4 Kisah Haru Pengorbanan Pasangan dalam Pernikahan, Bukti Cinta Sejati itu Sungguhan Ada!

pengorbanan suami istri

Cinta dan pengorbanan rasanya menjadi dua kata yang sulit untuk terpisahkan. Kita mungkin seringkali akan berusaha sekeras mungkin untuk membuat orang yang kita sayang menyunggingkan senyumnya walau harus mengorbankan kepentingan kita sendiri. Jika benar-benar saling mencintai maka hal tersebut akan terus dilakukan tak hanya di awal-awal menjalin hubungan namun bahkan di hari-hari setelah melangsungkan pernikahan.

Advertisement

Setiap harinya mungkin kita akan beberapa kali berkorban walaupun dalam hal yang sepele. Bahkan di luar sana, ada juga yang melakukan hal-hal tak terbayangkan demi bisa melakukan yang terbaik untuk pasangan. Berikut beberapa kisah pengorbanan yang menyentuh hati, makanya sebelum membaca siap-siap tisu ya! Yuk kita simak bersama!

1. Untuk menghabiskan sisa waktu setelah mendapatkan diagnosis usia yang tak lama lagi, pasangan kekasih justru mengunjungi tempat-tempat yang indah bersama

Digendong/ Credit: China.org via www.china.org.cn

Sejak tahun 2016, pasangan kekasih Wang Xiaomin dan Yu Yonghua telah mengunjungi banyak spot indah di negaranya. Hal ini dilakukan karena pada tahun 2014 sang istri, Yu Yonghua didiagnosis mengidap penyakit langka bernama Lou Gehrig’s yang tak bisa disembuhkan. Penyakit ini menyerang sel saraf dan otot di mana ketika Wang membawa istrinya ke rumah sakit, ia didiagnosis hanya memiliki 3 sampai 5 tahun waktu yang tersisa. Awalnya pasangan ini kalut dan merasa sangat sedih namun kemudian mereka merasa bahwa kondisi tersebut tak bisa diubah, akhirnya mereka move on dan membuat sebuah rencana. Mereka melakukan perjalanan ke beberapa tempat termasuk ke gunung dengan Wang menggendong sang istri selama perjalanan.

Di usia seperti kami, tak banyak yang membicarakan cinta atau kasih sayang. Saya melakukan ini bukan untuk hal romantis. Dia istri saya dan saya bertanggung jawab untuk menjaganya dengan baik.

Advertisement

2.  Cerita tentang seseorang yang rela mendonorkan organnya untuk kekasih mungkin lebih sering kita dengar di film saja. Padahal di kehidupan nyata, kisah ini benar-benar ada lo

Donor ginjal/ Credit: NWEmail via www.nwemail.co.uk

David memiliki sebuah kondisi yaitu Polycystic Syndrome yang mengganggu kerja paru-paru dan membuatnya harus mendapat berbagai tindakan medis setiap harinya. Hal ini membuat sang istri yang bernama Lynne Ashton merasa harus berbuat sesuatu untuk suaminya tercinta yang kemudian diwujudkan dalam bentuk donor ginjal karena ternyata ginjalnya cocok untuk sang suami. Padahal kecocokan ginjal ini hanya mungkin terjadi 200:1 saja lo. Untungnya keduanya bisa selamat dalam melewati masa-masa sulit ini dan kini bisa kembali menjalani hidup seperti sebelumnya.

3. Demi merawat sang istri yang sedang sakit, seorang suami di Thailand rela berhenti bekerja dan sering kelaparan

Rela lapar/ Credit: Buzzflare via buzzflare.com

Dilansir dari Buzzflare istri dari pria ini digigit seekor ular yang membuatnya harus menderita atrofi otot dan membuatnya hanya mampu berbaring tanpa mampu menggerakkan tubuhnya. Akibat dari hal ini sang suami tak bisa bepergian jauh supaya bisa merawat sang istri. Akhirnya untuk memenuhi kebutuhannya, ia mengandalkan uang sebesar 700 baht yang hanya cukup untuk memberi makan satu orang saja. Ia hanya akan menyantap sisa dari makanan yang dimakan oleh sang istri.

Kami sudah berjanji bahwa kami akan hidup bersama-sama. Istri saya adalah oraang terpenting di hidup saya dan saya tidak akan menelantarkanya. Saya mungkin tidak punya mobil atau rumah bagus, tapi saya punya jiwa raga untuk untuknya.

Advertisement

4. Yang satu ini masih menuju pernikahan, seorang laki-laki asal Jepang setia menunggu sang kekasih bisa bangun dari koma dan kembali mengingat dirinya

Penantian/ Credit: Videoasis via m.videoasis.com

Pasangan Hisashi Nishizawa dan Mai Nakahara sudah melakukan lamaran dan akan melangsungkan pernikahan setelahnya. Akan tetapi, suatu hari Mai mendadak tak mengenali kekasihnya dan teman-teman dekatnya. Kondisinya makin memburuk dan membuatnya berada dalam kondisi koma selama bertahun-tahun serta didiagnosis terkena peradangan otak. Selama itu orang tua Mai meminta Nishizawa untuk menyerah saja namun ia tak melakukannya dan tetap setia. Melihat kesetiannya itu saat sudah sadar, Mai kembali jatuh cinta padanya dan akhirnya mereka melangsungkan pernikahan pada tahun 2014.

Kisah cinta sejati seperti di atas mungkin selama ini hanya kita dengar melalui film-film atau novel saja, tapi nyatanya cinta seperti itu benar-benar ada. Walau mungkin tak mampu melakukan pengorbanan sebesar itu, namun sebenarnya  kadang pengorbanan kecil saja sudah berarti kok dalam sebuah pernikahan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE