Panduan Mulai Cicilan Pertama Buat Anak Muda. Selain Gaji, Ada Hal Lain yang Harus Dipertimbangkan!

Saat mulai memasuki usia dewasa, kebutuhan rasanya semakin banyak. Ada saja hal yang dulunya nggak butuh, tapi setelah punya gaji atau penghasilan sendiri jadi masuk daftar kebutuhan, misalnya kendaraan dan tempat tinggal. Belum lagi tuntutan sosial yang kadang jadi standar pencapaian sendiri. Misalnya, usia sekian mestinya punya ini dan itu. Yah, meski kalau ngikutin standar orang lain memang nggak akan ada habisnya.

Meskipun begitu, kalau nggak punya keberanian untuk memiliki sesuatu yang nilainya besar memang akan sulit untuk mencapainya. Nah, salah satu cara untuk bisa memiliki sesuatu yang nilainya besar misalnya rumah dan kendaraan adalah dengan kredit atau cicilan.

Namun, bagi anak muda yang sudah berpenghasilan sendiri, memulai cicilan pertama memang bukan hal yang mudah. Kadang juga dibuat bingung apa yang mau dicicil duluan? Atau harus punya pendapatan berapa dulu supaya aman saat punya cicilan? Yuk simak panduan memulai cicilan pertama bagi anak muda berikut!

Mau cicil apa duluan? Coba deh analisis kebutuhan dulu, barang apa yang sedang dibutuhkan, tapi nggak bisa dibeli kontan

Kalau bicara soal kebutuhan sering jadi bias karena kebanyakan orang sulit membedakan mana yang benar-benar butuh dan mana yang hanya keinginan, tapi saking inginnya jadi dianggap kebutuhan. Nah, perlu hati-hati nih saat menganalisis kebutuhan. Ada 2 cara menganalisis kebutuhan yang bisa kamu lakukan.

Pertama, coba tentukan kebutuhan yang bisa menambah income atau dilihat dari segi manfaatnya yang lebih besar untuk didahulukan. Kedua, tentukan kebutuhan yang berkaitan dengan rencana ke depan yang terdekat.

Misalnya, bingung memilih antara mau ambil kredit mobil dulu atau rumah dulu. Kalau kiranya mobil bisa meningkatkan produktivitas dan pemasukan, lebih baik ambil mobil dulu. Dengan harapan, pemasukan bisa meningkat dan berikutnya bisa beli rumah. Namun, jika ternyata ada pertimbangan kebutuhan rumah karena persiapan untuk menikah, maka bisa dahulukan ambil rumah dulu.

Sama halnya dengan barang-barang yang lain, pertimbangkan seberapa butuh, apa manfaatnya dan kaitannya dengan rencana-rencana ke depan.

Ukur kemampuan angsuran berdasarkan pemasukan dan pengeluaran untuk kebutuhan pokok

Berapa gaji yang aman saat punya cicilan?

Sebagian anak muda mengalami kebimbangan saat akan memulai cicilan pertamanya. Biasanya khawatir, apakah gajinya cukup atau butuh referensi berapa gaji yang harus dimiliki supaya aman saat punya cicilan. Sebenarnya, berapa pun gaji yang dimiliki tetap bisa aman asalkan cicilannya disesuaikan dengan kemampuan. Coba buat formula pembagian gaji atau pemasukan untuk beberapa pengeluaran. Melansir dari The Balance, idealnya kamu bisa menggunakan rumus 5-3-2 atau 50% dari pemasukan untuk kebutuhan pokok, 30% keinginan dan 20% simpanan.  Namun, saat mengukur kemampuan cicilan gunakan rumus 4, 3, 2, 1.

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day