3 Hal yang Terjadi di Dalam Tubuh Setelah Makan Burger, Dimulai Sejak 15 Menit Pertama

Kondisi tubuh setelah makan burger

Agaknya hampir semua dari kita setuju bahwa burger itu termasuk ke dalam junk food alias makanan yang rendah gizinya. Oke, meskipun burger memiliki kandungan karbohidrat dari roti, protein dari patty, atau vitamin dari sayurannya, bahan-bahannya ini punya kalori yang tinggi karena udah melalui proses pengolahan sebelumnya.

Advertisement

Masalahnya, hampir semua juga setuju kalau burger itu enak, udah gitu bikin kenyang dalam waktu singkat. Kalau lagi bingung mau makan apa, atau kepepet harus bisa kasih makan perut yang udah kelaparan, nggak jarang burger jadi jawabannya. Bukannya mau mengintimidasi sih ya, tapi nggak ada salahnya kalau kita juga ketahui efek apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita setelah makan burger. Yuk, cari tahu sama-sama!

Tubuhmu bakal mengalami lonjakan gula yang sangat besar, bahkan sejak 15 menit dari gigitan pertama

kalorinya tinggi via id.pinterest.com

Dalam satu porsi burger mengandung setidaknya 500 kalori, 25 gram lemak, 40 gram karbohidrat, 10 gram gula, dan 1.000 miligram natrium. Ukuran ini cukup besar dan berpotensi merusak sistem kerja tubuh.

Dalam 15 menit pertama setelah makan burger, tubuhmu akan mengalami lonjakan glukosa yang sangat besar — yang tentu saja memicu pelepasan insulin untuk mengimbanginya. Ini lo yang bikin kamu merasa lapar lagi dalam waktu yang nggak lama setelah menghabiskan burger.

Advertisement

Kalau makan burgernya berulang kali atau malah jadi kebiasaan, selamat datang diabetes dan kegemukan!

waspada diabetes via www.thelist.com

Yang di atas itu baru efek ketika sekali makan burger aja. Kalau lebih dari sekali, atau malah jadi kebiasaan, insulin nggak akan lagi mampu untuk mengimbangi lonjakan gula, bisa jadi kebal, alias resistansi insulin. Kalau udah begini, siap-siap aja kena diabetes.

Dalam istilah ilmiah, memasukkan kalori yang berlebihan ke dalam tubuh bisa meningkatkan stres oksidatif pada sel, yang berarti keadaan di mana jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kapasitas tubuh untuk menetralkannya, sehingga menimbulkan kerusakan sel yang lebih banyak.

Tingginya kadar lemak jenuh dan natrium di dalam seporsi burger juga bakal menumpuk di pembuluh darah, yang pada akhirnya memicu penyakit jantung

Advertisement

aterosklerosis via drlestarirahmah.blogspot.com

Dilansir dari Reader’s Digest, para peneliti menemukan bahwa pria sehat yang diberi makanan tinggi lemak jenuh akan terganggu kinerja arterinya yang bisa memicu aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah karena timbunan lemak. Ini semua larinya ke penyakit jantung lo!

Belum lagi dampak natrium dalam patty yang menurut studi dalam American Journal of Critical Nutrition bahwa makanan asin bakal mengganggu fungsi pembuluh darah hanya dalam waktu 30 menit aja. Seram nggak tuh?

Makan burger itu memang memuaskan lidah dan perutmu, tapi nggak dengan organ di dalam tubuhmu, yang justru rusak karenanya. Jadi lain kali kalau pengen makan burger, ingat-ingat terus risiko kesehatannya ya, biar nggak kebablasan!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE