Jangan Asal, ini 6 Gestur yang Penting Dijaga Saat Kamu Harus Interview Kerja Lewat Video Call

Gestur penting Video call

Pandemi corona membuat banyak perubahan pada bidang industri. Gara-gara pandemi, banyak perusahaan yang kini memaksimalkan penggunaan teknologi untuk beragam kegiatan. Dari mulai rapat internal perusahaan sampai perekrutan karyawan baru kini menggunakan aplikasi video conference atau lebih kita kenal dengan video call.

Advertisement

Dengan adanya perubahan kebiasaan ini, para calon pekerja harus bisa menyesuaikan sekaligus memperhatikan beberapa hal agar bisa sukses dalam melamar pekerjaan semasa pandemi ini. Para calon pekerja punya tantangan baru yang sebenarnya mudah dilakukan namun dalam praktiknya sering dilupakan. Pengen tahu gestur apa saja yang harus diperhatikan saat wawancara pekerjaan lewat video call? Simak yuk ulasannya berikut

1. Gunakan pakaian formal yang rapi seperti kamu datang langsung ke perusahaan terkait. Ini akan secara nggak langsung memengaruhi pembawaanmu nanti

Menggunakan pakaian rapi/Credit: Beauty Jurnal via journal.sociolla.com

Alangkah baiknya kita sebagai calon pekerja menggunakan pakaian yang rapi layaknya mengikuti wawancara langsung di perusahaan tersebut. Nggak bisa dimungkiri kalau pakaian yang kita kenakan dinilai oleh perusahaan karena dianggap merepresentasikan sikap dan kepribadian seseorang. Selain itu, busana formal yang kita kenakan juga dapat memengaruhi pembawaan kita nantinya.

2. Selalu berikan senyuman yang tulus agar kamu terlihat lebih santai dan nggak begitu gugup

Senyuman tulus itu penting/Credit: Unsplash via unsplash.com

Senyuman adalah hal yang penting saat berbicara formal apalagi dengan HRD perusahaan yang akan menentukan lolos atau tidaknya kita bekerja di perusahaan tersebut. Senyuman adalah tanda bahwa kamu orang yang ramah dan penuh semangat. Dengan tersenyum tulus lawan bicara akan melihat kamu sebagai santai dan nggak gugup selama menjalani proses wawancara.

Advertisement

3. Coba duduk dengan tegak agar terlihat serius dan jangan sesekali menyilangkan tangan

Berdiri tegak dan tidak menyilangkan tangan/Credit: Unsplash via unsplash.com

Saat wawancara lewat video call, kita kadang merasa sendiri karena nggak berhadapan secara langsung dengan lawan bicara. Hasilnya kita terlena dan lupa dengan posisi duduk yang ideal. Padahal saat videocall, posisi duduk sangat terlihat mencolok oleh lawan bicara. Untuk menghindari pandangan negatif maka selalu duduk dengan posisi tegak namun tetap nyaman. Duduk tegak juga membantu kamu lebih fokus menjawab beragam pertanyaan dari lawan bicara. Lalu, jangan sesekali menyilangkan tangan. Sebab secara psikologis tangan yang disilangkan adalah tanda perlawanan yang tertutup. Maka dari itu selalu ingat untuk memposisikan tangan secara terbuka agar kesan positif terlihat oleh lawan bicara.

4. Jika kamu sudah mendapatkan kontak mata yang positif dengan lawan bicara maka pertahankan kontak mata tersebut sebisa mungkin

Pertahankan kontak mata/Credit: Magazine Job via magazine.job-like.com

Selain senyuman kontak mata adalah hal yang penting dalam berbicara dengan seseorang. Dalam sebuah sesi wawancara adakalanya kamu mendapatkan momen kontak mata yang nyaman dengan lawan bicara. Jika sudah seperti itu, berikan kontak yang positif bukan kontak mata yang mengancam atau kontak mata yang merendahkan. Mempertahankan kontak mata yang dibarengi dengan senyuman tulus akan memberi kesan penghargaan pada lawan bicara.

5. Agar lebih fokus menjawab pertanyaan, perlambat setiap gerakan dan atur nada bicara agar terdengar nyaman dan jelas oleh lawan bicara

Mengatur nada bicara/Credit: Roome via blog.roomme.id

Salah satu hal yang sering jadi masalah dalam wawancara adalah gerakan dan cara bicara yang terburu-buru. Kedua hal ini bisa memperlihatkan dengan jelas ketidaksiapan kamu dalam mengikuti proses wawancara. Untuk mengatasi hal ini kamu harus memperlambat gerakan-gerakan yang kamu keluarkan agar kamu bisa fokus dan memikirkan jawaban yang tepat dari pertanyaan yang diajukan. Selain itu atur nada bicara di level yang normal agar lawan bicara bisa nyaman dan jelas menerima jawaban. Maksimalkan kedua hal tersebut untuk menunjukan kesiapan dan keseriusanmu dalam mengikuti prosesi wawancara tersebut.

Advertisement

6. Terakhir, sebisa mungkin atur kegugupan dengan menarik nafas dalam dan menekan beberapa bagian tubuh dengan kuat

Mengatur kegugupan via: Magazine Job via magazine.job-like.com

Terakhir dan yang paling penting adalah selalu mengatur kegugupan dalam diri. Nggak bisa dibohongi, dalam mengikuti wawancara pekerjaan perasaan gugup selalu datang. Meski perasaan ini selalu ada namun bukan berarti nggak ada cara untuk mengaturnya. Kamu bisa mengurangi rasa gugup saat bicara dengan menarif nafas dengan dalam di saat lawan bicara mengajukan pertanyaan.

Kamu juga bisa menekan kaki kuat-kuat ke lantai atau menggenggam telapak tangan. Saat gugup datang jangan sesekali menggunakan bahasa dan kalimat yang rumit. Gunakan kata sederhana yang mudah dimengerti. Pikirkan dan perhatikan setiap kalimat yang hendak diutarakan pada lawan bicara. Jika kamu sudah bisa mengatur kegugupan, bukan nggak mungkin kamu akan sukses menjalani sesi wawancara pekerjaan.

Nah itu dia 6 gestur penting yang mesti kamu perhatikan saat mengikuti proses wawancara pekerjaan lewat video call. Semoga saja artikel ini memberikan manfaat bagi kamu yang sedang dan akan mengikuti wawancara pekerjaan secara virtual di kemudian hari. Selalu semangat dan jangan menyerah ya guys!

Sudah waktunya kita lebih peduli, kenal, dan memahami virus corona yang sudah hidup di antara kita. Dapatkan E-book Panduan Normal yang Baru di sini.
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE