#WisataFilipina-Panduan Wisata Halal Muslim di Filipina, Supaya Nggak Bingung Tanpa Itinerary

Referensi tentang penginapan, restoran, tempat wisata halal di Filipina

Negara Filipina dengan ibukota Manila ini gencar promosi wisata halal muslim yang ingin berlibur dengan berbagai konsep hotel penginapan bertema muslim. Makanan lezat, tempat wisata yang eksotis hingga beberapa tujuan tempat wisata bertema alam banyak sekali ditemukan di negara berbahasa Tagalog Traveler negara muslim yang sudah melirik negara ini untuk berlabuh menghabiskan masa liburan adalah Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura serta Timur Tengah ini mampu memberikan nuansa baru dalam sebuah tempat liburan yang sangat indah ternyata.

Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com, Informasinya sangat bergama, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrime, sampai musim-friendly, semuanya ada di sini. Selain isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajahi Filipina. Ditambah lagi, ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti, Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It's More Fun in the Philippines!

Advertisement

1. Sekilas Tentang Negara Filipina

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Termasuk negara Asean yang terletak di sebelah utara Malaysia dan Indonesia yang merupakan sebuag negara yang mempunyai sekitar 7.641 pulau di lingkar Pasifik Barat. Dari segi jumlah penganut Islam yang ada di Filipina sekitar 5,6% saja tidak menutup pintu bagi seluruh traveler muslim yang ingin berkunjung ke negeri ini untuk berlibur dan Pemerintah Filipina telah membuat paket dan regulasi untuk menumbuhkan pariwisata bertema halal ini sebagai cara untuk pemasukan dari segi lain kepada negara.

Negara ini mempunyai kultur gabungan dari beberapa masyarakat dunia seperti Arab, Melayu, Spanyol, Amerika, dan sedikit Cina. Dengan gabungan berbagai suku ini terciptakan tata budaya yang dapat terlihat dari seluruh kegiatan masyarakat serta berbagai karya yang tercipta.

Advertisement

2. Visa

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Negara Filipina termasuk dalam negara Asean maka untuk traveler muslim Indonesia yang memilih negara ini untuk berlibur maka anda mendapatkan fasilitas bebas bisa 30 hari sebagai turis. Hanya bawa saja paspor dan langsung dicap di pintu masuk imigrasi. Yang penting anda akan memperlihatkan beberapa bukti dokumen lain seperti tiket pulang atau tiket estafet anda untuk melanjutkan perjalanan setelah keluar dari negara Filipina.

Panduan wisata halal muslim di negara Filipina ini mencakup informasi mengenai tempat makan, lokasi wisata, hingga ke hotel penginapan yang bisa traveler Indonesia coba berdasarkan rekomendasi dari berbagai traveler muslim dunia yang telah mencoba dengan pengalaman yang sangat istimewa.

3. Hotel dan Penginapan

Advertisement
Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Pada saat ini pemerintah Filipina sangat gencar memberikan sertifikasi halal untuk hotel penginapan yang sudah mulai tumbuh bahkan sudah mulai tersebar di berbagai kota wisata penting. Seperti hotel penginapan pertama yang mendapatkan sertifikat halal pada tahun 2010 adalah Manila Hotel yang sangat bersejarah bagi bangsa Filipina ini dikeluarkan oleh jawatan NCMF [National Commission on Muslim Filipino).

Sertifikat ini merujuk kepada seluruh aspek seperti waktu sholat, informasi petunjuk mesjid terdekat, serta hotel tersebut juga menyediakan keabsahan sertifikat halal untuk dapur dan restoran. Untuk tempat wisata penting di Filipina juga sudah mulai beroperasi berbagai jenis hotel yang halal seperti Manila Shangri-La yang menyediakan berbagai kebutuhan traveler muslim dunia dimulai dari makanan halal dan kebutuhan lainnya (Shangri-La ini juga mencakup beberapa lokasi lain di Makati]. Rekomendasi juga banyak dipiih oleh traveler muslim adalah Dusit Tani Hotel.

Makati Shangri-La

Makati Shangri-La, Manila telah menerima sertifikasi Halal untuk persiapan makanan, setelah selesainya dapur Halal khusus. Akreditasi tersebut dikeluarkan oleh Islamic Da'wah Council of the Philippines, Inc., (IDCP), satu-satunya otoritas akreditasi halal yang diakui secara internasional dan sah di Filipina. Halal adalah kata Arab yang berarti apa yang diperbolehkan, halal dan diperbolehkan di bawah Syariah, atau hukum Islam. Halal dicirikan sebagai segala sesuatu yang baik dan suci, termasuk persyaratan makanan halal bagi umat Islam yang dapat diterima menurut pedoman Islam yang dihimpun dari Alquran, atau teks agama Islam.

Dengan peluang yang berkembang dari pasar Timur Tengah, Makati Shangri-La mengantisipasi kebutuhan diet khusus ini dengan memiliki dapur bersertifikat halal dan menunjuk koki halal pertama hotel, Noor Izmi Nashrul Idris dari Malaysia. Para tamu sekarang dapat menikmati makanan halal bersertifikat di restoran tertentu di hotel dan di fasilitas perjamuannya. Pelancong bisnis dan rekreasi memiliki pilihan untuk pengalaman bersantap yang disesuaikan dengan menu yang memenuhi preferensi diet mereka. Baik itu untuk satu makan malam atau untuk perjamuan penuh 1.000 tamu atau lebih, tim kuliner hotel mampu menyiapkan makanan halal terbaik di kota.   

Fasilitas dapur halal baru seluas 70 meter persegi ada di dalam hotel. Desainnya mengikuti prinsip bahwa daging dan produk susu tidak boleh bercampur. Denah lantai dibagi menjadi tiga bagian berbeda, dengan satu area disisihkan untuk daging, satu area untuk produk susu, dan sepertiga untuk parve, atau item yang bukan daging atau produk susu. Untuk melengkapi fasilitas tersebut, setiap bagian memiliki seperangkat peralatan dapur dan perkakasnya sendiri, eksklusif untuk produk makanan yang disiapkan di area tersebut.

“Fokus kami tidak hanya pada konsistensi penawaran makanan halal kami tetapi juga rasa saat kami membawa masakan kami ke pasar yang lebih luas,”

Kata Chef Noor Izmi Nashrul Idris, penduduk asli Malaysia yang telah bekerja di berbagai hotel mewah di Asia dan Asia. Timur Tengah. Chef Noor mengawasi operasi halal hotel dan bekerja dengan dapur, layanan, dan tim pembelian terlatih halal untuk memastikan bahwa semua pedoman dipatuhi dengan ketat.

Manajer Area dan Manajer Umum Reto Klauser berkata, “Manila tumbuh menjadi tujuan bisnis dan rekreasi utama di Asia, dan kami telah melihat peningkatan permintaan akan makanan halal. Dengan investasi pada fasilitas dan operasi halal kami, Makati Shangri-La terus menetapkan standar layanan kelas dunia yang sesungguhnya di Filipina. ”

Shangri-La Hotels and Resorts, merek andalan ikonik dari Shangri-La Group, saat ini mengoperasikan lebih dari 80 hotel dan resor mewah dengan inventaris kamar lebih dari 35.000. Terkenal dengan keramahan khas Asia, Perusahaan memiliki properti di tujuan Australia, Kanada, Cina Daratan, Hong Kong SAR dan Taiwan, Fiji, Prancis, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Maladewa, Mauritius, Mongolia, Myanmar, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Kesultanan Oman, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab dan Inggris. Program loyalitas Golden Circle pemenang penghargaan grup ini meluas ke semua properti Shangri-La Hotels and Resorts di seluruh dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.shangri-la.com .

Alamat: Makati Avenue, corner Ayala Ave, Makati, 1200 Metro Manila, Filipina

Departemen Pariwisata Filipina (DOT) telah mengindetifikasi 10 hotel dan tempat peristirahatan di Cebu yang akan dilibatkan dalam proyek percontohan pariwisata halal.

Hotel hotel ini adalah :

Maribago Bluewater Beach Resort, Cebu City Marriott Hotel, Cebu Parklane Hotel, Costabella Tropical Beach Resort, Crimson Resort and Spa, Marco Polo Hotel, Movenpick, Radisson Blu Cebu, Shangri-la Mactan Resort and Spa, serta Waterfront Cebu Hotel and Casino.

Dusit Thani Hotel

Terletak di jantung Makati, Dusit Thani Manila adalah hotel mewah berbintang lima yang ideal untuk semua jenis wisatawan – pelancong bisnis, mereka yang mencari liburan romantis serta wisatawan keluarga. Hotel ini terletak di lokasi yang sangat nyaman – hanya 200 meter dari MRT Ayala, di pusat Manila, Makati.

Seiring dengan berbagai layanannya, hotel ini melayani pelanggan Muslim dengan berbagai fasilitas ramah Muslim yang membuatnya sangat nyaman bagi para tamu Muslimnya. Hotel ini memiliki menu lezat yang ditawarkan di restoran utama mereka “THE PANTRY”, yang menyediakan berbagai macam hidangan Halal.

Ini juga memiliki Dapur Bersertifikat Halal terpisah. Selain itu, hotel juga menyediakan layanan kamar halal. Masakan didasarkan pada makanan India, Italia, dan Pan Asia. Untuk pelanggan yang ingin menikmati berbagai macam hidangan, ada restoran Halal lain yang tersedia di dekat hotel – yang akan memakan waktu sekitar 10 menit dengan berjalan kaki.

Hotel ini bahkan menyediakan menu buka puasa dan sahur halal selama bulan suci Ramadhan atas permintaan pelanggan – keuntungan tambahan bagi pelanggan yang bepergian selama bulan suci tersebut. Dusit Thani Manila juga telah menandai petunjuk arah sholat di setiap kamar, yang memudahkan tamu Muslim untuk menunaikan sholat tanpa repot.

Pelanggan juga disediakan sajadah berdasarkan permintaan. Hotel dapat memandu pelanggan ke masjid yang terletak di dekat hotel, jika diperlukan. Hotel ini menyediakan layanan ramah halal lainnya seperti staf yang terlatih untuk membantu kebutuhan tamu Muslim, sehingga dapat dihubungi untuk referensi lebih lanjut. Akomodasi di Dusit Thani berkisar dari suite yang sangat indah hingga kamar standar deluxe.

Setiap kamar ber-AC dan dilengkapi dengan tempat tidur yang menarik, meja kerja, dan TV LCD dengan saluran satelit. Fasilitas hotel lainnya termasuk layanan Wi-Fi yang disediakan gratis, parkir valet, layanan kamar, dan banyak lagi fasilitas serupa. Hotel ini memiliki kolam renang luar ruangan dan pusat kebugaran agar para tamu tetap bugar.

Layanan dry cleaning dan binatu juga tersedia. Fasilitas tambahan disediakan untuk tamu penyandang cacat sehingga perhatian khusus dapat diberikan untuk merawat mereka. Check in dan check out sangat nyaman dengan meja depan 24 jam. Dusit Thani Manila adalah hotel ramah halal dan sangat ideal untuk tamu Muslim yang ingin menikmati Manila dalam kenyamanan dan kemewahan, sambil tetap berhubungan dengan keyakinan mereka.

Alamat :Dusit Thani Manila, 1223 Epifanio de los Santos Ave, Makati, 12242 Metro Manila, Filipina

4. Restoran Halal

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Setelah hotel mendapatkan sertifikat halal dari NCMF [National Commission on Muslim Filipino] muncul restoran tempat makan yang sudah menyediakan menu halal. Fasilitas tambahan ini menjadi sangat ramah dengan traveler muslim sehingga tidak ada keraguan untuk kembali menyantap hidangan dengan lebuh tentram.

Seperti retoran The Pantry yang banyak menyediakan menu halal untuk seluruh tipe makan yang disenangi oleh pengunjung seperti sarapan, makan siang dan malam, dengan jenis sajian Italia, India, dan Pan Asian. Yang menjadi phenomenal adalah tempat makan dengan nama Halal Guys yang sudah hadir di Manila Filipina. Tempat makan ini sudah banyak fans beratnya dengan menu yang paling dijagokan adalah gyro atau daging, roti pita, dan menu paduan nasi lainnya.

Saus spesial putih sebagai peningkat rasa juga di tabur diatasnya juga sangat lezat. Sebenarnya konsep tempat makan ini adalah franchise dari USA yang telah membuka cabanganya di beberapa lokasi penting di Filipina yaitu di SM Megamall Manila, 5 Mega Food Mall. Kedua tempat ini terfokus pada pusat ibu kota Filipina yaitu Manila. Lokasi lain akan segera menyusul dibuka setelah konsep makanan halal di Filipina disenangi oeh seluruh konsumen dan traveler makan akan sangat mudah ditemukan di daerah pariwisata lainnya.

Berikut list tambahan anda yang ingin melengkapi wisata halal di kota Filipina:

  1. Kebab Roll berada di SM Mall Asia
  2. Persia Grill yang berada di SM Mega Mall
  3. Martabak Cafe yang terletak di SM Mall of Asia
  4. Restoran New Bombay yang berada di Greenbelt 2, Makati
  5. Mindanao Halal Food Restaurante berada di Salas Street, Ermita.
  6. Sitti's Halal Food yang terletak di Food Courtr Greenhillsall
  7. Gilak by Hossein terletak di Greenbelt 3,Makati

5. Transportasi Penting di Filipina

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Setelah berkunjung di Filipin tidak mencoba moda transportasi yang paling unik yang bisa anda jajal adalah sebagai berikut, seluruh transportasi ini anda harus punya nyali untuk menaikinya dan mempunyai jiwa bertualang dan banyak direkomendasikan oleh para taveler.

1. Jeepney

Transportasi yang sangat unik ini kudu wajib dicoba, jika anda belum mencobanya berarti belum lengkap traveling anda di Filipina. Jeepney itu ibarat sebuah moda transportasi yang konsepnya sama seperti mikrolet atau angkot di Indonesia. Mulut mobil berbentuk jeep dan belakangnya mirip oplet. Konon sejarah jeepney ini merupakan transportasi yang banyak digunakan oleh America Soldier sekitar perang dunia kedua sebagai mobil angkut. Setelah perang usai mobil ini terbengkalai begitu saja tidak digunakan maka dikelola oleh masyarakat sebagai mobil unik yang masih beroperasi di Manila Filipina.

Teknik bayarnya pada saat anda naik harus persiapkan ongkos tarif jeepney, jika rute perjalanannya ada di dekat kaca atau di samping mobil ini. Anda harus juga tanya kepada sopir apakah jalur jeepney yang anda tumpangi ini melewati rute yang akan anda tuju.

2. UV Express Service

Ada sebagian traveler ingin mencoba transportasi ini, agak berbeda dengan jeepney. Angkutan dengan memberikan jasa dengan pendingin ruangan mobil yaitu AC ini berjenis mobil Isuzu Phanter atau sejenis Kijang kapsul.untuk sekali jalan tarifnya sekitar 15 PHP atau Rp.4.467,39 

3. Tricycle

Moda transportasi modifikasi ini bisa memuat beberapa penumpang dalam sekali angkut. Kalau di Indonesia mirip bentor atau becak motor yang jalurnya khusus yaitu di gang perumahan penduduk, harganya bisa negosiasi sesuai dengan jarak

6. Masjid

Photo by pixabay

Photo by pixabay via http://pixabay.com

Pada saat sekarang ini jumlah mesjid yang ada di Filipina terus menggeliat untuk melaksanakan sholat fardhu lima waktu. Menurut data yang kami dapatkan sekutar 32 masjid yang ada di Manila yang terdaftar dan sedangkan yang tidak terdaftar sekitar 80 masjid.

Masjid yang paling terkenal di Manila Filipina adalah Masjid Al-Dahab yang disebut juga dengan The Golden Mosque, penduduk lokal menyebutnya Moskeng Ginto. Merupakan masjid terbesar di kota Manila Filipina ini dengan kubah yang dicat keemasan sebagai pertanda khususnya. Lokasi masjid di distrik Quiapo yang terkenal dengan kawasan muslim di Metro Manila.

Anda juga bisa melengkapi menu halal jika di Manila ada disekitar masjid ini berupa warung atau tempat makan halal. Sebenarnya tidak hanya muslimin saja yang datang ke lokasi makanan halal ini, penduduk non muslim juga ingin mencoba kelezatan menu yang mereka jual

Sekarang ini hanya terfokus pada daerah tertentu saja yang bisa anda nikmati wisata halal muslim yang ada di Filipina. Karena jumlah masyarakat muslim masih minoritas, tetapi pemerintah disana mempunyai atensi tinggi untuk mengembangkan wisata bertema halal ini

Ada juga masjid masjid selain ini lohh, contohnya :

Masjid Shiek Karimul Makdum, Masjid Pertama di Filipina

Masjid Shiek Karimul Makdum atau juga biasa disebut masjid Sheik Karim al Makdum, merupakan masjid pertama dan tertua di Filipina bahkan lebih tua dari Gereja Katholik manapun yang ada di Filipina. Pertama kali dibangun tahun 1380 oleh Sheikh Karim Al Makdum, seorang mubaligh dari arab yang pertama kali membawa risalah Islam ke Filipina. Masjid ini sudah ditetapkan sebagai Landmark Sejarah Nasional oleh Komisi Sejarah Nasional Filipina. Tempat Masjid ini dibangun juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Nasional.

Masjid ini berada di pulau Simunul, Provinsi Tawi Tawi, Filipina di koordinat 4.896597, 119.850209 (4°53'47.8″N 119°51'00.8″E). Bangunan asli masjid ini sebenarnya sudah tidak ada lagi sudah berganti dengan sebuah bangunan masjid modern, namun beberapa bagian dari bangunan sebelumnya masih dilestarikan termasuk bekas empat sokoguru dari kayu bundar berukuran besar, sampai kini masih dipertahankan di dalam masjid sebagai bagian dari warisan sejarah.

Masjid Sultan Haji Hasanal Bolqiah Cotabato, Terbesar di Filipina

Sesuai dengan namanya Masjid Sultan Haji Hasanal Bolkiah atau Cotabato Grand Mosque ini memang dibangun oleh Sultan Brunei Darussalam sebagai hadiah untuk muslim Filipina. Dengan ukuran dan bangunannya yang begitu megah, masjid ini merupakan masjid terbesar di Filipina, dengan daya tampung hingga 15.000 jemaah sekaligus.

Lokasinya berada di Tamontaka Bubong Road, Cotabato City, Maguindanao, Filipina, di titik koordinat 7.202330, 124.165133 (7°12'08.4″N 124°09'54.5″E). Bangunan masjidnya terkenal dengan kubah kubahnya yang berlapis emas serta menara menaranya yang tinggi menjulang 40 meter. Luas masjid ini mencapai 5000 meter persegi, berdiri di atas lahan seluas lima hektar dibangun dengan biaya mencapai US40 juta dolar Amerika.

Masjid Kapunan, Masjid Terbesar di Provinsi Tawi Tawi

Tampak begitu megah dari arah laut dengan kubah bewarna ke-emasan dan dua menara-nya yang menjulang disisi kiri dan kanan sisi depan masjidnya, Masjid Kapunan adalah masjid terbesar di wilayah provinsi Tawi Tawi. Masjid ini berada di Desa Bato-Bato, daerah kota Panglima Sugala, Provinsi Tawi-Tawi, Filipina, di titik koordinat 5.072494, 119.884032 (5°04'21.0″N 119°53'02.5″E). Masjid Kapunan juga seringkali disebut dengan nama Masjid Panglima Sugala, merujuk kepada tempatnya berada.

Sebenarnya masjid ini berdiri di tepi pantai, namun ada begitu banyak bangunan rumah rumah penduduk yang dibangun di atas air di lepas pantainya sehingga seolah berada jauh di daratan. Dua menara masjid Kapunan ini merupakan bangunan tertinggi di kawasan tersebut. Kota Panglima Sugala ini dulunya merupakan ibukota provinsi Tawi Tawi sebelum kemudian dipindahkan ke Kota Bongao.

Bacolod Grande Grand Mosque, Masjid Pertama di Provinsi Lanao Del Sur

Bacolod Gande Grand Mosque berada di Desa Bacolod Grande, Kota Bacolod-Kalawi, Provinsi Lanao del Sur, Filipina, di titik koordinat 7.854812, 124.139313 (7°51'17.3″N 124°08'21.5″E). Masjid ini berdiri anggun di tepian danau Lanao salah satu Danau di pulau Mindanao di selatan Filipina. Sampai dengan tahun 1900-an masjid bewarna hijau ini dikenal sebagai Mekahnya Lanao De Sul.

Yang paling menarik dari Provinsi Lanao Del Sur tempat masjid ini berada adalah ibukotanya yang berada di “Kota Islam Marawi”. Disebut kota Islam karena kota ini sampai sekarang masih merupakan sebuah “Kerajaan Islam” yang dipimpin oleh seorang Sultan yang menjabat resmi sebagai Walikota. Kota Marawi juga berada di tepian danau Lanao, danau yang sama tempat Masjid Bacolod Grande ini berada ditepian-nya.

 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE