Kepribadian Introver vs Ekstrover di Tempat Kerja. Apa Harus Berkarier di Jalur yang Beda?

Perbedaan karier introver ekstrover

Kebanyakan pembahasan soal perbedaan karakteristik introver dan ekstrover, biasanya hanya sebatas pergaulan atau lingkup pertemanan. Si introver yang pendiam dan tertutup, memang berbeda jauh dari si ekstrover biasanya banyak bicara dan mudah bergaul. Meski sebenarnya banyak juga orang yang tidak mengategorikan dirinya sepenuhnya introver atau sepenuhnya ekstrover, tapi diantaranya. Tidak ada yang lebih baik atau buruk kok, cuma berbeda saja.

Nah, bagaimana jika perbedaan karakteristik intover dan ekstrover itu dibawa ke ranah pekerjaan alias karier? Apakah orang yang introver memang perlu memilih karier yang sesuai dengan karakteristiknya dan mungkin bekerja dengan tim kecil atau sedikit orang? Begitu pula dengan para ekstrover, apakah harus memilih pekerjaan-pekerjaan seperti bidang marketing atau customer service yang meng-highlight kemampuan komunikasi?

Coba deh kita lihat kepribadian introver vs ekstrover lebih dulu dengan beberapa indikator. Cek juga, kamu lebih dominan yang mana?

Indikator introver dan ekstrover | illustration by Hipwee

Melansir dari Mindler, indikator kepribadian introver dan ekstrover di atas bisa menjadi pembeda yang cukup jelas antara 2 kepribadian tersebut dari sisi sosial, kepemimpinan, cara mengatasi masalah dan hal lainnya yang kerap ditemui dalam keseharian.

Secara umum kepribadian introver dan ekstrover memang digambarkan dengan pendiam dan banyak bicara. Seperti namanya, “in” memiliki energi penuh di dalam dirinya sendiri, sehingga  seorang introver cenderung memiliki energi lebih ketika sendirian. Apalagi introver adalah seorang pemikir dan sedikit bicara untuk mengetahui sesuatu. Lain halnya ekstrover, “eks” berarti ia butuh energi dari luar dengan menjalin interaksi dengan orang lain,

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day