akan mulai mati dalam beberapa menit. Selain kematian, stroke juga menjadi penyebab utama orang akan mengalami kecacatan. Faktor risiko stroke sama dengan penyakit jantung koroner, untuk mengurangi resikonya, juga sama dengan penyakit jantung koroner.

3. Infeksi & Kanker Saluran Pernapasan Bawah

Advertisement

Kanker pernafasan via http://www.faroka.com

Yang termasuk infeksi saluran pernapasan bawah adalah pneumonia, bronkitis dan influenza. Pada Negara tropis, risiko penyakit tersebut dapat berlangsung sepanjang tahun. Selain itu, risiko terkena infeksi ini juga meningkat pada orang yang bepergian atau berada dalam kerumunan. Kanker pada saluran pernapasan bawah juga menjadi penyakit mematikan. Penyebab utama dari infeksi pernapasan ini adalah karena merokok, baik pasif ataupun aktif. Selain itu, juga berasal dari racun di lingkungan sekitar.

4. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

PPOK adalah suatu penyakit pada paru-paru yang terjadi dengan jangka waktu yang panjang. Termasuk bronchitis kronis serta emfisema yang bisa membuat kesulitan bernapas. Penyebab utama dari PPOK ini yaitu asap rokok serta polusi udara, baik di dalam ruangan atau di luar ruangan. Tidak ada obat untuk PPOK tetapi dalam perkembangan penyakitnya bisa diperlambat dengan bantuan obat-obatan.

5. Penyakit Diare

Diare merupakan kondisi di mana kamu mengalami buang air besar berair yang lebih sering jika dibandingkan dengan biasanya. Kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi, apabila tidak ditangani dengan cepat maka bisa menyebabkan kematian. Diare mudah menyebar melalui air ataupun makanan yang sudah terkontaminasi. Untuk anak-anak di bawah 5 tahun, penyakit ini sangat berisiko menyebabkan kematian. Perilaku sehat seperti mengetahui teknik mencuci tangan yang benar dan peningkatan sanitasi serta kualitas air bisa membantu mencegah penyakit diare.

6. HIV / AIDS

Human Immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. HIV bisa menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) yaitu kondisi kronis yang bisa mengancam jiwa dengan membuat tubuh menjadi rentan terhadap infeksi. HIV belum dapat disembuhkan, namun ada pengobatan yang bisa membantu memperlambat perkembangan dari virus ini.

7. Tuberkolosis (TBC)

TBC disebabkan karena infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada paru-paru. Penyakit ini sangat mudah menyebar melalui titik-titik kecil air liur yang dihembuskan atau dibatukan oleh penderita TBC aktif. Pada beberapa TBC resisten terhadap pengobatan konvensional sehingga diperlukan pengobatan lini kedua untuk mengobati pasien ini. Sebagian besar orang yang mengalami kematian karena TBC terjadi di negara-negara miskin, di mana pasokan obat-obatan serta tingkat pelayanan kesehatan yang sangat terbatas.

8. Diabetes Mellitus

Diabetes via http://atinaa.com

Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah yang jauh diatas normal dalam jangka waktu yang panjang. Pada diabetes tipe 1, biasanya pankreas tidak dapat lagi memproduksi insulin, namun penyebabnya belum diketahui. Sedangkan pada diabetes tipe 2, dimana pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup, atau jumlah insulin yang ada tidak bisa digunakan secara efektif. Kondisi seperti ini disebabkan karena pola makan yang kurang baik, kurang berolahraga, serta berat badan berlebih.

9. Komplikasi Kelahiran Prematur Serta Bayi Berat Lahir Rendah

Premature via http://atinaa.com

Kematian karena kondisi bayi yang lahir premature atau berat bayi lahir yang rendah biasanya terjadi pada minggu pertama kehidupan. Kekurangan tenaga medis yang terampil dalam menangani kelahiran prematur bisa membuat masalah ini menjadi serius, biasanya hal ini sering terjadi di negara berkembang. Kematian bayi baru lahir bisa dihindari dengan perawatan prenatal yang baik serta perawatan bayi yang tepat sesudah lahir.

Penyakit mematikan perlu untuk menjadi perhatian kamu. Dengan menerakkan pola hidup sehat sebagai bagian dari tindakan pencegahan terhadap penyakit-penyakit tersebut serta konsultasikan dengan dokter jika kamu merasa menderita salah satunya.