Saat kecil, menjadi dewasa adalah hal yang sangat kamu inginkan. Tapi saat waktunya tiba semua berbalik, rasanya ingin balik ke masa kecil lagi. Hidup penuh kegembiraan tanpa tanggungan yang macam-macam menjadi alasan mengapa kamu ingin balik ke masa lalu. Namun kamu tentu bukan Nobita dengan Doraemon yang punya pintu ke mana saja untuk kembali ke masa lalu.

Bicara soal kebahagiaan yang selalu menyertai anak kecil, boleh jadi hal tersebut nggak bisa dilepaskan dari apa yang mereka lakukan sehari-hari. Hal-hal tersebut memang terlihat sepele, tapi kalau pahami lagi, ada nilai-nilai yang syarat makna kebijaksanaan di sana. Itulah mengapa sepatutnya kamu yang sudah (atau sedang dalam proses) dewasa ini perlu mengadopsinya. Bukan memintamu untuk kembali ke masa kanak-kanak lagi, tapi agar hidupmu yang dipenuhi rutinitas kerja keras bagai kuda ini lebih greget dan berarti.

1. Anak kecil mudah memaafkan siapa saja yang berbuat salah. Nggak ada yang namanya benci sampai berlarut-larut kayak orang dewasa

Pemaaf via www.pexels.com

Advertisement

Seperti yang kamu tahu bahwa anak kecil mudah memaafkan orang lain. Nggak peduli seberapa besar kesalahan orang lain, dengan sedikit bujukan dari orang terdekatnya ia akan langsung memaafkan. Ya meskipun terkadang harus melewati fase nangis-nangis dulu, tapi setelah itu bisa baikan dan main bareng lagi. Sifat anak kecil yang pemaaf inilah yang patut kamu tiru sebab menghindarkan kebencian yang ada dalam hatimu. Hidup akan terasa mudah dijalani tanpa kebencian yang ada dalam hati. Drama dalam hidup? Jelas bisa kamu hindari!

2. Anak kecil bisa mengontrol perasaannya sendiri. Bisa ceria kembali meski tadi sempat bersedih

Kontrol perasaan via www.pexels.com

Kebijaksanaan lain dari anak kecil adalah ia bisa mengontrol perasaannya sendiri. Saat sedih ia tahu bagaimana cara mengelolanya dang mengubah suasana hatinya menjadi gembira. Pagi dibuat nangis sama teman, siangnya udah bisa tertawa lepas seakan tadi tak terjadi apa-apa. Kemampuan mengontrol diri (dan emosi secara sederhana tentunya) ini yang sejatinya patut ditiru, supaya hidup nggak berisi hanya sedih melulu.

3. Selalu menjaga kejujuran juga merupakan kebijaksanaan dari anak kecil. Meski susah tapi mereka tetap berusaha

Tadi beli es krim pake uang yang ada di atas meja, Bu! Hehehe via www.unsplash.com

Selalu berkata jujur adalah kebijaksanaan lain dari anak kecil yang patut diadopsi. Ya meskipun kadang mereka juga perlu berusaha keras untuk bisa berkata sesuai apa yang sebenarnya terjadi. Dengan berkata jujur sejatinya kamu terhindar dari perasaan gusar. Kamu dapat menjalani hidup dengan tenang tanpa berpikir apa yang akan jadi alasan untuk menutupi sesuatu yang sedang kamu rahasiakan.

 4. Anak kecil juga nggak pelit untuk menebar senyum. Hal kecil yang bisa turut mengubah mood orang lain menjadi lebih baik

Tante kok cemberut? Senyum dong kayak aku~ via www.pexels.com

Advertisement

Dalam hidup terkadang cobaan datang nggak kira-kira. Malah bisa datang secara bersamaan sampai untuk mengangkat kepala saja susah sekali rasanya. Saat kamu sedang terpuruk dengan raut muka seperti baju kusut ini, terkadang anak kecil merasa ada yang harus kamu perbaiki dulu. Makanya tak jarang mereka memintamu untuk tersenyum walau kalian sebenarnya tidak benar-benar saling mengenal. Senyum adalah ibadah mungkin belum mereka mengerti. Namun dengan tersenyum mereka tahu bisa membuat orang-orang di sekitarnya merasa lebih baik. Ini lah hal kecil yang sering kali tak disadari orang dewasa. Padahal senyum kan effortless dan bisa dilakukan kapan saja~

5. Anak kecil nggak pernah memilih bergaul dengan siapa saja. Mereka nggak membeda-bedakan latar belakang teman-temannya

Berteman dengan siapa saja via www.pexels.com

Anak kecil nggak pernah pemilih dalam berteman. Mereka bisa ramah dan akrab kepada siapa saja meskipun baru ketemu. Bukankah ini patut dicontoh kala kebanyakan orang dewasa selalu menjaga jarak setiap bertemu orang baru –bahkan terkadang suka berpikiran yang negatif kepada orang baru. Hmm..

 6. Dengan rasa keingintahuan yang tinggi anak kecil lebih tangkas belajar segala hal. Sifat yang patut diadopsi buat kamu yang suka malas-malasan

Keingintahuan yang tinggi via www.unsplash.com

Semakin bertambahnya usia terkadang membuat seseorang merasa sok cukup tahu mengenai kehidupan. Di situlah waktu di mana kemunduran berawal. Merasa tahu segala hal menutup kemungkinan otak untuk pengetahuan baru. Dengan kamu berhenti belajar maka kamu akan semakin ketinggalan pengetahuanmu. Padahal dunia ini banyak sekali ilmu pengetahuan yang kian hari kian baru.

 7. Anak kecil itu kreatifnya meledak-ledak. Buat mereka tak takut melakukan hal-hal baru demi memuaskan rasa penasaran

Kalau aku coret-coret bukunya, pasti nggak cuman putih warnanya. Coba ah! via www.unsplash.com

Anak kecil gemar mencoba dan menciptakan hal-hal baru sesuai dengan apa yang mereka pikirkan. Apabila dicermati, hampir setiap hari mereka berusaha dan menunjukkan kepada orang dewasa bahwa mereka memiliki suatu karya. Meskipun kadang karya mereka terdengar aneh, tapi nggak bisa dipungkiri memiliki daya keatifitas tinggi. Lihat saja mereka dengan polosnya membuat sesuatu yang biasa saja, menjadi sesuatu yang nggak pernah terduga sebelumnya.

Tentu sifat ini sangat penting diadopsi orang dewasa yang mana selalu butuh kreatifitas dalam menjalani hidupnya; terutama untuk kelangsungan pekerjaan mereka.

8. Gagal sekali, ya dicoba lagi. Prinsip ini bikin anak kecil nggak gampang menyerah atas masalah yang sedang mereka hadapi. Penting nih kamu tiru untuk mengarungi hidup yang keras ini

Tenang! Besok masih bisa manjat pohon lagi~ via www.unsplash.com

Anak kecil adalah makhluk yang gigih. Mereka nggak mudah menyerah dan selalu mau belajar. Dari yang awalnya nggak bisa berbicara, pelan-pelan mereka belajar dan akhirnya bisa cas-cis-cus seperti orang dewasa. Dari yang tadinya hanya bisa tiduran lalu belajar merangkak, berjalan meski sambil terjatuh-jatuh, sampai akhirnya bisa berlari smapai orangtuanya kewalahan sendiri.

Karena kegigihannya itu, anak kecil lebih mengalami perkembangan yang pesat jika dibandingkan dengan orang dewasa. Kamu yang kerap kali mengeluh karena gagal dalam hal apapun, perlu berkontemplasi. Belajar dari kamu di masa lalu yang nggak pernah menyerah saat ingin mencapai atau melakukan sesuatu. Anak kecil aja bisa lho bijak dalam menjalani hari, masa’ kamu kalah dalam hal ini?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya