KitaBisa

Sebagai Tenaga Medis & Anak, Dokter Leonita Alami Tragedi Mendalam. Ia Berpesan: Please #dirumahaja!

Curhatannya pasca sang ayah meninggal viral, menggambarkan tragedi yang sedang dihadapi tenaga medis atau keluarga mereka dalam pandemi ini.

Sepenggal Kisah Perjuangan Para Petugas Medis di Seluruh Dunia, Mereka Berjuang dari Garis Terdepan

Dari dokter Li yang sampai kehilangan nyawa berusaha memperingatkan dunia akan wabah ini, sampai dokter Handoko yang tetap bekerja hingga jam 3 pagi di usianya yang lanjut. Jangan sampai mereka yang menolong, malah jadi korban.

Mari Bantu Keysha, Balita yang Tak Bisa Mendengar, Sulit Melihat, dan Harus Operasi Jantung

Keysha harus memakai alat bantu dengar secepatnya. Kalau nggak, dia terancam kehilangan kemampuan bicara.

6 Kisah Heroik Saat Banjir Jabodetabek. Bukti Masih Banyak Orang-Orang Baik

Di antara kisah pilu musibah banjir jabodetabek, ada aksi-aksi heroik yang menghangatkan hati.

TR, Anak Pengidap Kanker Rektum Akibat Pencabulan Meninggal Dunia. Duka Kita yang Sedalam-dalamnya

Betapa tidak adilnya, akibat seseorang yang tidak bisa menahan nafsu seksual, orang lain harus mereggang nyawa.

Kisah Gadis 12 Tahun Penderita Kanker Rektum Stadium 4 Akibat Jadi Korban Pencabulan

Kondisi gadis ini sungguh memilukan. Ia mengalami pendarahan sebelum akhirnya didiagnosis menderita kanker stadium akhir

Kenalan dengan Inem Jogja, Si “Orang Gila” yang Jadi Pahlawan dan Teman untuk Rakyat Jelata

Dengan Kebaya dan Makeup Badut, Inem Keliling Jogja. Sering dibilang gila, tapi Inem tetap bertekad bantu sesama.

Yuk Belajar dari Kesuksesan Bos Kitabisa.com dan Misinya ‘Membantu Orang untuk Membantu Orang Lain’

‘Orang Indonesia sangat rajin berdonasi, bahkan Indonesia menempati negara paling rajin berbagi nomor dua di World Giving Index. Salah satu indikatornya karena orang Indonesia mudah berbagi, bahkan ke orang asing (stranger) yang tidak dia kenal secara langsung’.

Cerita Mbak Hayu — Schizophrenia Ia Akrabi. Menulis Jadi Upayanya Menangguhkan Hati

Yuk, kita sama-sama wujudkan impian Mbak Hayu memiliki laptop 🙂