7 Cara Menyimpan Makanan Tanpa Kulkas. Dicelup Air Hingga Dibungkus Kertas

Cara menyimpan makanan tanpa kulkas

Menyimpan bahan makanan atau menyetok bisa jadi salah satu cara supaya pengeluaran bulanan bisa lebih hemat. Menyimpan paling umum adalah memasukkannya ke dalam kulkas. Nah, apa kabar mereka yang nggak punya kulkas di rumah atau kosnya? Alih-alih berhemat, stok bahan makanan malah busuk dan tak bisa dikonsumsi lagi.

Advertisement

Tapi tenang, ada beberapa cara menyimpan makanan tanpa kulkas yang bisa kamu praktikkan supaya stok bahan makananmu bisa lebih awet. Cekidot!

1. Beberapa bahan makanan tertentu bisa awet jika disimpan dalam ruang terbuka

simpan di suhu ruang via www.fimela.com

Cara ini bisa diterapkan pada bahan makanan yang teksturnya keras, seperti kentang, wortel, atau bahkan aneka bawang. Sayuran mesti kamu bersihkan dan keringkan dulu. Hindari menaruh sayuran di tempat tertutup, karena uap udara bisa membuatnya jadi cepat busuk.

2. Untuk sayuran berbatang, bisa kamu taruh di wadah berisi air

taruh di air via twitter.com

Setidaknya, cara ini bisa bikin sayur tetap hijau selama dua hingga tiga hari ke depan. Beberapa sayur yang bisa diawetkan dengan metode ini ialah bayam, kangkung, dan daun bawang.

Advertisement

3. Pengeringan juga jadi salah satu metode yang bisa diterapkan untuk mengawetkan bahan makanan

bumbu dapur dikeringkan via id.aliexpress.com

Umumnya, metode ini hanya dipakai untuk ikan. Tapi kini, banyak juga yang menggunakannya untuk mengeringkan bumbu dapur dan buah. Seperti rosemary, oregano, daun salam, bahkan nanas. Asal proses pengeringannya tepat, bahan makanan bisa awet hingga satu bulanan.

4. Untuk tahu, bisa kamu rendam dalam larutan air garam agar lebih awet

rendam tahu di air garam via norecipes.com

Cuci bersih tahu dengan air mengalir. Siapkan air matang yang sudah diberi garam, lalu rendam tahu selama satu jam. Siapkan wadah bertutup lalu isi dengan air bersih, pindahkan tahu yang sudah direndam air garam ke dalam wadah berisi air lalu tutup rapat. Cara ini bisa bikin tahu lebih awet hingga lima hari lo!

5. Sayur yang mudah rusak bisa kamu awetkan dengan merebusnya terlebih dulu

direbus dulu via america.cgtn.com

Metode ini berlaku untuk mengawetkan tomat, brokoli, dan kol. Untuk kol dan brokoli, mesti kamu rendam di air garam dulu sebelum direbus. Proses perebusan juga bisa kamu lakukan untuk mengawetkan ayam. Tapi biar lebih praktis, ayam bisa kamu ungkep sekalian.

Advertisement

6. Ada juga sayur yang bisa awet dengan dimasukkan dalam kaleng berisi air penuh

kacang polong taruh kaleng isi air via cooking.stackexchange.com

Sayuran sejenis kacang polong akan lebih awet jika disimpan dengan metode ini. Tapi pastikan kamu menyimpannya di ruangan yang nggak begitu panas, sehingga sayuran tak akan mudah busuk.

7. Jamur tiram dan kancing bisa disimpan dengan dibungkus kertas

dibungkus kertas via agromedia.net

Agar tak terkontaminasi bahan kimia, gunakan kertas bersih tanpa tinta. Alih-alih, mengencangkan dengan karet gelang, bungkus kertasnya dengan staples saja. Sebab, tekanan di karet gelang bisa merusak sebagian tekstur batang jamur. Selain jamur, cara ini juga bisa dipakai untuk mengawetkan sawi putih lo!

Sebenarnya, ada juga metode lain yang bisa dipakai, yakni pengasapan. Sayangnya, tak semua bisa melakukannya. Apalagi jika kamu tinggal di wilayah yang lembap dan cenderung dingin. Nah, untuk menyelamatkan bahan-bahan dapurmu sementara nggak ada kulkas, praktikkan cara di atas, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE