Cara Meracik Nutrisi Hidroponik Buatan Sendiri Agar Gemuk Tanamanmu. Bisa Pakai yang Organik!

Nutrisi hidroponik

Belakangan ini, tanaman hidroponik mulai diminati banyak orang. Katanya karena tak makan banyak lahan dan hasil panennya cenderung bagus. Tapi untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai, perawatan hidroponik tak bisa disamakan dengan budidaya konvensional biasa. Pada budidaya hidroponik, kebutuhan nutrisinya mesti tersedia dalam jumlah yang tepat dan mudah diserap tanaman karena tak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Nah, memilih nutrisi hidroponik pun nggak boleh asal. Terutama jika kamu menginginkan nutrisi hidroponik organik yang alami.

Advertisement

Sekarang mulai banyak yang jual nutrisi hidroponik, seperti nutrisi hidroponik Goodplan. Di antara banyak pupuk, nutrisi hidroponik AB mix paling sering digunakan. Sebenarnya, nutrisi ini merupakan campuran antara pupuk A dan pupuk B, di mana pupuk A mengandung unsur kalium dan pupuk B mengandung sulfat dan fosfat. Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, takaran nutrisi hidroponik ini harus sesuai standar. Berikut Hipwee Tips paparkan ulasan lengkap denganĀ  bocoran nutrisi hidroponik selain AB mix yang juga bagus.

Tahukah kamu kenapa nutrisi hidroponik penting untuk budidaya tanaman hidroponik?

pentingnya nutrisi hidroponik via www.smart-fertilizer.com

Pada dasarnya sama dengan budidaya konvensional yang butuh pupuk, tanaman hidroponik pun demikian. Sejatinya, tanaman memerlukan unsur hara agar dapat tumbuh subur dan berproduksi maksimal. Unsur hara ini bisa didapat dari nutrisi hidroponik, seperti unsur hara makro dengan kandungan nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, sulfur, dan magnesium serta unsur hara mikro yang terdiri dari seng, boron, aluminium, mangan, tembaga, dan besi.

Nah, karena hidroponik nggak menggunakan tanah, maka budidaya tanaman hidroponik mesti memanfaatkan nutrisi hidroponik khusus yang dapat dilarutkan secara sempurna agar bisa bercampur dengan air dan mudah diserap oleh akar. Anggaplah unsur hara ini adalah makanan dari tanaman hidroponik, nah nutrisi hidroponik ini adalah sumber utama makanannya. Umumnya, Ā nutrisi hidroponik terdiri dari dua bagian, yaitu nutrisi A dan nutrisi B, makanya tak heran jika sering disebut sebagai nutrisi hidroponik AB mix.

Advertisement

Lalu apa saja komposisi nutrisi hidroponik yang dianjurkan? Meski sulit menakarnya, setidaknya tabel berikut bisa dijadikan panduannya

komposisi nutrisi hidroponik via www.cropking.com

Apapun untuk sumber nutrisinya, baiknya pupuk hidroponik mengandung semua unsur yang dibutuhkan tanaman. Dibanding unsur hara mikro, unsur makro jumlahnya harus lebih banyak. Tapi bukan berarti unsur hara mikro boleh dilewati, tetap harus ada walau jumlahnya sedikit. Banyak yang salah mengartikan, kalau nutrisi hidroponik AB mix ialah campuran A untuk mikro dan campuran dan B untuk makro, padahal sebenarnya sama-sama memiliki unsur makro dan mikro dalam bentuk garam. Namun masing-masing unsur garamnya berbeda. Berikut garam mineral dalam unsur makro:

  • Kalsium amonium sulfat.
  • Kalium Nitrat
  • Kalium dihidro Fosfat
  • Amonium sulfat
  • Kalium Sulfat
  • Magnesium sulfat
  • Asam borik
Advertisement

Dan berikut mineral dalam unsur mikro:

  • Besi
  • Mangan
  • Tembaga
  • Seng
  • Boron
  • Molibdenum

Begini cara mencampurkan atau membuat nutrisi hidroponik AB mix yang sesuai takaran anjuran

mencampur AB mix via hidroponikpedia.com

Nutrisi AB mix terdiri dari dua jenis pupuk, yakni cair dan butiran. Kalau nggak mau repot, beli saja nutrisi AB mix yang berbentuk cair, tapi harganya tentu lebih mahal. Jika kamu menggunakan nutrisi AB mix berbentuk butiran, maka harus dilarutkan terlebih dulu. Caranya, siapkan nutrisi A dan B, kemudian campur semua nutrisi di wadah besar lalu tuangkan air hingga skala satu liter. Nah, untuk pemakaiannya bisa dibedakan sesuai kebutuhan.

  • Campur 10 ml larutan nutrisi A dan 10 ml nutrisi B, kemudian tambahkan air sampai jadi satu liter nutrisi hidroponik.
  • Untuk tanaman dalam pot, bisa dengan menyiramkan 250 ml nutrisi ke tanaman selama dua kali seminggu.
  • Nutrisi hidroponik boleh disiramkan setiap minggu pada proses pembibitan.
  • Pada tanaman hidroponik, bisa langsung disiramkan setelah media tanamnya dipindah ke media tanam hidroponik.

Nutrisi hidroponik AB Mix ini bisa kalian dapatkan dengan mudah di toko-toko pertanian daring maupun fisik langsung. Harga nutrisi hidroponik ini berkisar antara 30 sampai 100 ribu tergantung dengan ukuran kemasannya.

Berikut panduan memberikan nutrisi hidroponik kangkung dan nutrisi hidroponik cabe

Nutrisi hidroponik kangkung

nutrisi kangkung via www.youtube.com

  1. Siapkan air dan nutrisi AB mix sesuai takaran pemakaian. Biasanya menggunakan perbandingan 1:5:5 dan berlaku kelipatan.
  2. Tambahkan campuran A dan B, kemudian aduk sampai tercampur.
  3. Campur nutrisi hidroponik ini ke media tanam sampai penuh.

Nutrisi hidroponik cabe

nutrisi cabai via www.dekoruma.com

Di awal pemindahan ke media tanam hidroponik, nilai nutrisi adalah 600 ppm ā€” diukur menggunakan TDS meter. Kalau tanaman cabai sudah mulai berdaun, naikkan ppm menjadi 1000 ppm. Pemberian nutrisi hidroponik mesti dilakukan dalam dua tahap. Saat masih dalam tahap daun atau cabai belum berbuah, maka gunakan nutrisi hidroponik sayuran daun. Sementara jika sudah berbuah, gunakan AB mix buah. Saat berbunga, pemberian nutrisi hidroponik pun mesti ditingkatkan, yakni sebanyak 3000 ppm.

Kalau kepepet, boleh gunakan pengganti nutrisi hidroponik dengan pupuk majemuk seperti NPK, Urea, KCL, dan Gandasil-D. Meski aman digunakan, tapi larutan nutrisi pupuk-pupuk tersebut belum banyak diketahui. Makanya, untuk memastikan kadar nutrisinya, wajib menggunakan TDS meter atau pH meter untuk mengetahui jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman hidroponikmu.

Selain AB mix, ada juga nutrisi hidroponik alami yang umumnya dipakai untuk tanaman hidroponik organik

Nutrisi hidroponik organik ini bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada di sekitarmu, mulai dari daun kering, kotoran hewan, hingga nasi basi. Berikut panduan cara membuatnya.

1. Nutrisi hidroponik organik dari daun keringĀ 

dari daun kering via www.drpowerblog.com

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 karung daun kering
  • 1 bongkah gula merah utuh
  • 20 liter air bersih
  • 100 cc dekomposer

Cara membuat:

  1. Masukkan daun yang sudah kering ke dalam wadah lalu campur dengan sebongkah gula merah.
  2. Haluskan kedua bahan tersebut sampai tercampur rata. Kalau sudah, tuangkan air hingga semuanya mencair dan larut.
  3. Masukkan dekomposer dan diamkan dalam kondisi tertutup selama 10 hari. Nutrisi hidroponik siap digunakan pada hari berikutnya.

2. Nutrisi hidroponik organik dari nasi basiĀ 

dari beras via www.thekitchn.com

Bahan yang dibutuhkan:

  • 4 genggam nasi basi
  • 1 gayung air bersih
  • 1/2 kg gula pasir

Cara membuat:

  1. Tuang nasi basi ke dalam ember kecil, lalu tutup dengan kertas atau daun kering. Diamkan selama lima hari sampai muncul jamur berwarna kekuningan. Proses ini dilakukan untuk memperbanyak kandungan mikroorganisme pada nasi basi.
  2. Selanjutnya, didihkan air lalu masukkan gula dan aduk sampai larut. Cairan gula yang dingin ini dapat digunakan sebagai penutrisi.
  3. Masukkan air gula ke dalam ember yang berisi nasi basi. Aduk sampai rata dan pastikan semua adonan nasi terendam air gula.
  4. Setelah tercampur, simpan ke dalam stoples lalu tutup rapat dan diamkan selama seminggu.
  5. Untuk penggunaan nutrisi organik ini bisa dicampurkan dengan air bersih menggunakan perbandingan 1:5 untuk air bersihnya.

Agaknya memang nggak mudah mencari nutrisi hidroponik terbaik karena kebutuhan tanaman berbeda-beda. Tapi berbekal panduan pembuatan nutrisi di atas, semoga proses bertanam hidroponikmu berhasil, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE