4 Alasan Bayi Selalu Menggenggam Saat Telapak Tangannya Dipegang. Bukan Hanya Tanda Sayang!

mengapa bayi menggenggam tangan

Saat menjenguk bayi milik saudara atau melihat bayimu sendiri, kamu mungkin sesekali akan reflek menggenggamkan jarimu di tangannya. Lalu kamu akan merasakan sebuah cengkeraman yang seolah tak mau dilepaskan. Selanjutnya kamu akan mulai GR karena menganggap bahwa bayi tersebut merasa nyaman dan nggak mau kamu tinggalkan. Hal tersebut bisa jadi benar, namun bisa kurang tepat juga.

Advertisement

Nah, ternyata di awal-awal masa hidupnya, bayi memang memiliki gerak refleks tertentu. Salah satunya adalah refleks menggenggam tangan tersebut. Bingung? Simak yuk penjelasan berikut ini!

Refleks menggenggam tangan ini diketahui dengan istilah palmar grasp. Refleks ini sudah dikembangkan sejak di dalam kandungan

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Dilansir dari Hello Sehat, palmar grasp adalah salah satu refleks primitif manusia yang berasal dari sistem saraf pusat dan hanya ditunjukkan oleh bayi sebagai respons terhadap suatu rangsangan tertentu. Pada saat itu bayi belum bisa sengaja memegang benda untuk sementara waktu. Namun, saat diberikan stimulus maka jari-jari bayi akan otomatis mencengkeram.

Ternyata gerakan ini sudah mulai dikembangkan sejak bayi masih usia 16 minggu di dalam kandungan hingga 6 bulan setelah bayi sudah lahir lo. Hal ini justru nantinya akan menghilang seiring berkembangnya otak bagian depan.

Advertisement

Waktu awal-awal bayi lahir mereka akan meniru posisinya selama di dalam rahim karena hal itulah yang membuatnya merasa nyaman

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Di beberapa minggu pertama kehidupannya, bayi cenderung akan mempertahankan posisi yang mirip selama mereka di dalam rahim. Makanya mereka cenderung akan mendekatkan tangan dan kaki ke tubuh dalam keadaan tangan yang mengepal erat. Hal inilah yang membuatnya merasa nyaman termasuk saat dibedong dengan posisi tangan tergenggam yang melekat ke tubuh. Refleks ini juga sebagai persiapan agar bayi bisa menggenggam tangan dan melepaskannya saat ia sudah tumbuh nantinya.

Ternyata sebagian besar bayi nggak sadar bahwa mereka punya tangan hingga usianya 14 minggu lo!

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Di usia ini, bayi-bayi akan memiliki refleks untuk mengepalkan tangannya dan memasukkan ke dalam mulut. Sehingga walaupun ia tak menyadari keberadaan dua tangannya, kamu tak perlu repot-repot untuk melatihnya menggenggam dalam usia ini. Pun ia juga belum begitu butuh untuk melakukan gerakan tersebut. Nantinya kemampuan gerakan tangannya akan terlatih kok.

Memasuki usia 3 bulan, bayi akan semakin pandai menggenggam benda, namun ia juga masih akan suka mengisap ibu jarinya

Advertisement

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Dilansir dari Halodoc, bayi akan lebih sering membuka tangannya. Namun ia masih belum mampu meraih benda di sekitarnya dengan baik. Sedangkan saat usia memasuki 4 bulan, bayi biasanya sudah mulai mampu menggenggam barang dengan ukuran yang lebih besar. Usia 5 tahun ke atas, bayi biasanya sudah mampu memegang berbagai hal di sekitarnya. Kabar buruknya, ia biasanya akan memasukkan benda-benda yang ditemuinya ke dalam mulut. Sehingga ibu harus mendampingi dan memperhatikan si kecil pada masa ini.

Nah, itu dia alasan bayi menggenggam tangan di awal masa kehidupannya serta perkembangan gerakan telapak tangannya. Perkembangan ketrampilan ini akan senantiasa terjadi sejalan dengan perkembangan usianya juga.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE