Pernah lihat outfit seseorang di media sosial lalu penasaran gaya apa yang lagi dia ikuti? Belakangan, istilah seperti skena, kalcer, sampai outfit old money makin sering muncul di obrolan soal fashion anak muda. Ketiganya punya nuansa berbeda, dari gaya kasual yang lekat dengan musik sampai tampilan klasik yang elegan.
Style Gen Z ini menarik dibahas karena pakaian bukan cuma soal ikut tren, tapi juga cara mengekspresikan selera dan kepribadian. Sebelum mencoba, kenali dulu makna tiap istilah dan ciri outfit-nya. Dengan begitu, kamu bisa ambil inspirasi tanpa merasa wajib ikut semua tren.
Mengenal skena, kalcer, dan old money dalam tren fashion Gen Z

Sebenarnya, ketiga istilah ini bukan kategori fashion yang setara. Skena lebih berkaitan dengan lingkungan, komunitas, dan minat tertentu. Kalcer adalah istilah slang yang berkembang di budaya internet Indonesia. Sementara old money merujuk pada estetika klasik dengan kesan mewah yang understated alias nggak pamer.
Di media sosial, ketiganya sering dipakai untuk menggambarkan penampilan atau karakter seseorang. Maknanya bisa beda-beda, tapi tetap bisa jadi referensi untuk mengeksplorasi gayamu sendiri.
3 style Gen Z yang ramai di media sosial
Mau coba salah satunya? Kamu nggak harus mengganti seluruh isi lemari. Kenali ciri khasnya, lalu sesuaikan dengan pakaian yang sudah ada, aktivitas sehari-hari, dan kenyamananmu.
ADVERTISEMENTS
1. Style skena, kasual dengan sentuhan musik dan komunitas

Style skena sering dikaitkan dengan anak muda yang rajin datang ke gigs, suka band tertentu, atau jadi bagian dari komunitas musik dan budaya alternatif. Makanya, outfit-nya cenderung kasual, santai, dan punya sentuhan personal.
Menariknya, skena nggak punya seragam wajib. Ada yang suka grunge, streetwear, atau pakaian sederhana untuk nonton konser. Jadi, pakai kaus band nggak otomatis bikin seseorang jadi anak skena.
- 👕 Item kunciKaus band, kaus grafis, kemeja oversized, jeans longgar, celana cargo, sneakers
- 👜 PelengkapTote bag, topi, aksesori yang mencerminkan minatmu
- ✨ Mulai dariKaus bergambar favoritmu + jeans atau celana longgar
2. Style kalcer, berani bereksperimen dengan selera personal

Kalcer adalah pelafalan bercanda dari kata culture yang populer di percakapan internet Indonesia. Maknanya cukup cair, mulai dari sesuatu yang dianggap mengikuti budaya atau tren tertentu sampai bahan candaan soal selera anak muda.
Dalam urusan outfit, kalcer bisa diartikan sebagai gaya yang ekspresif dan berani bereksperimen. Nggak ada aturan baku soal sepatu, warna, atau merek tertentu. Karena berkembang dari media sosial, maknanya pun bisa berubah mengikuti konteks.
- 👕 Contoh padu padanKaus grafis + celana unik, kemeja vintage + sneakers, aksesori sebagai pusat perhatian
- 🔀 Ciri khasCampur item lama dengan item yang lagi tren
- ✨ Mulai dariSatu item berkarakter kuat, sisanya pakaian yang nyaman
3. Outfit old money, klasik dan elegan dengan tampilan rapi

Old money merujuk pada gaya berpakaian klasik, elegan, dan nggak mencolok. Istilahnya berasal dari citra keluarga dengan kekayaan turun-temurun, tapi di dunia fashion lebih sering dipakai untuk menggambarkan penampilan yang rapi dan understated.
Kunci outfit old money bukan sekadar warna netral, melainkan potongan, ukuran yang pas, dan kerapian. Kemeja yang pas di badan dan celana bahan yang jatuh dengan baik sudah memberi kesan elegan. Kamu juga nggak perlu barang bermerek mahal, cukup pakaian yang bersih, terawat, dan nyaman.
- 👔 Item kunciKemeja polos, blazer, celana bahan, rok berpotongan sederhana, loafers, aksesori minimalis
- 🎯 Cocok untukAcara semiformal sampai aktivitas sehari-hari
- ✨ Mulai dariKemeja netral yang pas di badan + celana bahan
Tips mencoba style ala Gen Z tanpa harus boros

Kamu nggak harus langsung beli pakaian baru atau meniru penampilan orang lain dari ujung kepala sampai kaki. Coba tips berikut supaya bisa menemukan gaya yang nyaman sekaligus sesuai bujet.
- 1Mulai dari isi lemariKaus grafis bisa jadi awal gaya skena, sedangkan kemeja polos dan celana bahan sudah cukup untuk outfit old money yang simpel.
- 2Kenali warna dan potongan yang nyamanSuka longgar? Eksplorasi siluet oversized. Suka rapi? Pilih ukuran pas dan potongan sederhana.
- 3Jangan beli hanya karena viralTanya dulu: kamu benar-benar suka dan bakal sering memakainya? Tren berubah, pakaian yang sesuai kebutuhan awet dipakai.
- 4Bereksperimen dengan satu item duluKaus band untuk nuansa skena, aksesori unik untuk kalcer, atau kemeja netral untuk old money.
- 5Jadikan tren inspirasi, bukan aturanNggak harus terpaku pada satu estetika. Temukan kombinasi yang cocok dengan aktivitas dan kepribadianmu.
Boleh banget dicampur
Nggak ada aturan yang mengharuskan kamu memilih satu kategori. Justru dari mencampur, kamu bisa menemukan kombinasi yang paling nyaman dan paling “kamu”.
Jadikan style Gen Z yang ramai di media sosial sebagai sumber inspirasi, bukan standar yang bikin kamu merasa harus terus beli baju baru. Selama kamu nyaman dengan pilihanmu, gayamu akan punya ciri khasnya sendiri.
ADVERTISEMENTS