Jangan Asal, ini 6 Rumus Memilih Jurusan Kuliah untuk yang Masih Bingung Soal Minat dan Bakat

memilih jurusan kuliah

“Eh, udah tahu belum nanti mau masuk jurusan apa?”

“Eh, emm… apa ya. Jujur aku masih bingung nih, mau milih yang mana…”

Advertisement

Memilih jurusan kuliah terasa sulit untuk beberapa siswa yang baru lulus sekolah. Hal ini akan makin sulit lagi jika kamu belum begitu mengenal dirimu sendiri sampai tak tahu di bidang apa minatmu berada dan apa bakat yang kamu punya. Walau hanya menjadi salah satu tahap dalam kehidupan, tapi dampak memilih jurusan ini bisa sampai bertahun-tahun ke depan lo. Salah-salah kamu malah bisa berhenti di tengah jalan atau tak bisa menikmati hidupmu seperti seharusnya hingga dihantui rasa bersalah. Duh, jangan sampai deh begini!

Tenang, kamu nggak sendirian kok menghadapi dilema ini. Banyak juga orang yang nggak serta merta langsung mengenal potensinya sendiri bahkan saat sudah lulus kuliah. Makanya untuk menghindari berbagai dilema tersebut, kamu bisa mempertimbangkan beberapa rumus memilih jurusan kuliah berikut. Simak yuk!

1. Sebenarnya kamu memiliki potensi dan ketertarikan di bidang tertentu hanya saja mungkin kamu tak menyadarinya. Saatnya membuat daftar!

Membuat daftar/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Sekolah selama 12  tahun dan bergaul ke sana-ke mari bisa membuatmu memiliki potensi di bidang tertentu hanya saja mungkin karena tak begitu memedulikan dan tak mengeksplornya jadi tertutupi. Nah, kamu bisa mulai membuat daftar perihal kegiatan yang sudah kamu coba selama ini. Kamu bisa membuat 3 kolom berisi kegiatan, ketertarikan, dan kemampuan. Dari beberapa yang dicentang, pilihanmu bisa lebih mengerucut. Hal ini bisa kamu terapkan juga ke mata pelajaran-mata pelajaran selama sekolah. Meskipun belum begitu spesifik tapi bisa membantu.

Advertisement

2. Walau tak sepenuhnya kariermu dipengaruhi jurusan kuliah, namun riset mengenai peluang pekerjaan juga tetap perlu dilakukan

Riset/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Dunia ini rasanya sangat dinamis sehingga berbagai bentuk perubahan akan senantiasa terjadi. Hal ini dapat memengaruhi bidang pekerjaan juga lo. Bisa jadi 5 tahun dari sekarang beberapa pekerjaan mulai ditinggalkan, digantikan pekerjaan baru yang lebih relevan. Walaupun jurusan kuliah tak sepenuhnya memengaruhi kariermu namun kamu tetap perlu mempertimbangkan peluangnya. Kan sayang juga kalau ternyata sudah kuliah lama tapi ternyata nantinya sama sekali tak terpakai ilmunya. Untuk melihat peluang usaha ini, kamu juga bisa melihat alumni dari jurusan yang ingin kamu jadikan kandidat pilihan.

3. Meminta pendapat orang lain wajar dilakukan namun bukan berarti kamu harus menurutinya apalagi jika jurusannya tak kamu suka

Ngobrol sama ibu/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Karena tidak yakin dengan diri sendiri mungkin akhirnya kamu berkonsultasi dengan orang lain seperti teman, saudara, atau orang tua. Namun, kamu bisa menanyakan seputar potensi dan kemampuan apa dari dirimu yang tak bisa kamu lihat sendiri dan mampu dilihat oleh orang lain. Jika mereka tak memberi feedback malah menyuruh hingga memaksamu masuk ke jurusan yang mereka kehendaki padahal kamu tak berminat sama sekali, kamu bisa menolaknya.

Pasalnya, kuliah menguras waktu yang cukup lama dengan intensitas mata kuliah yang lebih dipadatkan yang sesuai dengan jurusan. Jika kamu sama sekali tak berminat, bukannya dapat peluang seperti yang diharapkan malah yang ada berhenti di tengah jalan atau skripsi tak kunjung selesai dikerjakan.

Advertisement

4. Orang yang terjun langsung mengambil jurusan tertentu artinya lebih berpengalaman, sehingga kamu bisa melakukan sesi ‘wawancara’ untuk riset

Bertanya langsung/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Jika sudah mendapatkan beberapa jurusan yang lebih spesifik, kamu bisa mulai mencari mereka yang sudah menjadi alumni atau paling tidak kuliah di jurusan tersebut untuk melakukan riset kecil-kecilan. Tanyakan apa saja hal yang dipelajari, bagaimana sistem perkuliahannya seperti apakah perlu banyak kerja praktik, jangan lupa tanyakan biaya baik tiap semester dan biaya tambahan misal untuk kegiatan tambahan.

5. Masa depanmu adalah milikmu sendiri, jangan sampai ikut-ikutan dengan teman dalam mengambil jurusan

Walau BFF tetap mandiri/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Biasanya teman akan membawa pengaruh dalam banyak hal, salah satunya dalam mengambil jurusan. Akan tetapi bukan berarti kalian memiliki potensi dan minat yang sama sehingga ikut-ikutan teman bukanlah jawaban dari dilema kebingunganmu dalam memilih jurusan. Lagipula, kalaupun diterima di jurusan yang sama bukan berarti kalian juga bisa terus bersama. Ingat, makin dewasa harus semakin mandiri pula!

6. Hindari memilih jurusan hanya karena gengsinya semata, apalagi jika biayanya nggak terjangkau

Jangan asal mahal/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Banyak jurusan yang memiliki prestise yang tinggi di masyarakat, mungkin dengan peluang kerja yang tinggi juga. Aka tetapi jangan lupakan biaya yang dibutuhkan karena jika nekat padahal sebenarnya tak mampu, nantinya hanya akan merepotkan diri sendiri dan orang tua yang membiayai kecuali jika kamu mendaftar dengan beasiswa.

Kamu tak sendirian kok jika merasa bingung akan potensi dan minat lalu pusing menentukan jurusan kuliah namun ada baiknya mulai belajar untuk mengenali diri sendiri dari sekarang. Hal ini tak hanya berguna untuk masa sekarang namun bisa juga bermanfaat untuk lebih mantap dalam mengambil keputusan di kehidupanmu nantinya. Semangat dan semoga sukses selalu ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE