Puisi 1
" Surat Untuk Masku Kelak"
Mas,
Aku adalah wanita yang mudah menangis.
Kelak bila tak sengaja aku membuatmu marah, jangan kau diamkan aku.
Jangan kau biarkan aku mencari tau sendiri apa penyebabnya.
Saat amarahmu memuncak, tatap aku dengan lembut.
Rendahkan nada suaramu lalu dekaplah aku.
Biarkan aku menangisi kekeliruanku dalam pelukmu.
Beri aku nasihat dengan tutur kata yang paling baik.
Kau tidak perlu menjadi pengalah dan rela bersalah seperti biasanya.
Beri tau aku dimana ketak kesalahanku, dan bimbing aku untuk tidak mengualnginya.
Puisi 2
"Wanitamu suka menulis"
Mas,
Kumau kamu mengerti bahwa wanitamu ini suka menulis.
Kalau kamu mau membacanya lalu menertawainya di hadapanku, lakukan saja.
Kita tertawa bersama.
Kamu boleh tertawa mengejek betapa sok puitisnya aku,
Dan aku akan tertawa karena merasa bahagia.
Peran utama yang selama ini kudamba, kini menjadi nyata
Tanpa perlu lagi aku mengada-ada.
Sosok yang selama ini kucari dan kunanti, telah berhasil kutemukan.
Hidup denganmu bukan lagi sebuah angan-angan.
Mas,
Kumau kamu mengerti tulisanku tidak ada yang perlu kamu cemburui.
Tidak perlu kamu bertanya-tanya untuk siapa dan kenapa.
Bersamamu aku ingin kita sama-sama bahagia.
Melakukan hal-hal yang kita suka “berdua” sampai tua.
ADVERTISEMENTS
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”