Saat belanja di pasar atau di warung-warung, kamu akan menemukan tempe yang dibungkus daun pisang dan yang dibungkus plastik. Nah, khusus tempe yang dibungkus daun pisang, kemungkinan bakal sulit ditemukan di pasar-pasar modern seperti di supermarket. Kebanyakan tempe yang dibungkus plastiklah yang lebih kerap tersedia.

Sebenarnya, tempe yang dibungkus daun dan yang dibungkus plastik nggak berbeda jauh. Tapi ada beberapa aspek yang pada akhirnya memengaruhi rasanya selain berbeda di tampilannya saja. Kira-kira bagus yang mana, ya?

Tempe yang dibungkus daun pisang punya aroma dan rasa yang khas ketimbang tempe yang dibungkus plastik

tempe yang dibungkus daun lebih enak via tempebumbung.wordpress.com

Advertisement

Sama halnya kayak makan lontong yang dibungkus daun pisang dan yang dibungkus plastik, tentu dari segi rasa dan juga aroma bakal beda. Tempe yang dibungkus daun pisang punya aroma dan rasa yang lebih khas dan sedap ketimbang tempe yang dibungkus dengan plastik. Daun pisang juga mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melawan radikal bebas. Hal ini berlaku juga untuk tempe yang dibungkus dengan daun lainnya, daun jati misalnya.

Meski aroma dan rasanya nggak begitu khas, tempe yang dibungkus plastik dinilai lebih aman higienis

tempe yang dibungkus plastik lebih higienis via shintakdamayanti.blogspot.com

Tempe mengandung bakteri baik hasil fermentasi yang cukup sensitif terhadap cemaran bakteri lainnya. Tempe yang dibungkus dengan daun riskan tercemar bakteri lain dari daunnya, makanya perlu diperhatikan betul kebersihannya. Karena jika daun pisangnya kurang higienis dan terkontaminasi bakteri jahat, maka justru akan bikin tempe gagal matang atau cepat busuk.

Sementara itu, tempe yang menggunakan plastik umumnya datang dari produsen tempe yang lebih modern sehingga terjaga kebersihannya.

Memang banyak penggemarnya, namun tempe yang dibungkus daun makin sulit ditemukan mengingat kelangkaan daun pisang

makin sulit ditemui via travel.tribunnews.com

Advertisement

Tempe yang dibungkus daun pisang identik dengan pasar tradisional, atau di kota-kota kecil yang lebih banyak ditemukan daun pisang. Itulah kenapa di perkotaan lebih sering ditemui tempe yang dibungkus plastik, hal ini karena minimnya lahan di perkotaan yang memungkinkan tumbuhnya pohon pisang. Jadi, perihal daerah persebaran tempe dengan bungkus daun pisang dan plastik cenderung mudah dipetakan.

Kesimpulannya, tempe yang dibungkus dengan daun pisang memang lebih juara dari segi aroma dan rasanya. Namun dengan catatan daun yang digunakan betul-betul higienis dan diperoleh dari tempat yang nggak tercemar. Hal ini bukan berarti  tempe yang dibungkus plastik nggak direkomendasikan lo, ya. Keduanya tetap enak dan aman dikonsumsi selagi kamu pintar memilah dan memasaknya.

Jadi, kamu tim tempe yang dibungkus daun pisang atau yang dibungkus plastik nih?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya