Cegah Penyebaran Covid-19, Pemprov DKI Tutup Tempat Wisata di Jakarta. Mending di Rumah Aja

Jakarta Tutup Tempat Wisata

Penyebaran virus Corona makin tak terkendali. Negara-negara di luar China kini tengah mengalami kekhawatiran akibat penyebaran virus yang sangat massif ini. Dalam selang 2 bulan, sudah lebih dari 110 negara terjangkit penyakit Covid-19 ini. Situasi dunia pun sedang gonjang-gonjang, banyak muncul travel ban, bursa jatuh, penerbangan dibatalkan, ekonomi kacau balau.

Advertisement

Indonesia pun tak luput dari serangan virus yang berawal di Wuhan ini. Total korban positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 69 orang dengan 4 korban meninggal hanya dalam tempo kurang lebih 2 pekan. Muncul kekhawatiran jumlah korban terus bertambah jika tidak ada penanganan serius. Di satu sisi, pemerintah seolah tertutup dengan lokasi penyebaran wabah ini di Indonesia sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI melakukan langkah untuk antisipasi penyebaran dengan menutup tempat wisata di Jakarta yang dikelola pemerintah

tempat wisata ditutup di jakarta via twitter.com

Mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai selangkah lebih maju dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup tempat wisata. Beberapa tempat wisata yang populer di Jakarta seperti Monas, Ancol, Kota Tua, kebun binatang Ragunan, Planetarium, Taman Ismail Marzuki dan berbagai museum lain di Jakarta akan ditutup untuk umum. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona yang telah menyebar secara cepat di Jakarta. Sudah 69 orang yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia, di mana sebagian besar berada di Jakarta. Tempat-tempat wisata di atas akan ditutup selama tanggal 14-29 Maret 2020. Di destinasi wisata tersebut juga akan disemprot cairan disinfektan untuk membunuh virus.

Tak cuma menutup tempat wisata, Anies Baswedan juga menghimbau agar warga Jakarta tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting

kota tua jakarta via pesona.travel

“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk memprioritaskan kegiatan di rumah. Kurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai. Sebisa mungkin mengurangi berkegiatan di luar rumah, kecuali kegiatan yang urgent,” kata Anies Baswedan.

Advertisement

Selain menutup tempat wisata, Anies Baswedan juga meminta kepada warga Jakarta untuk tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting. Hal ini dilakukan agar meminimalisir penyebaran virus Corona di Jakarta. Anies mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 terjadi di hampir semua kecamatan di Jakarta. Tentu fakta ini harus jadi perhatian bersama warga Jakarta dan Indonesia agar menahan diri untuk tidak bepergian dulu di waktu-waktu sekarang.

Untuk sementara mari jaga kebersihan dan kesehatan diri. Semoga penyebaran virus ini segera bisa dikendalikan bahkan dihentikan dalam waktu yang singkat.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE