7 Hal yang Bikin Pengajuan KPR Rumah Ditolak Bank. Masa Kerja Minimal 2 Tahun Diprioritaskan

KPR Rumah

Salah satu solusi untuk mewujudkan impian punya rumah ialah dengan ikut program KPR. KPR rumah adalah sistem kredit untuk membeli rumah yang waktu pinjamannya bisa disesuaikan dengan kemampuan debitur dan akan diatur oleh pihak bank. Kunci pengajuan KPR yang berhasil ialah syarat KPR rumah terpenuhi. Selain jumlah penghasilan yang mencukupi, banyak faktor lain yang juga berpengaruh. Terlebih jika kamu mengajukan KPR rumah subsidi dengan biaya kredit yang biasanya jauh lebih murah.

Advertisement

Baik KPR rumah BRI, KPR rumah BTN, atau KPR dari bank lain pun punya peraturan yang sama. Sebelum mengajukan KPR, coba cek lagi kualifikasi dan semua persyaratan yang dibutuhkan. Sebab, jika ada satu hal yang nggak memenuhi syarat, bisa membuat pengajuan KPR-mu gagal atau ditolak oleh pihak bank. Dari sekian banyak alasan, berikut beberapa hal yang kerap membuat KPR rumah tak disetujui oleh pihak bank.

1. Alasan pertama yang bikin KPR rumah ditolak yakni nggak lolos BI checking. Mungkin kamu pernah punya cicilan tersendat atau masih ada kredit lain yang nominalnya cukup banyak

riwayat kredit buruk | credit: Geunta via www.geunta.com

Saat mengajukan KPR rumah, baik KPR BCA maupun KPR rumah BRI, bank akan selalu melakukan BI checking. Kebanyakan bank akan melakukan pengecekan dalam jangka 24 bulan ke belakang sebelum KPR diajukan. Jika rekam jejak pembayaranmu nggak lancar dan sering nunggak, kemungkinan bank tak akan meloloskan pengajuan KPR-nya. Sebagai antisipasi, coba lakukan BI checking sendiri dengan masuk ke situs resmi Bank Indonesia dan isi formulir yang tersedia.

2. Penghasilan yang nggak mencukupi juga jadi salah satu alasan KPR rumahmu ditolak

penghasilan kurang | credit: Katarzyna BiaŇāasiewicz via it.123rf.com

Masing-masing bank memiliki kebijakan berbeda-beda terkait perhitungan KPR. Namun rata-rata bank memiliki perhitungan cicilan KPR maksimal 35 sampai 40 persen dari penghasilan pemohon. Nah, supaya pengajuan KPR rumahmu lolos, gabungkan saja penghasilan bulananmu dengan istri atau suami. Semoga saja totalnya  mencukupi syarat.

Advertisement

3. Masa kerja ternyata juga berpengaruh pada lolos atau tidaknya pengajuan kredit rumah murah

pekerja tetap lebih dari 2 tahun | credit: Quick Dirty Tips via www.quickanddirtytips.com

Pengajuan KPR dari karyawan tetap akan lebih diprioritaskan daripada mereka yang kerja kontrak maupun freelance. Meski ada juga bank yang nggak mementingkan pekerjaan, namun memilih mereka yang sudah punya pekerjaan tetap tentu akan membebaskan kekhawatiran mengenai pembayaran cicilan KPR macet. Selain status, ada juga bank yang memperhitungkan masa kerjamu. Umumnya, bank akan menyetujui KPR jika kamu sudah bekerja di perusahaan minimal 2 tahun. Nah, buatmu para pekerja nggak tetap, ada tips pengajuan KPR bagi pekerja freelance.

4. Baik KPR rumah baru maupun KPR rumah second, keduanya sama-sama memperhitungkan usia maksimal pemohon. Konon, jika umurmu melebihi batas maksimal akhir cicilan, maka pengajuan KPR akan ditolak

usia melebihi syarat | credit: Bilder via bilder.4ever.eu

Biasanya bank akan memberikan syarat usia maksimal pengajuan KPR yakni antara 55 sampai 65 tahun. Biar kamu ada gambaran, berikut ilustrasi atau gambaran kasusnya.

Umurmu sekarang 50 tahun dan tengah mengajukan KPR di bank dengan syarat usia maksimal 60 tahun. Sedang tenor yang kamu ambil ialah 15 tahun. Nah, pengajuan seperti inilah yang akan ditolak karena tenor melebihi usia maksimal.  Kalau mau lolos, bisa pilih tenor 5 sampai 10 tahun saja.

Advertisement

5. Mengajukan KPR dengan jumlah cicilan yang melebihi 30 persen penghasilan? Ya sudah jelas bakal ditolak~

cicilan lebih dari 30 persen | credit: Money via www.money.id

Bank biasanya memberi patokan sebesar 30 persen penghasilan per bulan untuk membayar KPR. Namun, ada juga beberapa bank yang berani mematok sampai 40 persen. Jika pengajuan cicilanmu lebih dari itu, biasanya bank tak akan menyetujui permohonanmu karena dianggap berisiko dan kemungkinan mengalami gagal bayar cukup besar. Nah, di sinilah pentingnya mencari rumah sesuai kemampuan agar tak mengalami gagal bayar dan rumah disita pihak bank.

6. Lokasi rumah yang kurang memadai juga jadi alasan kenapa KPR yang kamu ajukan ditolak

lokasi rumah | credit: Mag Solo via magsolo.com

Saat mengajukan KPR, artinya kamu tengah memohon pinjaman dengan jaminan. Nah, jaminannya apa? Ya itu, rumah yang mau dibeli. Makanya, bank akan mempertimbangkan nilai jual rumah sebelum menyetujui pengajuan KPR rumahmu. Kriteria rumah yang sering ditolak ialah yang lokasinya pelosok, nggak bisa dilalui kendaraan bermotor, atau berada di tempat yang rawan bencana.

7. Dokumen yang nggak lengkap serta uang muka yang kurang dari ketentuan juga kerap membuat pengajuan KPR rumah ditolak

DP dan dokumen kurang | credit: Promo BRI via promo.bri.co.id

Siapkan uang muka sebesar 30 persen dan dokumen yang lengkap agar pengajuan KPR rumahmu diterima. Perlu diketahui, bank hanya akan melihat gaji pokokmu saja sebagai pertimbangan. Memasukkan penghasilan sampingan justru akan dianggap sebagai kesalahan data.

Selama uang muka, dokumen, dan persyaratan pelengkapnya siap, proses KPR rumahmu akan berjalan lancar. Pastikan kamu sudah mengikuti simulasi KPR atau kalkulator KPR untuk menghitung besaran cicilan dan bunga yang mesti dibayarkan tiap bulannya. Semangat, semoga disegerakan punya rumah, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE