Hampir 7 Tahun Nggak Makan Nasi, Mikha Tambayong Punya Alasan Tersendiri: Bukan karena Diet

Mikha Tambayong tak makan nasi

Nggak bisa dimungkiri kalau nasi menjadi salah satu makanan pokok yang kerap dikonsumsi orang Indonesia. Sebenarnya banyak alasan yang mengiringinya, mulai dari kita tinggal di negara agraris sampai ada pikiran yang terbentuk kalau rasanya masih ada yang kurang jika belum makan karbohidrat yang satu ini.

Advertisement

Namun, bukan berarti mengonsumsi nasi adalah sebuah keharusan. Ada banyak macam karbohidrat lain yang memiliki peran sama layaknya nasi, apalagi kita ketahui kalau di negara lain pun memiliki makanan pokoknya masing-masing. Hal ini ternyata dialami penyanyi Mikha Tambayong, ia ternyata sudah cukup lama meninggalkan kebiasaan menyantap nasi. Lantas, apa yang dikonsumsi Mikha sebagai penggantinya, ya? Yuk langsung simak ulasan di bawah ini.

Hampir tujuh tahun tanpa nasi, Mikha tegaskan bukan karena diet melainkan pola tubuhnya yang dirasa sudah kelebihan gula

Belakangan cuplikan video Mikha soal dirinya yang nggak makan nasi selama bertahun-tahun viral. Banyak yang kemudian mengaitkan bahwa Mikha melakukannya demi diet. Padahal, kenyatannya tak seperti yang dispekulasikan orang-orang. Kepada Sarah Sechan, Mikha mengaku pada saat itu ia merasa tubuhnya sudah kelebihan gula sehingga ia memilih meninggalkan nasi. Terhitung sudah hampir 7 tahun perempuan kelahiran Jakarta ini menerapkan pola makan tersebut.

Advertisement

“Sebenarnya waktu itu aku lagi rutin boxing. Terus aku merasa badannya kayak too much sugar (terlalu banyak gula), aku ngerasanya gitu. Waktu itu aku juga bukan karena ingin menurunkan berat badan atau nambahin berat badan, nggak juga. Hanya emang ngerasa pengin ngurangin gula,” papar Mikha Tambayong dikutip Hipwee dari dari YouTube Net Family, Senin (11/10).

Bertahun-tahun nggak konsumsi nasi, Mikha merasa perutnya bisa sakit dan kembung jika mencoba makan lagi. Meski awalnya cukup sulit, kini justru ia sudah sangat terbiasa, bahkan bisa hidup tanpa nasi. Ia pun menekankan bahwa pola hidup masing-masing orang berbeda, perlu diatur sesuai dengan kebutuhannya. Mikha lantas mengumpamakan dengan mendiang ibunda yang justru pusing jika nggak makan nasi.

Meski tanpa nasi, Mikha tetap penuhi kebutuhan makanan dengan gizi seimbang. Salah satunya dengan perbanyak sayur dan buah

Advertisement

Bukan berarti Mikha menghindari karbohidrat, ia biasa menggantinya dengan umbi-umbian seperti kentang. Diakui kekasih Deva Mahendra itu, sampai saat ini masih makan mi atau pun pasta yang memang santapan favoritnya. Sebab ia lebih menyukai makanan manis dibandingkan yang berat, untuk itu mengurangi asupan gula menjadi hal yang penting bagi Mikha Tambayong.

Kerap ditanya soal bentuk tubuh ideal, ditegaskan bahwa Mikha nggak punya jam khusus kapan harus makan. Namun, ia percaya pada porsi yang sedikit tetapi rutin, daripada sekaligus banyak dan berujung berlebihan karena sering menahan rasa lapar.

“Pertama penting banget olahraga harus dijadiin lifestyle. Bukan cuma biar kurus atau turunin berat badan. Bagi aku olahraga itu buat sehat karena harus diimbangi kan, kita makan setiap hari tapi nggak ada kalori yang keluar. Dan olahraga itu bagus banget, untuk jantung bagus, mood baik karena memicu hormon endorfin, tidur jadi lebih enak. Itu penting banget buat aku,” pungkasnya dikutip dari YouTube Storibriti.

Lantas Mikha pun menjelaskan bahwa mengonsumsi sayuran, protein dan buah-buahan menjadi hal yang melengkapi pola makannya. Terlebih sejak kecil ia sudah dibiasakan minum jus sayur setiap pagi. Hal itulah yang ia praktikkan hingga sekarang.

“Aku nggak pernah yang kaya ‘jam segini nggak boleh makan’, aku cuma mau semuanya balance. Jangan juga kita kayak nggak menikmati hidup, nggak boleh makan ini, nggak boleh makan itu. Makan sayuran dan buah itu yang menurut aku membantu banget,” tutupnya.

Baca sepuasnya konten-konten eksklusif Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE