Fallen Angel Jennie Ramai Dibahas, Ini Fakta di Balik MV-nya

Lagu terbaru Jennie sudah dirilis, visual MV-nya kini ramai jadi sorotan

Belakangan Fallen Angel Jennie ramai dibicarakan, setelah EP (Extended Play) terbaru Jennie salah satu member BLACKPINK tersebut rilis. Bukan cuma karena ini menjadi salah satu rilisan solo terbaru member BLACKPINK, tetapi juga karena musik videonya menghadirkan visual fantasi dengan nuansa gelap dan sejumlah simbol yang bikin netizen punya beragam tafsir. Salah satunya bahkan mengaitkan beberapa adegan dalam MV dengan simbol satanik.

Advertisements

Padahal, kalau melihat informasi resmi mengenai rilisan ini, ada beberapa hal yang perlu diluruskan sebelum ikut percaya pada teori yang beredar. Jennie merilis EP digital Fallen Angel pada 28 Agustus 2026, dengan “FALLEN ANGEL” sebagai title track, bersama “HEAVEN” dan “Less than a Lover”.

Lantas, seperti apa sebenarnya konsep Fallen Angel, dan dari mana pembahasan soal simbol satanik tersebut muncul?

EP Fallen Angel resmi dirilis pada 28 Agustus 2026

Fallen Angel Jennie EP

EP Fallen Angel-instagram @jennierubyjanne via www.instagram.com

Fallen Angel Jennie resmi rilis digital EP pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 13.00 KST atau 11.00 WIB.

Menurut OA Entertainment , EP ini berisi tiga lagu, yaitu “FALLEN ANGEL”, “HEAVEN”, dan “Less than a Lover”. “FALLEN ANGEL” menjadi title track dan dirilis bersama musik video resminya. Agensi juga menyebut proyek tersebut berasal dari tempat yang sangat personal bagi Jennie dan menjadi bentuk ekspresi dirinya.

Advertisements

Rilisan ini juga bukan muncul tanpa pengenalan sebelumnya. “Less than a Lover” sudah dirilis lebih dulu pada 24 Juli 2026, sedangkan Jennie membawakan “Fallen Angel” secara langsung di Lollapalooza Chicago pada 1 Agustus. Ketiga lagu tersebut kemudian dikumpulkan dalam EP digital Fallen Angel.

Seperti apa konsep MV Fallen Angel?

MV Fallen Angel

cuplikan MV Fallen Angel – instagram @jennierubyjane via www.instagram.com

Musik video Fallen Angel mengusung visual dark gothic fairytale yang memadualkan keindahan dan misteri. Cerita dibuka dengan nuansa suci saat Jennie mengapung di danau bersama angsa putih bergaun serba putih, lalu berpindah ke sejumlah latar surealis seperti ruangan dipenuhi tanaman dan padang kupu-kupu merah, sebelum akhirnya bertransformasi ke atmosfer yang jauh lebih kelam dengan gaun hitam beraksen bulu gelap. Sony Music Jepang menggambarkan visual tersebut sebagai dunia fantasi yang memperkuat tema lagu.

Menjelang akhir MV, alur mencapai puncak simbolismenya saat Jennie mengikuti seorang anak kecil bersayap menuju bangunan yang terbakar. Di dalamnya, ia menyaksikan dirinya versi dewasa menatap sosok masa kecilnya yang terperangkap dalam kepompong berduri.

Advertisements

Sebuah simbol refleksi diri, proses pendewasaan yang menyakitkan, serta rasa terisolasi di tengah sorotan. Karena kaya akan simbol visual, Fallen Angel memang sangat terbuka untuk ditafsirkan, meskipun tafsir penonton tidak selalu sama dengan maksud resmi karya tersebut.

Apa sebenarnya cerita di balik Fallen Angel?

cerita di balik Fallen Angel?

Cuplikan MV Fallen Angel-instagram @jennieruhyjane via youtu.be

Untuk bagian ini, ada penjelasan resmi yang bisa dijadikan pegangan. Sony Music Jepang menyebut Fallen Angel menggambarkan keinginan untuk melarikan diri dari realitas bersama orang yang dicintai dan menemukan tempat yang memberikan ketenangan.

Dalam penjelasan tersebut, sosok “Fallen Angel” juga disebut melambangkan Jennie sendiri. Liriknya menggambarkan keinginan untuk tetap bersama seseorang, bahkan ketika itu berarti melepaskan sayap dan meninggalkan tempat sebelumnya.

Kenapa Fallen Angel dikaitkan dengan simbol satanik?

 MV Fallen Angel

Cuplikan MV Fallen Angel-youtube via youtu.be

Setelah MV Fallen Angel dirilis, sebagian netizen mulai menyoroti visual tertentu dan menghubungkannya dengan simbol satanik. Di Indonesia, pembahasan tersebut juga cukup ramai di beberapa platform media sosial, terutama karena sejumlah adegan dianggap memiliki nuansa gelap dan simbol yang oleh netizen diasosiasikan dengan satanisme.

Advertisements

Beberapa teori bahkan berkembang lebih jauh dengan mengaitkan MV tersebut dengan Illuminati, Lucifer, atau teori tentang artis yang disebut “menjual jiwa”. Namun, bagian ini merupakan teori dan klaim yang muncul dari netizen, bukan informasi yang dikonfirmasi oleh Jennie atau agensinya.

Sampai saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari OA Entertainment yang menyebut bahwa Fallen Angel dibuat untuk mempromosikan satanisme, ritual tertentu, atau kepercayaan tertentu. Karena itu, menyebut MV tersebut sebagai “MV satanik” secara faktual tentu terlalu jauh.

Visual gelap Fallen Angel bukan berarti Jennie menyampaikan pesan satanik

Konsep gelap dalam Fallen Angel memang nyata. Kita bisa melihatnya dari penggunaan api, kepompong berduri, suasana surealis, serta perubahan cerita dari dunia yang indah menuju bagian yang lebih menyeramkan.

Namun, visual tersebut juga memiliki konteks yang diberikan oleh pihak resmi. Sony Music Jepang  justru menghubungkan adegan akhir dengan tema “fallen angel”, kesendirian, kehilangan, dan keinginan mendapatkan keselamatan atau tempat untuk pulang.

Artinya, pendengar tetap boleh mempunyai interpretasi sendiri ketika menonton MV. Hanya saja, interpretasi seperti “ini simbol satanik” atau “Jennie sedang mempromosikan satanisme” belum bisa digunakan sebagai fakta karena tidak ada pernyataan resmi yang mendukung klaim tersebut.

Fallen Angel juga mendapat respons positif

Fallen Angel mendapat redpon positif

Jennie & property MV Fallen Angel-instagram @jennierubyjane via www.instagram.com

Di luar perdebatan soal visual, Fallen Angel juga mendapat respons positif dari pendengar.

Billboard menggelar polling mengenai rilisan musik baru pada pekan terakhir Agustus. Setelah pemungutan suara ditutup, EP Jennie menjadi pilihan teratas dengan lebih dari 82 persen suara, mengungguli sejumlah rilisan lain dalam jajak pendapat tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap Fallen Angel bukan hanya datang dari perdebatan mengenai konsep MV. Musiknya sendiri juga mendapatkan respon positif dari penggemar maupun penikmat musik setelah resmi dirilis.

Jadi gimana nih menurutmu? Kamu tipe yang menikmati lagu Fallen Angel Jennie atau kurang suka lagunya karena simbol-simbol gelapnya? Intinya, lagu Fallen Angel memang penuh simbol dan punya visual yang bisa ditafsirkan dari berbagai sisi, tetapi tafsir penonton berbeda dengan pernyataan resmi dari pihak yang membuat karya tersebut.

Kalau menurutmu artikel bermanfaat, jangan lupa share artikel ini sebanyak-banyaknya. Baca juga artikel inspirasi outfit ala Jennie di sini ya!

FAQ

Kapan Fallen Angel Jennie dirilis?

EP digital Fallen Angel resmi dirilis pada 28 Agustus 2026 pukul 13.00 KST atau 11.00 WIB.

Apa saja lagu dalam EP Fallen Angel?

Ada tiga lagu dalam versi digitalnya, yaitu “FALLEN ANGEL”, “HEAVEN”, dan “Less than a Lover”.

Kenapa MV Fallen Angel ramai dibicarakan?

Visual fantasinya berubah menjadi lebih gelap dan menggunakan sejumlah simbol seperti api, sayap, kepompong berduri, dan sosok anak bersayap. Visual tersebut kemudian memunculkan beragam tafsir di media sosial.

Apakah Fallen Angel terbukti mengandung simbol satanik?

Belum ada konfirmasi resmi dari Jennie atau OA Entertainment yang menyatakan hal tersebut. Pembahasan mengenai simbol satanik berasal dari interpretasi dan teori sebagian netizen.

Advertisements

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang vocal coach, content writer, dan author yang menjadikan suara dan tulisan sebagai medium ekspresi, pembelajaran, dan pemulihan. Memiliki ketertarikan besar pada eksplorasi hal-hal baru, proses kreatif, serta kepedulian terhadap kesehatan mental. Percaya bahwa suara, kata, dan empati dapat menciptakan ruang aman untuk bertumbuh, baik secara personal maupun profesional.

Editor

Seorang vocal coach, content writer, dan author yang menjadikan suara dan tulisan sebagai medium ekspresi, pembelajaran, dan pemulihan. Memiliki ketertarikan besar pada eksplorasi hal-hal baru, proses kreatif, serta kepedulian terhadap kesehatan mental. Percaya bahwa suara, kata, dan empati dapat menciptakan ruang aman untuk bertumbuh, baik secara personal maupun profesional.