Cakap Berkomunikasi dengan Memahami Watak Orang Melalui Weton, Masih Diyakini di Budaya Jawa

Berkomunikasi sesuai weton

Zodiak udah cocok, eh, hitungan wetonnya jelek. 🙁

Pernah nggak sih kamu mendengar soal weton? Itu, lo, hitungan hari lahir dan pasaran dalam budaya Jawa yang sering kali dipakai untuk melihat kecocokan dua sejoli seebelum menuju jenjang pernikahan. Nggak jarang weton jadi penghalang pasangan menuju pelaminan kalau ternyata hitungannya nggak cocok.

Selain diyakini sebagai alat untuk menilik ketepatan jodoh, weton juga digunakan untuk melihat watak dan karakter seseorang. Dalam budaya barat, astrologi dianggap sebagai cara populer menebak kepribadian. Nah, kalau di Indonesia, utamanya masyarakat Jawa nih, weton inilah yang dipercaya.

Dengan mengantongi tanggal lahir dan pasarannya aja, kamu udah bisa menebak kepribadian orang lain. Pun, kamu jadi tahu cara berkomunikasi dengannya biar hubungan yang terjalin tetap harmonis. Hitungan weton ini mungkin cukup rumit dan membingungkan, tapi tenang, ini nih penjelasan ringkasnya buat memahami setiap karakter weton~

Hari lahir dan jumlah pasaran bukan cuma hitungan kalender biasa dalam budaya Jawa. Kamu bisa melihat watak seseorang di baliknya

Kalender Jawa | Illustration by Hipwee

Dalam kalender Jawa, tiap-tiap hari memiliki nilai/angka tertentu. Sama halnya dengan pasaran yang terdiri kliwon, legi, pahing, pon, dan wage. Setiap pasaran memiliki nilainya tersendiri. Ketika menafsirkan kecocokan dan jodoh, digunakan perhitungan angka hari lahir dan pasaran tersebut. Sementara itu, watak seseorang bisa ditafsirkan dari hari lahir dan pasaran aja. Perpaduan keduanya memiliki makna yang menggambarkan watak seseorang. Mengutip beberapa sumber, ini dia watak-watak sesuai weton.

  • Minggu

Wage: Lakuning angin

Kliwon: Lakuning lintang

Legi: Aras pepet

Pahing: Lakuning rembulan

Pon: Aras kembang

  • Senin

Wage: Lakuning bumi

Kliwon: Aras kembang

Legi: Lakuning angin

Pahing: Lakuning lintang

Pon: Aras tuding

  • Selasa

Wage: Lakuning geni

Kliwon: Aras tuding

Legi: Lakuning geni

Pahing: Aras kembang

Pon: Aras pepet

  • Rabu

Wage: Lakuning banyu

Kliwon: Lakuning srengenge

Legi: Aras kembang

Pahing: Lakuning banyu

Pon: Lakuning rembulan

  • Kamis

Wage: Aras kembang

Kliwon: Lakuning banyu

Legi: Lakuning lintang

Pahing: Lakuning bumi

Pon: Lakuning srengenge

  • Jumat

Wage: Aras pepet

Kliwon: Lakuning rembulan

Legi: Aras tuding

Pahing: Lakuning srengenge

Pon: Lakuning lintang

  • Sabtu

Wage: Lakuning lintang

Kliwon: Lakuning bumi

Legi: Lakuning rembulan

Pahing: Lakuning geni

Pon: Lakuning banyu

Digambarkan pendiam, pemilik weton dengan watak lakuning lintang paling senang kalau kamu menaruh kepercayaan padanya dan memberi ruang untuk sendiri

Dalam penafsiran watak ala budaya Jawa, lakuning lintang bersifat lembut, murah hati, suka menolong, dan pendiam. Bak bintang di malam hari yang menerangi, tipe ini memiliki kepribadian yang ramah dan dianggap pandai menyelesaikan masalah. Namun, dalam kesehariannya, tipe ini sangat pendiam dan sering kali dikira angkuh. Padahal, tipe lakuning lintang memang menyukai kesendirian dan kesunyian.

Tim Dalam Artikel Ini