Stop Komentar “Pakai Skincare Mahal-mahal kok Gitu-Gitu Aja?”. Kami Cuma Sedang Berusaha

komentar tentang skincare

Kok wajah kamu kusam gitu sih? Pakai skincare dong!

Kamu bukannya pakai skincare mahal ya? Kok mukanya gitu-gitu aja?

Ih, ngapain ke dokter kulit? Nanti ketergantungan lo!

Aku cuma pakai sabun cuci muka Rp15 ribuan kulitku bagus aja tuh.

Advertisement

Rasanya perlu kolom yang super panjang untuk membuat daftar komentar orang-orang yang mengurusi kulit kita. Padahal apa yang kita pakai dan lakukan tak pernah merugikan mereka tapi selalu saja berbagai ‘saran’ yang kadang nggak dibutuhkan terus dilontarkan.

Beberapa mungkin bisa menganggap komentar tersebut sebagai angin lalu, tapi beberapa yang lain bisa jadi memikirkannya sampai overthink. Skincare sudah dipakai kok kulit masih gini-gini aja ya? Pertanyaan tersebut terus muncul. Tenang, wajar kok hal tersebut terjadi. Supaya nggak rendah diri, kamu perlu tahu beberapa alasan berikut ini.

1. Skincare memang butuh waktu untuk bereaksi, tak ada yang instan untuk hasil yang maksimal

Kamu mungkin sudah rajin memakai skincare dari siang hingga malam selama berhari-hari namun rasanya sia-sia saja menghabiskan uangmu untuk membeli produk-produk tersebut karena tak kunjung ada reaksi. Padahal perlu diingat bahwa waktu untuk setiap skincare bereaksi berbeda-beda.

Advertisement

Dilansir dari Klik Dokter, dibutuhkan waktu 1 sampai 2 bulan untuk krim jerawat bisa bekerja, 2 sampai 3 bulan untuk krim pencerah, sedangkan yang paling lama adalah skincare anti penuaan yang butuh waktu 3 sampai 6 bulan untuk bekerja. Itu pun tergantung kulit masing-masing.

2. Kondisi wajah setiap orang berbeda-beda, reaksi terhadap suatu produk pun berbeda antara satu dengan yang lainnya

Beda reaksi/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Sebagai seseorang yang sudah mencoba berbagai jenis skincare, kamu mungkin kesal mendengar teman yang memamerkan wajah mulusnya tanpa bantuan skincare mahal dan cuma pakai produk drugstore saja. Apalagi mereka senang memberikan saran untuk menggunakan produk yang sama. Padahal bukannya kamu belum pernah mencoba tapi reaksi wajahmu dan dia terhadap suatu produk berbeda karena jenis kulit yang juga berbeda.

3. Sebelum menemukan skincare yang cocok, proses pengenalan dengan wajah kita sendiri juga butuh waktu lo

Yang membutuhkan waktu bukan hanya reaksi skincare terhadap kulit tapi juga proses mengenali jenis kulit itu sendiri serta menemukan bahan apa yang cocok terhadap kondisi tersebut. Bayangkan, jika sekali mencoba skincare kita paling tidak memerlukan waktu satu bulan untuk melihat reaksinya maka wajar saja jika sampai sekarang kulitmu masih terlihat sama, tapi tenang, dengan cara ini kamu justru akan makin paham dengan kondisi kulitmu dan apa yang cocok serta tidak.

Advertisement

4. Wajahmu mungkin terlihat tak begitu berbeda karena nggak kelihatan mulus serta putih, tapi jangan lupa kalau tujuan utama merawat wajah adalah membuatnya sehat

Sudah pakai skincare/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Jika tujuanmu menggunakan skincare adalah untuk membuatnya terlihat putih merona dan glowing paripurna berarti standar ini yang mestinya kamu ubah sendiri. Perlu diingat bahwa tone kulit tak bisa diganti begitu saja, jadi jangan harap memiliki wajah putih kalau warna aslinya memang sawo matang. Skincare ada untuk merawat kulit dan membuatnyya lebih cerah, tapi bukan putih. Lagipula, cantik nggak harus putih kok.

5. Komentar dan saran yang tak perlu mungkin membuatmu makin insecure tapi jangan lupa kalau stres juga berpengaruh ke kulitmu lo

Selain merawatnya dari luar dengan menggunakan skincare, kulit juga perlu dirawat dari dalam dengan cara menjaga pola konsumsi makanan, mengatur gaya hidup, dan mengelola stres. Mendengarkan komentar negatif dan terus memikirkannya bisa jadi malah berdampak buruk pada kulitmu. Maka percaya saja bahwa kulitmu pun akan membaik seiring dengan usaha sebaik-baiknya yang sudah kamu lakukan.

Memang sulit untuk tutup telinga dari segala komentar yang ada. Mereka nggak tahu bagaimana perjuangan kita untuk meluangkan waktu mengenali kulit, bahan-bahan skincare, hingga menghabiskan uang demi merawat kulit supaya  sehat. Barangkali, sambil terus merawat diri dan mencari produk yang cocok, kita juga bisa sambil berusaha untuk menyayangi diri kita dengan segala kondisinya.

Semangat ya, kamu yang lagi berjuang!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE