Inspirasi Renovasi Rumah Subsidi yang Sesuai Aturan Pemerintah. Yuk, Maksimalkan Sisa Lahan!

Renovasi rumah subsidi

Kata siapa generasi milenial nggak bisa punya rumah? Meski dengan penghasilan yang terbatas, impian untuk punya rumah tetap dapat diwujudkan. Tak perlu risau, ada rumah bersubsidi yang bisa dijadikan alternatif pilihan. Meski tak begitu luas dan terkadang desainnya kurang pas, rumah subsidi masih layak dimiliki. Toh, nanti rumah subsidi ini bisa direnovasi sesuai keinginan dan kebutuhan. Kalau dirasa kurang luas, lakukan saja renovasi rumah subsidi minimalis. Asal penataan dan pemisahan ruangannya pas, rumah subsidi bakal terasa lega.

Advertisement

Tapi, ternyata tak semua bagian dalam rumah subsidi boleh direnovasi lo. Ada aturan dan ketentuan khusus mengenai renovasi rumah type 29/60 maupun tipe lainnya. Kamu yang berniat membeli atau bahkan merenovasi rumah subsidi, mesti tahu betul informasi ini, sebab jika dipaksakan atau ternyata renovasinya tak sesuai anjuran, KPR bisa saja dicabut. Setelah menganalisis beberapa pengalaman renovasi rumah subsidi, berikut aturan penting yang mesti kamu ketahui. Baca dengan saksama agar tak ada informasi yang terlewat. Jangan khawatir, ada juga tips dan trik renovasi rumah subsidi type 27/60 yang sesuai anjuran dan nggak merogoh kocek dalam-dalam.

Sebenarnya bukan larangan renovasi rumah subsidi, tapi lebih tepatnya ialah ketentuan atau aturan renovasi yang boleh dilakukan. Berikut uraiannya

Menurut peraturan, renovasi rumah subsidi 30/60 atau tipe lain boleh dilakukan jika debitur sudah menjalani kredit lima tahun ke atas. Tapi ada hal-hal khusus yang bisa dijadikan pengecualian. Melansir laman Finansialku, berikut beberapa aturan atau ketentuan yang bisa dijadikan panduan.

1. Jangan mengubah tampilan depan rumahĀ 

Advertisement

boleh pasang pagar via joglolimasan.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, renovasi rumah subsidi tampak depan tak bisa dilakukan jika kamu belum menjalani kredit selama lima tahun. Meski begitu, kamu tetap diperbolehkan memasang pagar di depan rumah selama tak mengubah tampilan bangunannya.

2. Menghabiskan sisa tanah di sekitar rumah

Advertisement

maksimalkan lahan via id.pinterest.com

Tiap rumah subsidi biasanya memiliki sisa lahan di sekelilingnnya, baik di bagian belakang maupun samping rumah. Jika merujuk pada anjuran, kamu justru diminta untuk memaksimalkan sisa lahan ini. Bisa dibangun dapur atau dijadikan ruang cuci jemur. Meski luasnya tak seberapa, setidaknya sisa lahan ini digunakan untuk menambah satu ruang atau area khusus yang belum dibangun di rumah subsidi.

3. Jangan merombak total atau renovasi rumah terlalu ekstremĀ 

jangan renovasi ekstrem via rumahdijual.com

Kalau renovasi rumah subsidi 2 lantai selama belum lima tahun kredit saja nggak diperbolehkan, apalagi mengubah total bangunannya. Jika kamu melakukan renovasi ekstrem, pihak terkait akan menganggapmu mampu sehingga pembelian rumahmu bisa dibatalkan begitu saja. Terlebih jika renovasi rumah subsidi benar-benar kelihatan ekstrem sampai seperti bangunan baru.

4. Kamu diperbolehkan memperbaiki kekurangan rumah subsidi

renovasi bagian yang kurang via rumah.uiwap.com

Namanya juga rumah subsidi, pasti ada saja hal yang kurang. Mau nggak mau kamu pun mesti membenahinya. Tenang, hal ini justru malah dianjurkan kok. Misalnya saja, jika kamu mau menambahkan plafon untuk atap atau menggantinya dengan material lain. Jika dirasa perlu menambahkan kanopi untuk depan rumah pun boleh saja lo!

Selain keempat aturan renovasi di atas, ada hal lain yang mesti dipenuhi, seperti membayar cicilan rutin dan nggak menjual pindah tangan atau over kredit sampai batas waktu yang ditentukan. Aturan ini mesti kamu ikuti dan praktikkan sesuai ketentuannya supaya pembelianmu nggak dibatalkan begitu saja.

Kalau sudah mencapai masa kredit dimana kamu diperbolehkan melakukan renovasi yang agak besar, beberapa bagian rumah subsidi berikut yang mesti diperbaiki atau bahkan diubah

Perbaikannya juga termasuk juga renovasi rumah subsidi bagian belakang. Berikut beberapa hal yang mesti dilakukan saat renovasi rumah subsidi.

Perbaiki atap dan sanitasinya

perbaiki atap via equinoxagency.com

Secara kasat mata, bagian atap memang nggak begitu terlihat dari luar, tapi akan lebih baik jika dibenahi untuk mencegah kebocoran atau rembes saat musim hujan. Setidaknya, cek gentengnya apakah pemasangannya cukup rapat atau nggak. Kalau dirasa kurang, mending panggil tukang dan minta dibereskan.

Untuk sanitasinya, akan lebih baik jika diperdalam lagi, karena biasanya rumah subsidi pembuangannya cenderung lebih dangkal. Lakukan pengeboran ulang, semakin dalam pengeboran, makin bagus untuk sanitasinya.

Benahi bentuk rumah atau jika memungkinkan bangun beberapa ruangan lagiĀ 

Hal wajib lain yang mesti dilakukan ketika renovasi rumah subsidi type 30/60 ialah membenahi bentuk rumah dan memaksimalkan lahannya untuk dibangun ruangan. Perubahan tampilan bisa disesuaikan dengan seleramu, misalnya mau ganti pakai pintu geser atau membangun kamar lagi di lahan sekitar rumah. Semua renovasi dan perbaikan ini boleh dilakukan selama sudah melewati batas waktu masa kredit. Tapi ingat, ubah tampilan saja dan jangan terlalu ekstrem.

Tips dan inspirasi renovasi rumah subsidi berikut bisa dijadikan referensi buatmu yang ingin menyulap rumah subsidi supaya lebih menarik. Tak usah buru-buru, lakukan saja secara bertahap supaya pengeluaran juga nggak membengkak

Setelah dua aspek renovasi wajib di atas, kamu boleh melakukan beberapa tahap renovasi rumah Ā rumah subsidi 36/60 berikut.

1. Cat rumah dengan warna kesukaanĀ 

cat dinding rumah via www.arsitag.com

Dinding merupakan elemen interior rumah yang cukup penting, jadi wajar saja kalau cat tembok mesti diprioritaskan. Selain mengecat dengan warna kesukaan, kamu juga dapat menambahkan kreasi lain dengan wall stickerĀ maupun memasang foto di dindingnya nanti. Tak cuma warna bagian depan rumahnya saja, tapi bagian dalam rumah pun mesti diperhatikan karena akan mempengaruhi kenyamanan penghuninya.

2. Maksimalkan pencahayaan karena rumah subsidi tak begitu luasĀ 

tambahkan lampu via www.ikea.co.id

Satu hal penting yang mesti diperhatikan saat renovasi rumah subsidi type 36 ialah mengatur pencahayaan di tiap ruangannya. Karena dibangun di lahan yang nggak begitu besar, otomatis rumah akan terasa lebih sesak. Nah, salah satu trik untuk mengakalinya ialah dengan menambahkan lampu cantik pada dekorasi rumah subsidi supaya kelihatan lebih terang dan lapang. Kalau perlu, tambahkan juga kaca di beberapa ruangan dan gunakan cermin untuk memberi kesan ruangan yang lebih luas.

3. Minimalisir sekat ruangan biar nggak terkesan sumpekĀ 

dibuat tanpa sekat via www.aprointerior.com

Dibanding memberi pembatas pada tiap ruang, mending terapkan konsep open space saja. Biarkan area ruang tamu langsung menghadap ke ruang keluarga atau dapur agar rumah nggak kelihatan sumpek. Kalaupun memang mau dibuat sekat, cukup aplikasikan pada ruang yang sekiranya privat saja seperti kamar mandi maupun kamar tidur.

4. Manfaatkan area belakang rumah subsidi untuk jadi ruang cuci atau taman kecilĀ 

ruang cuci jemur via id.pinterest.com

Rata-rata rumah subsidi memiliki sisa lahan belakang meski tak cukup luas. Daripada menganggur, mending ubah jadi ruang cuci jemur atau taman kecil. Bagian atap bisa menggunakan fiber atau kaca supaya cahaya matahari tetap bisa masuk. Biarkan lahan terbuka atau cukup beri pagar kecil saat renovasi rumah subsidi tipe 30 60 supaya rumah nggak sumpek dan cahaya tetap bisa masuk ke semua ruangan.

Nggak masalah kalau memang mampunya baru bisa beli rumah subsidi, toh nanti misal ada rezeki kan bisa direnovasi lagi. Semangat ya, semoga impian punya rumahmu bisa segera terwujud!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE