Pernah dengar sleeping beauty atau putri tidur?

Rupanya nggak cuma dongeng, nama putri tidur juga pernah dikenal sebagai salah satu metode diet yang cukup populer. Metode diet ini mulanya dikenalkan oleh Dr. Michael Breus dalam program The Sleep Doctor’s Diet Plan, melansir laman Vice. Versi aman Dr. Breus menyarankan untuk tidur tepat waktu hingga 9 jam, nggak berolahraga 4 jam sebelum tidur, dan menghindari konsumsi alkohol serta kafein.

Advertisement

Namun dalam bentuk yang paling ekstrem, beberapa orang melakukan diet ini dengan tidur selama 20 jam yang dibantu oleh obat tidur. Meski pernah populer, belum ada penelitian yang menyatakan keberhasilan diet ini. Karena tidur terlalu lama, beberapa orang justru menyatakan bahwa diet ini berbahaya. Berikut risiko yang ditimbulkan dari melakukan diet putri tidur.

1. Karena membutuhkan obat tidur untuk memunculkan rasa kantuk, kamu jadi berisiko mengalami overdosis

overdosis via www.gatra.com

Ini terjadi karena tubuh bisa membangun toleransi terhadap obat adiktif semacam obat tidur. Maksudnya, kalau kamu sering meminumnya, tubuh akan terbiasa dan lama-lama jadi butuh dosis yang lebih tinggi. Kelebihan obat bisa menimbulkan efek seperti menurunnya kemampuan berpikir bahkan kematian lo!

2. Kebanyakan tidur juga bisa memicu depresi pada seseorang

Seseorang yang depresi selalu menginginkan tidur yang cukup lama. Akibatnya, aktivitas pun terganggu dan kamu mudah merasa lelah. Baiknya cukupi waktu tidur agar pikiran terasa lebih segar dan bugar. Nah, kalau badan segar kan jadi bisa lepas dari belenggu depresi.

3. Terlalu banyak tidur bisa meningkatkan gula darah yang berisiko pada penyakit diabetes tipe 2

diabetes via www.healthline.com

Advertisement

Melansir laman Food Ndtv, ketidakaktifan yang lama terindikasi bisa meningkatkan kadar glukosa dalam tubuh. Hal ini bisa menyebabkan fluktuasi gula darah yang erat kaitanya dengan penyakit diabetes. Baiknya, tidur selaman 8 jam sehari dan lakukan olahraga secara teratur. 

4. Diet ini juga bisa membuat jam biologis dan ritme sirkadian tubuhmu jadi bingung dan terganggu

ritme sirkadian via beritagar.id

Ritme sirkadian merupakan proses biologis yang menunjukkan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam. Jika hal ini terganggu, kamu akan mengalami  penurunan sistim kekebalan tubuh dan membuat suasana hati jadi kacau. Bukannya sehat, ini justru bisa mengacaukan tubuhmu secara perlahan lo!

5. Meski sudah dibantu obat, kamu pun tetap berisiko mengalami sakit kepala karena kebanyakan tidur

sakit kepala via www.thehealthy.com

Sakit kepala kerap terjadi ketika kamu tidur terlalu banyak. Melansir dari laman Klik Dokter, peneliti percaya bahwa tidur berlebihan bisa meningkatkan neurotransmiter tertentu di otak, yang membuat kadar serotonin pun naik.

6. Dampak lain yang nggak boleh disepelekan ialah tubuh jadi kekurangan cairan atau dehidrasi

Dalam kondisi tidur, proses metabolisme akan terus berjalan meski melambat. Makanya, kamu butuh banyak minum ketika tidur. Sayangnya, satu gelas saja nggak cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan jika tidurmu terlalu panjang. Akibatnya, kamu pun akan mengalami dehidrasi yang berakibat fatal pada tubuh.

Jadi, kalau kamu memang ingin menurunkan berat badan, fokuslah ke gaya hidup sehat dan hindari mencari proses yang instan. Kamu bisa berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk menentukan pola diet yang paling sesuai dengan kondisi kesehatanmu, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya