Pertengkaran yang terjadi antara adik dan kakak merupakan hal lazim yang sering terjadi? Sebenarnya apa si pemicu dari pertengkaran itu? Banyak hal yang bisa memicu pertengkaran salah satunya adalah rasa iri hati, keinginan untuk di perhatikan yang lebih, atau bisa saja dari pihak luar perihal membanding-bandingkan sang adik dan kakak, yang terakhir itu hal yang sangat menjengkelkan, mereka lajaknya juri yang bebas menilai si adik lebih baik dari kakak ataupun sebaliknya tanpa memikirkan perasaan dari si adik dan kakak tersebut.

Dari Sisi Seorang Kakak

Biasanya sang kakak itu merasa iri karna baik ibu ataupun ayah memberikan ekstra perhatian pada sang adik contohnya ketika adik dan kakak bertengkar karna mainan pastilah sang kakak yang disuruh lebih mengalah pada sang adik, disini biasanya sang kakak jengkel padahal yang harus disadari sang kakak adalah, jauh sebelum sang adik lahir ia telah merasakan perhatian yang di curahkan jauh lebih besar dibandingkan sang adik. Semuanya yang di berikan baru, mainan, pakaian, setiap moment selalu di abadikan karna anak pertama pastilah orang tua kita sangat excaited, tumbuh gigi pertama, kata-kata yang di ucapkan pertama, langkah kaki pertama ketika kita bisa jalan, pokoknya semuanya serba pertama, yang harus disadari dari sisi seorang kakak si anak pertama adalah ketika adik kita melewati hal yang sama, otomatis orang tua kita sudah melewati moment itu sebelumnya pastilah sensasinya berbeda bukan berarti rasa excited nya berkurang paling tidak mereka sudah tidak heran lagi sudah tidak merasakan hal yang berdebar di bandingkan sebelumnya, seperti kita kekika pertama kali merasakan rasa asam pada lemon awalnya pasti kita terkejut berikutnya walaupun masih ada rasa terkejut akibat asamnya lemon itu sendiri paling tidak kita sudah tidak kaget karna sudah merasakan sebelumnya,

Apalagi kekita kita memiliki adik yang berjenis kelamin sama, misalnya adik dan kakak samasama perempuan dengan otomatis pakaian, mainan sang kakak diturunkan kepada sang adik agar lebih hemat, sebenarnya banyak sekali keuntungan dari anak pertama, ketika sang adik belum lahir seluruh perhatian dicurahkan kepada kita apapun yang di inginkan pasti dipenuhi, dan karna orang tua kita pada saat itu merupakan pasangan muda pastilah sering melakukan rekreasi dengan memotret segala moment.

Bukan berari ketika sang adik lahir orang tua kita tidak melakukan rekreasi, pastilah masih melalukannya ketika ada rezeki lebih namun lebih dikurangi karna biaya yang dikelurkan lebih besar, jadi sangatlah wajar ketika perhatian yang di berikan orang tua lebih besar kepada adik kita, mengapa karna tanpa disadari kita jauh lebih banyak mendapatkan perhatian tersebut jauh sebelum sang adik lahir apalagi jarak umur sang kakak dan adik berbeda antara 5-7 tahun.

Advertisement

Bayangkan kita melewati semua moment bersama orang tua kita, menstruasi pertama, lulus SMP, lulus SMA, bahkan lulus Kuliah sampai menikah kita di dampingi oleh orang tua, sedangkan sang adik, apalagi adik yang paling bontot? Belum tentu bisa sampai lulus kuliah bisa didampingi oleh orang tua kita, setiap anak pastilah menginginkan orang tua nyta memiliki umur yang panjang, namun usia dan takdir tidak bisa di prediksi, betapa sakitnya perasaan sang adik ketika moment graduation kuliah tidak bisa di dampingi oleh orang tua lengkap karna salah satunya terlebih dahulu sudah di panggil sang maha kuasa,

Jadi seharusnya kita bukannya saling iri satu sama lain baik itu kakak pertama atau anak terakhir seharusnya kita saling menyayangi, menguatkan satu sama lain, membuat satu sama lain nya samasama sukses samasama bisa membuat orang tua bangga, tanpa memedulikan omongan orang lain yang hanya dengan seenaknya berkomentar dan membuat kita satu sama lain malah merenggang.