Efek Buruk Pakai Kacamata Hitam Abal-Abal. Mata Jadi Capek, Nggak Jarang Minusnya Malah Nambah

Kacamata hitam

Bagimu yang suka menghabiskan waktu di luar ruangan, kacamata hitam kekinian jelas jadi andalan. Selain buat gaya-gayaan, kacamata hitam bulat atau kacamata hitam dengan bentuk lainnya ternyata memiliki manfaat kesehatan, khususnya untuk mata. Sayangnya, tak semua kacamata hitam benar-benar bisa memberi manfaat tersebut. Ada jenis kacamata hitam abal-abal yang justru menimbulkan efek buruk pada kesehatan mata. Karenanya, memilih kacamata hitam wanita maupun pria nggak boleh sembarangan. Terlebih jika kamu harus memakai kacamata hitam minus.

Advertisement

Tapi bukan berarti kamu harus membeli kacamata hitam pria branded yang super mahal lo! Kadang ada juga kok kacamata hitam murah yang kualitasnya bagus dan memenuhi manfaat kesehatan. Sangat penting untuk mengetahui kebutuhan dan tujuanmu menggunakan kacamata hitam supaya lebih mudah saat memilihnya nanti. Setidaknya, hal ini akan membuatmu lebih teliti dan nggak mudah tergoda dengan kacamata hitam abal-abal. Memang seburuk apa sih efek kacamata hitam abal-abal pada kesehatan mata? Berikut ulasannya.

Selain bikin penampilan kelihatan lebih keren, kacamata hitam wanita kekinian juga memberimu beberapa manfaat berikut. Asal bukan abal-abal, ya!

Berikut manfaat memakai kacamata hitam di siang hari yang nggak sekadar buat gaya-gayaan saja:

1. Menghalau debu masuk ke mata 

Advertisement

menghalau debu | credit: needpix via www.needpix.com

Dengan memakai kacamata, debu dan kotoran tak terlihat nggak akan masuk ke mata. Sekalipun sepele, ternyata debu dan kotoran ini dapat membuat mata mengalami iritasi ringan. Misalnya jadi merah atau kering.

2. Mencegah berbagai penyakit mata

mengurangi risiko penyakit mata | credit: medicorx via medicorx.com

Paparan sinar ultraviolet yang masuk ke mata lambat laun bisa menyebabkan penyakit mata, seperti katarak, pterygium, pinguekula, hingga fotokonjungtivitis dan fotokeratitis. Jika tak ditangani, keempat penyakit mata ini bisa menimbulkan masalah serius bahkan hingga kebutaan. Gejala masing-masing penyakit mata tentu berbeda-beda, tapi di awal, mungkin kamu akan mengalami penglihatan yang agak kabur. Solusi terbaik untuk mencegah kemungkinan penyakit ini ialah dengan memakai kacamata hitam, terutama di pukul 10 sampai 4 sore hari saat radiasi sinar ultraviolet sedang kuat-kuatnya.

Advertisement

Jangan mudah tergiur dengan harga kacamata hitam yang murah dan nggak jelas kualitasnya. Sebab, kacamata hitam abal-abal memiliki dampak besar pada kesehatan matamu

efek buruk kacamata hitam abal-abal | credit: US themp via blog.usthemp.com

Kacamata hitam pria Shopee murah memang selalu menggiurkan, tapi lebih baik pikirkan lagi sebelum membelinya daripada malah berimbas ke kesehatan matamu. Menurut Chris Worsman, seorang ahli pemeriksa mata senior di Viewpoint Opticians di York, kacamata hitam yang memenuhi standar mestinya memiliki label CE yang artinya kacamata hitam tersebut dapat menerima sinar UV nggak lebih dari 5 persen atau di bawah 380 nanometer, melansir laman Daily Mail. Sayangnya kacamata hitam abal-abal tak memiliki lapisan lensa ini. Kebanyakan warna gelap di lensa kacamata hitam abal-abal hanya sekadar tampilan saja, bukan untuk memberikan perlindungan UV.

Tinta hitamnya memang bisa mengurangi efek silau tapi matamu tetap akan terpapar sinar UV. Padahal menurut sebuah studi, sinar UV yang masuk lewat sela-sela kacamata dapat meningkatkan risiko katarak pada seseorang, melansir laman CNN. Alih-alih membantu melihat, penggunaan kacamata hitam abal-abal justru membuat matamu lebih cepat lelah karena harus bekerja lebih ekstra untuk menghalau sinar ultravioletnya. Bahkan pada penderita rabun jauh atau rabun dekat, kacamata hitam abal-abal akan memperparah kondisinya, ujar Alexander Kurniawan seorang chairman PT Optik Tunggal Sempurna di laman Kompas. Ia juga menambahkan, bahwa penggunaan kacamata hitam abal-abal juga dapat menurunkan akomodasi mata dan membuat kinerjanya menurun. Secara otomatis, pandangan jadi mudah kabur dan jelas akan memengaruhi aktivitasmu.

Karena dampaknya begitu besar, memilih kacamata hitam mesti lebih teliti. Alih-alih mencari model frame kacamata hitam untuk wajah yang berhijab, lebih baik perhatikan kualitas lensanya

memilih kacamata hitam yang tepat | credit: Eyesite via www.eyesite.co.uk

Menurut beberapa pakar kesehatan, memilih lensa kacamata hitam jauh lebih penting daripada frame-nya. Frame kacamata hitam murah pun tak masalah, selama lensanya bagus. Untuk kacamata hitam sendiri ada beberapa warna lensa yang bisa dipilih, masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

  • Lensa abu-abu; dapat mengurangi kecerahan atau silau cahaya tanpa mengaburkan warna aslinya. Disarankan dipakai saat olahraga di luar ruangan atau sedang mengemudi.
  • Lensa kuning atau oranye; dapat meningkatkan kontras di tempat dengan cahaya rendah. Benda juga jadi kelihatan lebih tajam tapi sayangnya mengaburkan warna aslinya.
  • Lensa hijau; dapat mengurangi silau dan mata lelah dalam cahaya yang terang. Gunakan lensa hijau saat berolahraga di luar ruangan atau sedang di pantai.
  • Lensa cokelat tua atau kemerahan; dapat mengurangi silau dan menghalau cahaya biru sehingga membuat penglihatan lebih kontras dan tajam, terutama pada latar belakang hijau dan biru seperti rumput maupun langit. Gunakan kacamata lensa ini ketika kamu sedang bermain olahraga air.
  • Lensa merah atau pink; dapat meningkatkan kontras, menghalangi cahaya biru, dan menenangkan mata. Gunakan saat sedang mengemudi atau bekerja di depan komputer untuk mengurai silau dan kelelahan mata.

Selain mempertimbangkan warnanya, pastikan lensa juga bisa memblokir minimal 75 persen sinar ultraviolet. Pilih juga kacamata dengan frame atau lensa yang lebih besar supaya sinar UV nggak masuk lewat sela-selanya. Dari sekian banyak lensa, berikut beberapa yang bisa dijadikan bahan pertimbangan:

  • Kacamata dengan lensa polarisasi
  • Kacamata berlensa polikarbonat
  • Kacamata berlensa fotokromik
  • Kacamata dengan lensa gradien
  • Kacamata dengan lensa memblokir warna biru

Beberapa rekomendasi kacamata hitam pria dan wanita berikut bisa dijadikan referensi. Tapi kembali lagi, jangan beli yang abal-abal, ya!

1. Kacamata hitam pria Oakley

kacamata hitam Oakley | credit: Blvkey Store via www.tokopedia.com

Hati-hati, kacamata hitam dari merek ini sering sekali ditiru. Ciri-ciri kacamata Oakley asli ada pada logo berbentuk O yang timbul seperti diukir pada gagang atau lensanya. Pada produk palsu, logo Oakley nggak timbul dan mudah hilang. Nah, biar aman, kamu bisa beli kacamata hitam Oakley ini di sini. Dijamin asli.

2. Kacamata hitam pria Police

kacamata hitam Police | credit: Wicak via www.bukalapak.com

Sama halnya dengan merek Oakley, Police juga banyak produk tiruannya. Agar terhindar dari produk palsu, mending beli kacamata hitam putih merek Police ini di sini. Harga memang agak mahal, tapi setara kok dengan kualitas lensa dan juga kekokohan frame-nya.

3. Kacamata hitam Ray-Ban

kacamata hitam merek Ray-Ban | credit: Ray-Ban Indonesia via www.ray-ban.com

Untuk wanita, kamu bisa memilih kacamata hitam Ray-Ban tipe New Wayfarer Classic. Bingkai kacamatanya lebih kecil, jadi nyaman digunakan dan terkesan lebih lembut. Untuk lensa, tipe ini menggunakan lensa berwarna hijau solid yang mampu memberikan perlindungan dan mempertajam warna objek. Jika kamu pengin memilikinya, bisa langsung beli produknya di sini

Jangan tergoda dengan bentuk lucu dari frame kacamata hitam kartun kalau ternyata lensanya nggak mampu menahan sinar UV. Lebih baik urungkan niat untuk membelinya daripada matamu malah bermasalah, kecuali jika kacamata hanya dipakai untuk main-main saja, misalnya dalam rumah untuk bermain dengan anak. Memilih kacamata hitam terbaik memang butuh effort, termasuk bujet. Tapi setidaknya, panduan di atas bisa dijadikan acuan. Kalau nggak mau kena tipu, lebih baik beli kacamata hitam pria polarized atau yang lainnya langsung di optik saja. Kalau mau online, belilah di situs resminya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE