Rumah Adiknya Dirampok dan Rugi Besar, Acha Septriasa Minta Warganet Waspada Selama Pandemi

Adik Acha Septriasa dirampok

Terbayang nggak sih, gimana rasanya kalau rumah kita kemasukan perampok? Pasti menakutkan. Pasalnya, perampok bisa menjarah harta benda dengan cara apa pun. Itulah yang dialami oleh adik kandung Acha Septriasa yang bernama Juwita Maritsa. Sang adik sama sekali nggak menyangka bahwa rumahnya yang terletak di Tebet Barat, Jakarta Selatan, menjadi target perampokan.

Advertisement

Sebagai kakak yang mendengar langsung kronologinya, Acha ikut terguncang akibat masalah ini. Dia pun membagikan cerita mereka di Instagram pada Minggu (2/8). Acha juga mengingatkan warganet agar lebih waspada. Yuk simak ceritanya!

Belum lama ini, rumah adik Acha Septriasa dibobol perampok. Kejadian bermula saat CCTV rumah mereka mati dan para penghuninya pergi

View this post on Instagram

Boleh kah saya berbicara ? saya hanya ingin share sesuatu yang menurut saya penting untuk di share karena menentukan keselamatan kita sebagai warga negara, masyarakat, di tengah pandemi yang segala nya semakin terlihat tidak pasti ini. Resah! Itu yang saya Rasakan , ketika adik kandung saya, yang baru menempati rumah 1 bulan setelah mereka pindah dari rumah orang tua, melanjutkan hidup mereka dengan sedikit demi sedikit gaji yang mereka miliki, dari bekerja . Untuk berusaha hidup mandiri, sebagai pasangan suami istri, Harta benda di dalam kamar dan rumah mereka sendiri, HARUS RAIB , dibawa Perampok, yang secara profesional masuk Di siang Hari melalui pintu pagar depan rumah di kawasan tebet barat , dekat Gelael. Kemarin, tepat nya tanggal 31 July Hari Jumat, adik saya , Juwita, menjalankan solat Idul Adha, dan pulang jam 11 siang karena melihat kejanggaln di CCTV online, yg Mati tiba2 , mereka kemudian pulang ke rumah, menyalakan CCTV kembali, lalu bergegas ke rumah Mertua. Siang hari, waktu Juwita masuk ke kamar, barang- barang masih ada di tempatnya, akhirnya Juwita pergi keluar rumah tentunya dengan mengunci pintu gembok dan mengaktifkan kembali CCTV Seharian mereka pergi berkunjung kerumah sanak saudara dan family, pulang pukul 7 malam , rumah Juwita sudah terbuka pagar nya, meninggalkan bekas gembok yg terbuka , dan Mereka tak berani masuk takut Rampok masih ada, Suami Akhirnya memutuskan untuk menelfon keluarga dan lalu masuk ke dalam rumah secara hati2, Saat itu keluarga Org tua Juwita, yang merupakan Ibu bapak saya bersama suami dan Juwita masuk bersama dan menemukan barang2 berserakan di kamar, TV sudah di ringkus di ruang keluarga , berangkas habis dibawa , padahal di simpan di tempat sangat amat rahasia, berangkas pun baru di beli 1 bulan yg lalu, di ambil langsung dari toko , tanpa jasa delivery. Kami kaget, patah hati, bersyukur karena nyawa kami tidak melayang, namun rasa hati ini sakit, karena semua harta benda yang terdapat surat2 di dalam nya dan tabungan mas kawin hilang di rampok orang yang mungkin telah mengamati rumah kami, bbrp hari ini. Kami cuma ingin Pihak kepolisian, meringkus dan mencari dalang di balik kejadian ini

A post shared by Acha Septriasa (@septriasaacha) on

Berdasarkan cerita Acha, perampokan terjadi saat Iduladha pada Jumat (31/7). Adik Acha yang bernama Juwita dan suaminya menjalankan salat Id di luar rumah. Saat memantau CCTV online kediamannya, Juwita menyadari bahwa kamera keamanan tersebut mendadak mati. Jadi dia pulang ke rumah pukul 11.00, menyalakan CCTV, menggembok pintu rumah, lalu bergegas kembali ke rumah mertua untuk bersilaturahmi. Saat itu rumahnya masih dalam keadaan rapi.

Advertisement

Ketika Juwita dan suaminya pulang pukul 19.00, pagar rumah sudah terbuka. Ternyata terjadi perampokan di sana! Barang-barang berserakan di kamar dan sejumlah benda berharga raib. Setelah memulihkan kekagetan, keluarga Juwita melaporkan perampokan ini pada kepolisian.

Akibat perampokan tersebut, banyak harta benda yang hilang termasuk brankas yang disimpan di tempat rahasia. Tetapi mereka tetap bersyukur karena nggak ada korban jiwa

Juwita dan suaminya via www.instagram.com

Acha merasa sedih karena adiknya harus menghadapi kejadian buruk. Padahal Juwita sedang senang-senangnya tinggal di rumah baru bersama suami setelah menikah pada 2019. Pasangan ini juga menabung sedikit demi sedikit dari gaji mereka agar bisa hidup mandiri. Sungguh nahas, usaha keras mereka justru dirampok oleh para penjahat.

Akibat kejadian ini, Juwita dan suaminya kehilangan sejumlah harta benda. Mulai dari televisi, brankas penuh benda berharga yang disimpan di tempat rahasia, sampai tabungan mas kawin. Tetapi, mereka berusaha bersyukur karena nggak ada korban jiwa dalam perampokan tersebut.

Advertisement

Berkaca dari kejadian yang menimpa adiknya, Acha meminta warganet untuk waspada selama pandemi. Nggak hanya dalam kesehatan, tetapi juga dalam keamanan

Acha dan Juwita via www.instagram.com

Acha menduga bahwa sang perampok telah mengamati rumah adiknya selama beberapa hari sebelum beraksi. Maka, dia mengingatkan warganet agar berhati-hati selama pandemi corona. Kesehatan maupun keamanan perlu diberi perhatian ekstra. Sebab selama pandemi, banyak orang yang kesulitan finansial sehingga kriminalitas bisa meningkat. Ngeri juga ya!

Dengan membuat kasus adiknya jadi viral, Acha berharap pihak kepolisian bisa bertindak lebih cepat untuk menangkap pelaku. Jangan sampai perampok ini lolos begitu aja setelah menjarah harta benda dari orang yang nggak bersalah.

Sudah waktunya kita lebih peduli, kenal, dan memahami virus corona yang sudah hidup di antara kita. Dapatkan E-book Panduan Normal yang Baru di sini.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE