Selamat pagi ku ucapkan padamu yang senantiasa masih setia menemani hari-hari ku. Rasa syukur yang sangat besar ku ucapkan kepada Tuhan dan semesta yang mengijinkan untuk menghirup udara segar di pagi hari ini.

Mari kuajak kamu flashback ke 6 tahun lalu di mana kita mulai saling mengenal satu sama lain. Kamu orang yang kesekian kali kukenal dan membuatku terkesan. Sosok lelaki yang cuek dan apa adanya menambah rasa penasaran ku. Aku tidak malu mengakui bahwa akulah yang memulai menarik perhatianmu dengan segala cara yang dapat kulakukan saat itu.

Berbeda jurusan dan berbeda kampus tak menghalangi rasa keingintahuanku teradap sosokmu. Karena tempat mu nongkrong adalah jalur ku untuk berjalan kaki menuju kampus pada saat itu. Berawal dari mendengar namamu di perbincangan kakaku dan teman-temannya pada saat itu yang juga memberikan perhatian padamu aku mulai sedikit menguping dan ikut mencari tahu.

Aku awali dengan add Facebook kamu pada saat itu dan aku dengan tidak tahu malunya memperkenalkan diri lewat chat dan nasib baik pada saat itu kamu membalasnya. Betapa bahagianya diriku tidak karuan hingga aku keawang-awang. aku menghafal jam tayang kamu untuk online di chat Facebook, hingga pada suatu ketika kamu tidak muncul seharian dan akupun bertanya-tanya. Aku merasa khawatir namun aku bingung harus bertanya ke siapa.

Kamu mulai mengajak ku untuk mengorbol santai dan kita bertukaran nomor handphone. Dan masih jelas diingatan ku kita membahas mengenai masa kecil kita masing-masing hingga larut malam untuk pertama kalinya.

Di lain kesempatakn aku juga menyampaikan salam ku kepadamu lewat teman, dan untuk kesekian kalinya kamu membalas salam ku. Aku merasakan seperti seorang lelaki yang berusaha mendekati wanitanya. Aku tidak peduli aku tetap ingin mengenalmu lebih

Kamu mengajak ku untuk bertemu untuk pertama kalinya. Betapa tidak jantungku berdetak kencang tak karuan. Aku menyanggupi untuk bertemu dan kamu mulai bercerita mengenai perjalanan cintamu membuatmu belum move on. Di malam yang sama kamu mengutarakan isi hatimu yang ingin memulai hubungan berpacaran dengan ku. Tak perlu menunggu berapa lama aku meng "iya" kan ajakanmu. Seperti anak baru gede ( ABG) yang lain kitapun menjalankan hubungan kita seyogyahnya.

ADA APA GERANGAN

Tak genap 2 minggu berpacaran kamu tiba-tiba menginginkan putus dengan alasan bahwa kamu tidak ingin memberikan cinta palsu kepada ku. Kamu belum bisa move on dari sang mantan dan ingin fokus untuk melupakannya. Sungguh berat rasanya aku untuk melepasmu hingga aku tak kuasa menahan tangis. Seperti drama Korea yang sedang hits saat ini, kamu sudah melakukannya 7 tahun lalu. Kamu meyakinkan aku bahwa kamu akan kembali jika kamu sudah siap untuk menatap masa depan.

Kamu adalah orang pertama yang akan kucari jika aku sudah dapat melupakan masa lalu ku. Itu jawaban yang dramatis sehingga aku tidak dapat memperrcayainya. Kamu pun lekas pergi setelahnya dan aku pulang dengan rasa kecewa.

1 TAHUN KEMUDIAN

Dalam kurun waktu setahun aku sudah dekat dengan beberapa teman lelaki. Namun di setiap hari ku aku masih selalu berharap ada mujizat yang membuatmu kembali kepada ku. Karena aku masih mencintaimu, hai engkau yang meninggalkan ku. Aku begitu tersiksa setaip harinya. Menjalani hubungan dengan kekasihku namun hati dan pikiran ku masih ada padamu.

Dan masih dalam status berpacaran dengan kekasihku kamu tiba-tiba datang kembali untuk menepati janjimu 1 tahun lalu. Aku sangat syok dan . tanpa peduli aku memutuskan kekasihku dan kembali kepadamu. Tindakan yang jahat itu aku lakukan karena aku masih menginginkanmu. Tidak kusangka kamu masih setia dan mau menepati janji.

5 tahun berpacaran membuat kita bahagia sehingga memutuskan untuk menikah. Belum segenap setahun pernikahan kita pada saat itu ada suatu kejadian yang mungkin tak akan kita lupakan. Aku menghianatimu dan terjerumus dalam hubungan gelap yang sangat memalukan. Mungkin itu tindakan yang tidak dapat dimaafkan untuk orang lain. Kamu sangat marah dan kecewa, bahkan kamu berusaha berulang kali ingin pergi meninggalkan ku. Dan malangnya kamu kembali lagi pada ku karena rasa cintamu yang amat besar terhadapku.

Begitu banyak kasus rumah tangga yang Viral yang sangat mengganggu ku dan khawatir kamu akan terusik karena kasus yang sama. Bahkan ada yang sampai mengakibatkan tindakan kriminal. Lebih dari 3 bulan kita sering bertengkar karena kamu masih dihantui oleh kesalahan ku. Itu tidak membuat kamu menyerah, dan kamu masih mau untuk memperbaiki ku.

Berulang kali aku berkaca dan aku sangat malu terhadap diriku. Perasaan yang campur aduk dan penyesalan yang teramat dalam. Sudah berbagai cara kamu lakukan untuk mempertahankan rumah tangga yang masih belia ini. Berbicara dengan orang tua dan membuat perjanjian sebagainya. Aku sampai menyerah bagaimana cara untuk membuat kamu menerima ku kembali.

Namun Tuhan berkehendak lain, Ia tetap menolongku dengan mau menerima ku kembali disampingmu. Ia mau mengampuni ku sama seperti kamu memaafkan ku. Kamu tetap berpegang pada perjanjian nikah yang kita ucapkan persis 1 tahun lalu 20 April 2017 dihadapan imam dan para saksi.

Hal yang tersulit yaitu kepercayaan akan ku bangun perlahan-lahan. Maaf kan aku yang telah mengecewakanmu dan terima kasih masih mau menerimaku. Ijinkan aku mencintaimu mulai dari ini sampai seumur hidupku, setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, di waktu sehat dan sakit dan saya mau mencintai dan menghormatimu seumur hidup.

Selamat memulai angka 1, Suami ku

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya