Mengulik Jenis dan Tempat Aman Beli Emas agar Tak Salah Investasi. Mau Untung kan?

investasi emas pemula

Baru-baru ini ramai film Tilik di mana di salah satu adegan, Bu Tejo tampak pamer gelang emas yang ada di kedua tangannya dengan cara yang smooth. Emas memang sudah menjadi salah satu hal yang bisa digunakan untuk menunjukkan status sosial karena harganya yang terbilang mahal dan dulunya hanya bisa dipunyai oleh orang yang berada. Akan tetapi, kini emas tak hanya digunakan sebagai ajang ‘pamer’ saja namun juga sebagai barang investasi yang bisa menghasilkan keuntungan nantinya jika dijual lagi.

Advertisement

Meskipun demikian, emas yang lebih menguntungkan untuk investasi justru bukan emas yang dikenakan Bu Tejo sebagai perhiasan lo tapi ada jenis yang lain. Agar tak salah investasi kita simak yuk apa saja jenisnya sekaligus di mana bisa dibeli!

Mungkin yang selama ini banyak orang tahu emas biasanya berbentuk perhiasan, padahal ada juga beberapa jenis emas dalam bentuk yang lain

Emas yang paling populer biasanya memiliki bentuk perhiasan seperti anting, kalung, gelang, hingga cincin. Akan tetapi emas dalam perhiasan biasanya memiliki campuran logam lain supaya mudah dibentuk. Dilansir dari berbagai sumber, ada juga beberapa jenis emas yang lain yang cocok untuk investasi yaitu:

  • Emas lokal: Emas jenis ini biasanya dijual bukan berdasarkan berat yang diinginkan namun dana yang kita punya. Makanya biasanya emas ini bentuknya tidak beraturan karena dipotong sesuai dengan uang yang diberikan, disebut emas lokal karena dimurnikan oleh industri rumahan daerah tertentu dan dijual biasanya di toko emas yang ramai atau sudah berdiri lama.
  • Emas dinar: Dulu emas ini digunakan untuk transaksi namun kini dijadikan barang investasi. Biasanya kandungan emas dari koin ini adalah 22 karat dengan harga 1 dinarnya sekitar Rp3,3 juta sampai Rp3,6 juta.
  • Emas kuno: Emas ini memiliki harga yang cukup tinggi karena tak hanya dari nilai emas itu sendiri, ia juga memiliki nilai historis. Akan tetapi, perlu hati-hati saat memutuskan membeli barang ini karena salah-salah barang merupakan hasil curian dari situs sejarah tertentu.
  • Emas batangan: Emas jenis ini yang kini sedang jadi primadona dan menjadi barang investasi terbaik karena kandungan emas 24 karat dan kemurniannya mencapai 99,9%. Perusahaan yang memproduksi pun hanya yang mendapatkan izin saja.

Membeli emas juga tak bisa sembarangan, kini mendapatkannya dengan cara yang aman bisa di beberapa tempat dan lebih mudah kok

Tempat beli/ Credit: Dok. Pegadaian via money.kompas.com

  • Pegadaian: Ada 3 cara yang bisa dipilih jika ingin investasi emas melalui pegadaian yaitu tabungan, angsuran, dan tunai. Biasanya yang tunai hanya tersedia di Pegadaian Galeri 24, sedangkan di daerah biasanya hanya angsuran atau tabungan. Bahkan ada juga layanan pembelian digital melalui aplikasi lo.
  • Butik Emas LM Antam: PT Aneka Tambang Tbk merupakan produsen emas terbesar di Indonesia. Mereka menjual emasnya di Gedung Pusat Antam atau Butik Emas yang baru tersedi di kota besar, namun bisa juga transaksi online di logammulia.com
  • Bank syariah: Ternyata transaksi investasi ini bisa juga dilakukan di bank syariah melalui akad jual beli dan dilakukan dengan cara angsuran.

Emas memang salah satu investasi yang aman karena nilainya yang terus naik tapi perlu tahu juga triknya

Emas batang/ Credit: Freedom Master on Freepik via www.freepik.com

Dilansir dari Cermati, ada beberapa cara yang bisa digunakan agar aman ketika investasi emas seperti membeli ketika murah dan menjual ketika harganya tinggi. Selain itu bisa juga menerapkan tabungan emas yang bisa dilakukan tiap bulan hingga terkumpul karena emas tidak terpengaruh inflasi. Terakhir, ada juga pilihan untuk melakukan Forex Trading di mana emas digadaikan untuk modal trading, tapi risikonya cukup tinggi apalagi untuk pemula.

Nah, ternyata emas tak melulu bisa dipakai dalam bentuk perhiasan saja tapi bisa juga dalam bentuk yang lain yang justru malah lebih menguntungkan nantinya. Daripada disimpan dalam bentuk uang saja dan nilainya bisa berkurang, bisa lo sebagian tabungan disisihkan ke barang investasi satu ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE