Mengintip Sejarah Pulau Galang di Batam yang Terkenal Angker Sepeninggal Pengungsi Vietnam

Misteri Pulau Galang Batam

Sebagai negara kepulauan, Indonesia tercatat punya ribuan pulau berjajar dari Sabang sampai Merauke. Dari yang besar seperti Kalimantan, hingga yang kecil seperti Samalona. Umumnya pulau di Indonesia sama-sama memiliki keindahan yang menarik hati. Namun di antara pulau yang menawarkan keindahan tersebut, ada juga loh yang menyimpan keangkeran.

Advertisement

Salah satu pulau yang terkenal dengan keangkerannya adalah Pulau Galang. Berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Batam, pulau ini sejatinya punya pantai yang indah. Belakangan pulau ini juga ramai diperbincangkan karena di sana telah dibangun rumah sakit untuk merawat pasien terinfeksi covid-19. Nah, lalu apa yang membuat Pulau Galang bisa terkenal angker? Biar nggak penasaran, yuk, simak ulasan Hipwee Travel berikut.

Pulau Galang pada awalnya nggak berpenghuni sampai orang Vietnam datang untuk mengungsi

Gerbang Pulau Galang via www.minews.id

Hingga tahun 70an, Pulau Galang nggak berpenghuni sama sekali. Semua berubah setelah pecah perang saudara di Vietnam pada tahun 1975. Pada masa itu banyak warga Vietnam yang melarikan diri dengan menumpang perahu. Karena kalau bertahan di negaranya, mereka khawatir akan jadi korban kekejaman komunis yang sedang berkuasa. Mereka yang kabur menumpang perahu beberapa mendarat di pulau-pulau Indonesia untuk mencari suaka, seperti di Natuna dan Galang.

Nah, kemudian pada saat itu PBB melalui UNHCR langsung memerintahkan Indonesia untuk menjadikan Pulau Galang sebagai tempat penampungan para pengungsi perang dari Vietnam. Menyikapi keputusan itu, pada tahun 1979 pulau seluas 80 hektare itu diubah menjadi kamp pengungsian dengan berbagai fasilitas pendukung mulai dibangun. Sejak saat itu kawasan pengungsian di Pulau Galang dikenal dengan sebutan Kampung Vietnam.

Advertisement

Perahu yang digunakan pengungsi Vietnam gunakan masih bisa dijumpai di Kampung Vietnam

Sisa perahu dari warga pengungsi Vietnam via jokka2traveller.com

Para pengungsi di Kampung Vietnam dikenal juga dengan sebutan manusia perahu. Hal tersebut karena eksodus yang mereka lakukan ke Pulau Galang pada masa itu dilakukan hanya bermodal perahu. Berdasar kabar, banyak dari mereka yang tewas di perjalanan mencari suaka tersebut. Catatan sejarah juga menuliskan kalau para pengungsi harus berdesak-desakan di perahu demi sebuah penghidupan baru. Kalau kamu berkunjung ke Kampung Vietnam, kamu bisa mengunjungi perahu yang dahulu digunakan oleh para pengungsi.

Terkenal angker sebab banyak warga yang meninggal karena penyakit, dan kisah seorang perempuan yang bunuh diri karena diperkosa

Patung Kemanusiaan yang jadi salah satu lokasi menyeramkan via sahabatwisata99.blogspot.com

Nah, kalau kamu mampir ke Batam dan bertanya ihwal Pulau Galang, hampir dipastikan masyarakat akan bilang kalau itu pulau angker. Warga sekitar bahkan nggak berani mendekat ke wilayah Kampung Vietnam menjelang malam, karena banyak cerita seram yang dituturkan turun-temurun. Beberapa cerita mengisahkan kalau di sana banyak penampakan hantu yang ditenggarai adalah arwah warga Vietnam, yang dahulu banyak meninggal karena penyakit “Vietnam Rose”.

Advertisement

Di Pulau Galang juga terdapat satu patung yang disebut momen kemanusiaan. Patung tersebut turut didedikasikan untuk seorang perempuan bernama Tinh Nham Laoi. Di sana lah satu kisah seram Pulau Galang bermula. Perempuan Tinh Nham Laoi ini sejatinya warga yang sama dengan perempuan pengungsi lainnya. Namun yang membedakan hanyalah nasib malang yang menimpanya. Tinh Nham Laoi meninggal karena bunuh diri, akibat pemerkosaan keji yang dilakukan oleh sesama pengungsi. Ia nggak sanggup untuk menahan beban hidup sehingga bunuh diri dirasa jadi satu-satunya pilihan. Konon katanya hantu Tinh Nham Laoi sering menampakkan diri di Kampung Vietnam, dan menurut yang bisa melihat, hantu tersebut nggak suka dengan pengunjung yang macam-macam dan bertingkah aneh.

Menurut cerita dari salah satu petugas pengelola di Kampung Vietnam seperti dikutip dari Batam News, pernah ada seorang pengunjung yang swafoto di salah satu bangunan tempat terjadinya peristiwa pemerkosaan Tinh Nham Laoi. Tiba-tiba di kamera ponselnya muncul sosok penampakan diduga makhluk halus, dan esoknya pengunjung tersebut jatuh sakit.

Fasilitas bekas kamp pengungsian membuat suasana Kampung Vietnam makin mengerikan

Bekas rumah pengungsi Vietnam via www.batamnews.co.id

Pemerintah Indonesia memutuskan kembali mengosongkan Pulau Galang pada 1994, dan memulangkan warga Vietnam ke negaranya yang sudah mulai kondusif. Alhasil berbagai fasilitas umum seperti rumah, rumah sakit, tempat ibadah, sekolah, dan bahkan penjara nggak lagi digunakan. Hal tersebut lah yang menambah horor di Pulau Galang.

Ditambah lagi pulau tersebut punya satu kompleks pemakaman warga Vietnam yang diberi nama Nghia Trang Grave. Katanya lokasi pemakaman itu jadi salah satu tempat paling seram di Pulau Galang. Mengintip suasananya siang hari saja cukup mencekam. Konon kata warga dan pengunjung, menjelang malam arwah yang bersemayam di pemakaman sering menampakkan dirinya.

Meski cukup menyeramkan buat dikunjungi, Pulau Galang tetap jadi destinasi wisata dan punya pantai yang indah

Pantai Melur di Pulau Galang via www.pantainesia.com

Setelah warga Vietnam dipulangkan ke negara asalnya, Pulau Galang selalu kosong. Jangankan untuk ditinggali, mampir dan berlama-lama di kawasan pulau tersebut saja warga sekitar ogah-ogahan. Tapi meski begitu, Pulau Galang tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung, dan cukup dikenal sebagai objek wisata misteri.

Yang ditawarkan oleh wisata misteri di Pulau Galang adalah menikmati sisa-sisa kehidupan para pengungsi yang berupa bangunan fasilitas, dan monumen kemanusiaan di Kampung Vietnam. Selain itu Pulau Galang juga punya objek andalan yakni Pantai Melur dengan panoramanya yang cantik. Kamu bisa menikmati air laut yang biru jernih dengan pasir putih di sana.

Nah, untuk mencapai Pulau Galang dan Pantai Melur, kamu bisa menggunakan mobil atau motor. Dari Bandara Hang Nadim, kamu cukup menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam saja. Bagaimana, berminat mampir ke Pulau Galang dan mengintip sisa-sisa kehidupan warga Vietnam dan misteri yang bersembunyi di baliknya?

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE