When you learn, teach. When you get, Give.

-Maya Angelou-

Berbagi pada sesama membuat seseorang lebih bahagia. Entah mengapa kamu merasa hidupmu jauh lebih bermakna manakala kamu sudah menyisihkan sebagian apa yang kamu punya untuk orang lain. Ternyata ada fakta sains yang menjelaskan bahwa berbagi pada sesama memang mampu membuat dirimu merasa lebih baik. Hal tersebut dikarenakan hormon yang terpicu keluar setelah kamu berbagi pada sesama. Yang pada akhirnya membuatmu semakin yakin untuk merutinkan diri berbagi pada sesama.

1. Berbagi pada sesama memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang bisa membuatmu lebih berempati pada sesama

Berbagi pada sesama meningkatkan hormon oksitosin. via www.huffingtonpost.com

Sesaat setelah kamu berbagi pada sesama, tubuhmu mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon yang meningkatkan perasaan cinta dan sayang, serta membuatmu merasakan euforia yang hangat. Euforia yang membuatmu ingin terus berbuat baik pada sesama, serta lebih berempati pada orang lain. Nggak hanya itu, kamu pun makin merasa dekat dengan orang lain. Euforia untuk terus berbuat baik ini bahkan bertahan setidaknya hingga 2 jam.

Sementara itu karena kebaikan sifatnya menular, biasanya jika ada satu orang yang berbagi pada orang lain (entah uang, tenaga, atau waktu), orang yang menerima dan yang menyaksikannya akan melanjutkan kebaikan yang sama. Yup, aksimu berbagi pada sesama ternyata bisa menginspirasi orang lain lho.

2. Percaya atau nggak, mereka yang selalu menyempatkan diri berbagi pada sesama, hidupnya 42% lebih bahagia dibanding mereka yang enggan berbagi

Advertisement

Berbagi membuat hidupmu jauh lebih bahagia. via www.touristlink.com

 “Aku ngerasa bersyukur. Dan.. pengen banget mengadopsi mereka (anak panti asuhan).”

– Rahayu, relawan salah satu panti asuhan di Yogyakarta-

Nyatanya membeli sesuatu untuk orang lain bisa membuatmu lebih bahagia ketimbang membeli sesuatu untuk dirimu sendiri. Ketika kamu berbagi, otak memproduksi hormon endorfin yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Hormon yang setara kamu dapatkan saat berlari. Itulah mengapa mereka yang rajin berbagi pada sesama dijauhkan dari rasa sakit dan hidupnya 42% lebih tenteram dan bahagia ketimbang mereka yang enggan berbagi.

3. Terkadang obat galau yang mujarab adalah dengan berbagi pada sesama. Karena dengan berbagi kamu akan mensyukuri hidupmu saat ini

Berbagi pada sesama adalah obat galau yang mujarab. via givingtuesday.ca

Kenapa ya hidup gue begini amat..

Kerjaan terbengkalai, apalagi urusan asmara… Huft.

Jika kamu tengah merasakan ini, sepertinya obat sederhana dan yang paling mujarab adalah dengan menyisihkan yang kamu punya untuk mereka yang membutuhkan. Entah itu uang, tenaga, atau bahkan waktumu. Dengan sendirinya perasaan tenteram akan muncul dalam dirimu. Kamu nggak lagi merutuki hidup, sebaliknya, kamu akan merasa bahwa hidupmu jauh lebih beruntung ketimbang mereka di luar sana. Berbagi menjadikanmu pribadi yang penuh syukur.

4. Host kenamaan Amerika Serikat, Oprah Winfrey layak untuk dijadikan panutan. Bagaimana dia tak segan membagi hartanya untuk membantu sesama

Oprah layak banget jadi panutan. via www.biography.com

Host talk show The Oprah Winfrey Show ini dikenal sebagai selebriti yang royal dalam hal beramal. Oprah nggak pernah setengah-setengah dalam hal membahagiakan  orang lain. Kamu bisa tengok beberapa episode talk show yang dibawakannya. Tak terhitung berapa banyak orang yang berhasil terkesima dengan kejutan yang diberikannya. Mendirikan Oprah’s Angel Network serta melakukan perjalanan ke Afrika Selatan demi membantu anak-anak yang terjangkit kelaparan dan AIDS, adalah salah dua dari banyak kegiatan amal yang dilakoni oleh Oprah. Sungguh sosok yang menginspirasi.

5. Jika mengikuti jejak Oprah dirasa terlalu berat, kamu bisa lho berbagi dengan cara yang sederhana…

Kamu bisa melibatkan diri sebagai panitia dalam kegiatan amal. Itu juga bentuk berbagi pada sesama. via www.onuitalia.com

Berbagi bisa kamu lakukan sesuai kemampuanmu. Kamu bisa merutinkan diri untuk berbagi pada sesama dengan cara yang nggak memberatkan. Seperti misalnya menyisihkan sebagian gajimu untuk disumbangkan pada yang membutuhkan. Menyempatkan diri untuk berkunjung ke panti asuhan sebagai relawan, atau bahkan turut serta pada kegiatan amal sebagai panitia. Kalau uang belum mampu kamu beri, setidaknya kamu masih bisa menyumbangkan tenaga dan waktumu. Hehehe…

Ternyata berbagi pada sesama membuat hidupmu jauh lebih bahagia. Lagi, menghindarkanmu dari terjangkit virus galau. Yang ada perasaan bersyukur menghinggapi diri. So, sudahkah kamu berbagi hari ini?

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!