Kalau Sudah Hafal Pemakaian 20 Bumbu Dapur ini, Kegiatan Memasak Nggak Bakal Grudak-Gruduk Lagi

Bumbu dapur

Nggak cuma garam dapur sama merica aja yang bisa bikin cita rasa masakan jadi lebih nendang. Ada banyak jenis bumbu dapur lain dengan karakteristik juga rasa tertentu yang bisa menambah kelezatan masakan, khususnya masakan nusantara yang kaya akan bumbu dan rempah-rempah khasnya. Kegunaan bumbu dapur dan rempah ini nggak hanya sebagai penambah cita rasa masakan saja, tapi juga menambah nilai gizi mengingat banyak sekali kandungan baik di dalamnya.

Advertisement

Menyoal bumbu dapur dan kelengkapannya ini, nggak semua orang bisa hafal ketika diminta menyebutkan macam-macam bumbu dapur. Kalau bawang merah, bawang putih, garam, atau gula, harusnya sih sudah hafal, ya! Nah, agar pengetahuan seputar dapurmu lebih mumpuni dan di luar kepala, coba kenali dan hafalkan dulu beberapa bumbu dapur lengkap dengan kegunaannya berikut ini.

1. Sering dikenal dengan nama lada, merica merupakan bumbu dapur pokok setelah garam dan bawang-bawangan

lada putih dan hitam via www.tradekorea.com

Lada atau merica merupakan bumbu dapur kering yang sedikit pahit, pedas, hangat dan antipiretik atau dapat menurunkan panas. Biasanya sering disertakan dalam bumbu sup atau berbagai jenis tumisan. Ada dua jenis lada, yakni lada putih dan lada hitam atau blackpepper yang keduanya sama-sama memberi sensasi pedas dan aroma yang harum pada setiap masakan.

2. Ketumbar sering dikira merica karena bentuknya yang hampir sama, padahal lebih kecil dan gelap serta lebih ringan

ketumbar via www.popmama.com

Ketumbar biasa digunakan untuk membumbui aneka gorengan, ungkep, juga masakan-masakan tertentu supaya masakan atau gorengan lebih gurih dan harum aromanya. Untuk menyetok ketumbar, pilih biji ketumbar yang utuh dan berbutir besar.  Sebelum disimpan, sangrai ketumbar sampai berwarna kecokelatan, tumbuk agak kasar dan disimpan dalam wadah yang tertutup rapat.

Advertisement

3. Kemiri akan menghasilkan kuah masakan yang lebih pekat dan bercita rasa gurih

kemiri via keposiasi.com

Bumbu dapur miri ini biasanya digunakan pada masakan berkuah seperti soto atau rawon, dan sedikit untuk sayur lodeh. Untuk menyimpan kemiri, sangrai dahulu sampai kecokelatan sebelum disimpan di wadah kedap udara. Dengan cara ini, kemiri bisa tahan berbulan-bulan dan aman dari kutu bubuk yang bikin bijinya berongga dan rapuh.

4. Jahe yang beraroma agak pedas dan memberi efek hangat ini biasanya jadi favorit saat hawa lagi dingin-dinginnya

Jahe sering dicampurkan ke dalam masakan untuk menghilangkan bau amis seperti olahan jenis ikan, ayam, atau daging. Jahe juga menyedapkan tumisan dan masakan berkuah santan. Sebelum dicampurkan ke dalam masakan, jahe bisa dihaluskan, dicincang, diparut, atau dikeprek. Selain untuk masakan, jahe juga kerap dijadikan beberapa macam minuman penghangat, seperti wedang jahe dan susu jahe merah.

5. Lengkuas alias laos ini sekilas mirip jahe, tapi  aromanya lebih wangi dengan rasa yang pahit keasaman

lengkuas via www.diadona.id

Warna kulit lengkuas ini terang kemerahan, dagingnya juga agak keras jika dipotong.  Biasanya dicampurkan pada masakan bersantan, sayur asam, atau tumisan. Cara penggunaannya bisa dimemarkan terlebih dahulu atau langsung dimasukkan ke dalam masakan.

Advertisement

6. Kunyit atau kunir yang paling mencolok warnanya ini tentu mudah sekali dikenali, biasanya dijadikan minuman tradisional seperti jamu

kunyit via www.jawapos.com

Kunyit seringnya digunakan untuk memberikan warna kuning pada masakan seperti nasi kuning, opor, kari, dan gulai. Aromanya sangat khas dan memberi rasa agak pahit yang unik seperti rasa tanah, tapi juga agak pedas. Kulit kunyit akan lebih mudah dikupas kalau dibakar dulu hingga kehitaman sebelum diolah. Selain digunakan sebagai pewarna makanan, kunyit juga berfungsi untuk menghilangkan bau amis dari masakan. Kalau khawatir jarimu terkena warna kuning dari kunyit, sediakan saja bumbu dapur bubuk dari kunyit yang sudah banyak dijual di pasaran.

7. Bumbu dapur yang wajib ada berikutnya adalah kencur. Baunya harum, juga kerap dikenal sebagai campuran jamu

kencur via health.grid.id

Tekstur kencur cenderung kecil, warna kulitnya cokelat dan warna dagingnya putih kekuningan. Biasanya digunakan untuk membuat urap, sambal pecel, mangut ikan, dan aneka peyek. Kencur nggak hanya digunakan untuk bumbu masakan saja, tapi juga diolah sebagai jamu tradisional seperti jamu beras kencur.

8. Ada yang belum tahu bumbu dapur bernama temu kunci?

temu kunci via cantik.tempo.co

Kalau dilihat sekilas, bentuk temu kunci mirip seperti kencur, bedanya adalah pada rimpangnya yang memanjang ke bawah, mirip jari telunjuk, dan berwarna cokelat dengan kulitnya yang tipis-tipis. Bagian dalam bumbu dapur kunci ini berwarna kuning dengan aroma yang segar dan khas. Biasanya dipakai untuk memasak sayur bening, olahan ikan, selada, dan urapan.

9. Serai yang bentuknya mirip rumput-rumputan ini dimanfaatkan untuk mengharumkan masakan

Serai biasanya dimemarkan atau dikeprek terlebih dahulu batangnya sebelum dicampur dengan bahan masakan yang lain. Masakan dengan kuah kental atau masakan daging sering menggunakan serai. Selain untuk bumbu masakan, serai juga sering digunakan sebagai penambah aroma pada minuman seperti wedang uwuh atau bir pletok. Pssst, serai juga dikenal sebagai bumbu dapur pengusir nyamuk karena hewan pengganggu ini nggak suka dengan aromanya.

10. Daun salam termasuk rempah-rempah dedaunan yang memberikan aroma khas dalam masakan

daun salam via www.jawapos.com

Umumnya, daun salam dimasukkan ke dalam masakan-masakan seperti lodeh, opor, dan berbagai hidangan yang menggunakan santan lainnya. Daun salam juga mengurangi bau amis juga menjadi pelengkap pada makanan berbahan ikan dan seafood seperti bakaran atau pepes.

11. Nggak semua daun jeruk itu bisa dipakai untuk penambah aroma masakan. Hanya daun jeruk purut yang aromanya sedap

Daun jeruk purut yang baunya segar ini banyak digunakan sebagai bahan campuran pada masakan, kue, bahkan minuman, juga menghilangkan bau amis pada masakan daging atau seafood. Untuk masakan, biasanya daun langsung dimasukkan pada tumisan bersama bumbu lainnya atau diiris halus untuk taburan. Bisa juga dibuang tulang daunnya, lalu diiris halus sebelum dimasak.

12. Biji pala yang asalnya dari Maluku ini umumnya digunakan untuk menambah rasa dan aroma lezat pada sup, kari, rendang atau hidangan berkuah kental seperti gulai

biji pala via beritabeta.com

Cara penggunaan bumbu dapur pala dalam masakan adalah diiris atau diparut bijinya, cukup gunakan sedikit saja karena aromanya cukup tajam. Sebenarnya bukan hanya biji pala saja yang bisa digunakan, daging buah pala yang rasanya pedas dan aroma yang harum biasa dikonsumsi sebagai manisan lo!

13. Cengkeh juga dikenal sebagai rempah-rempah khas yang memberi aroma harum pada masakan

cengkeh via www.halodoc.com

Bagian cengkeh yang sering digunakan adalah bunganya yang dikeringkan. Bumbu dapur cengkeh biasanya digunakan untuk hidangan berkuah seperti sup, soto dan gulai dalam bentuk bubuk atau dimasukkan utuh. Masakan dari daerah Padang, India dan Timur Tengah juga sering menggunakan cengkeh.

14. Kamu yang penasaran warna kehitaman pada rawon itu asalnya dari mana, keluak adalah jawabannya

keluak via bobo.grid.id

Keluak punya tekstur kulit yang keras, daging buahnya berwarna cokelat tua kehitaman dan bertekstur lunak. Daging yang dihaluskan inilah yang dipakai untuk bumbu masakan seperti rawon, brongkos, serta sup konro. Sebelum dimasak, rendam keluaknya dalam air mendidih atau ditumis untuk menghilangkan racun Hydrocyanic acid yang terkandung di dalamnya.

15. Jinten berbentuk butiran mirip beras berwarna kecokelatan dengan aroma yang harum dan rasa yang agak manis

jinten via hellosehat.com

Jinten sering digunakan untuk masakan bersantan seperti rendang, gulai, opor, dan kari, atau masakan-masakan India. Sama seperti pala, cukup sedikit penggunaan saja sudah bisa memberi aroma yang sedap pada masakan. Cara menggunakannya cukup disangrai atau dihaluskan bersama bumbu lain saat akan diolah. Ada juga jinten yang tersedia dalam bentuk bubuk.

16. Kapulaga merupakan sejenis buah yang sering digunakan sebagai rempah-rempah untuk masakan tertentu atau campuran jamu

kapulaga via bisnisukm.com

Biasanya kapulaga banyak digunakan untuk bumbu  masakan seperti rendang, opor, kari atau gulai karena membuat rasa masakan tersebut menjadi lebih sedap. Sebaiknya jangan terlalu banyak menambahkannya di dalam masakan karena rasa kapulaganya justru akan menjadi terlalu kuat.

17. Meskipun penggunaannya masih jarang, bunga lawang atau ‘pekak’ adalah rempah-rempah yang biasa digunakan dalam masakan Padang, Aceh, India atau Timur Tengah

bunga lawang via hot.liputan6.com

Banyak yang menyebut bunga lawang ini sebagai bumbu dapur bentuk bintang. Cara menggunakan bunga lawang sebagai bumbu masakan ini cukup dimasukkan ke dalam masakan atau ditumis terlebih dahulu bersama bumbu, lalu dimasak bersama daging sampai matang. Karena hanya digunakan untuk penyedap aroma, penggunaannya nggak perlu banyak-banyak, karena kalau kebanyakan akan membuat masakannya jadi terasa pahit.

18. Masakan akan terasa lebih segar dan nikmat kalau ditambahkan kayu manis di dalamnya

kayu manis via hellosehat.com

Pemberian kayu manis dalam masakan maupun hidangan kue sebaiknya sesuai takaran. Biasanya, rasa dan aroma kayu manis bubuk lebih tajam dibandingkan kayu manis batangan walaupun lebih mudah rusak. Kayu manis juga bisa digunakan sebagai campuran minuman.

19. Asam jawa memiliki daging dan kulit buah yang berwarna cokelat dan juga punya rasa yang masam

asam jawa via www.klikdokter.com

Asam jawa ini biasanya digunakan dalam bentuk segar maupun olahan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia, fungsinya memberikan rasa asam dalam makanan tertentu, seperti sayur asam. Cukup gunakan air asamnya saja, dengan cara rendam buah asam dalam air hangat, kemudian diaduk, lalu disaring.

20. Selain asam jawa, ada juga belimbing wuluh atau belimbing sayur yang dijadikan sebagai penambah rasa asam yang segar pada masakan

belimbing wuluh via www.pinterest.com

Belimbing wuluh memiliki bentuk yang lonjong, berwarna hijau, dan rasanya yang sangat asam, biasanya ditambahkan pada masakan terutama yang berkuah bening. Cara menggunakannya juga cukup dicampurkan ke dalam masakan setelah diiris tipis atau dibelah dua.

Demikian ulasan mengenai macam-macam bumbu dapur dan fungsinya yang perlu kamu ketahui, terkhusus yang suka memasak dengan aneka rempah dan bumbu dapur lengkap. Semoga berbekal pengetahuan ini, keahlian masak memasak dan perdapuranmu kian mumpuni, ya!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE