6 Rahasia Kontraksi Cepat dan Alami agar Lahiran Lancar, Tenang dan Nyaman!

Tips agar kontraksi berjalan cepat, tapi kamu juga tidak terlalu merasa kesakitan yang terlalu lama

Memasuki usia kehamilan tahap akhir atau mendekati waktu HPL merupakan hal yang mendebarkan bagi para ibu hamil. Terutama new mom atau mereka yang baru pertama kali memiliki pengalaman mengandung. Tentu saja bayang-bayang tentang melahirkan begitu mengkhawatirkan. Belum lagi mendengar kisah-kisah tentang betapa sakitnya merasakan kontraksi dan menunggu bukaan lengkap hingga berjam-jam lamanya yang katanya sangat sakit juga membuat para ibu merasakan ngilu.

Tapi kamu jangan cemas dulu, karena ada beberapa trik yang dapat membantu mempercepat proses kontraksi seperti berikut ini!

1. Rutin jalan kaki santai

Jalan-jalan santai ya, Bun.

Menjelang HPL, sering-seringlah berjalan kaki untuk menguatkan otot dan memperlancar sirkulasi darah. Cara yang super murah ini juga dipercaya mempercepat proses persalinan. Saat berjalan kaki, posisikan tubuh dengan benar, yakni berdiri tegap tanpa terlalu condong ke belakang. Akan lebih baik lagi, ajaklah pasangan untuk menemanimu berjalan kaki untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan. Selain itu, hindari jalan terjal dan menanjak serta jangan terlalu memaksakan diri jika merasa sudah lelah, beristirahatlah saat kamu capek, ya!

Advertisements

2. Mengikuti senam hamil

Kalau nggak senam, Bunda juga bisa coba yoga loh! Tentunya dengan pendampingan trainer yang berpengalaman.

Jika kamu punya waktu luang, rutinlah mengikuti senam hamil dengan instruktur yang berpengalaman dan bersertifikat. Selain melakukan gerakan-gerakan tertentu yang memudahkan persalinan, kamu juga bisa mengikuti latihan pernapasan yang baik serta mengejan yang benar demi kelancaran proses melahirkan.

Senam hamil ini membantu melemaskan daerah pada jalur keluarnya bayi, membantu kontraksi rahim agar lebih efektif serta membantu proses persalinan menjadi lebih mudah dan lancar. Selain senam hamil, kamu pun bisa mengikuti kelas yoga hamil sebagai alternatif.

Advertisements

3. Lakukan pijatan agar kontraksi berjalan lancar

Jangan sungkan minta tolong suami untuk memihat Bunda, ya.

Studi menyatakan bahwa wanita yang dipijat saat mengalami kontraksi lebih berkurang rasa sakit dan kegelisahannya ketimbang mereka yang nggak dipijat. Nggak ada salahnya minta pasangan kamu untuk memijat bagian tubuh yang kamu inginkan seperti di leher atau punggung bagian bawah.

Pijatan ini akan sangat membantu terutama ketika kamu mulai merasakan kontraksi awal. Tapi ada saat-saat tertentu ketika kamu sama sekali nggak mau disentuh. Jadi sesuaikan saja dengan kebutuhanmu, ya!

4. Mandi air hangat untuk mengurangi ketegangan otot saat kontraksi

Mandi air hangat juga bisa bantu tubuh kamu sedikit rileks.

Rasa sakit yang terjadi selama kontraksi membuat otot-otot di sekujur tubuh menegang sehingga menambah ketidaknyamanan yang kamu rasakan. Mandi dengan air hangat bisa meredakan ketegangan di tubuhmu. Untuk merasakan sensasi seperti dipijat, arahkan shower atau pijat-pijat lembut bagian punggung maupun pinggang saat mandi.

Supaya lebih nyaman, kamu bisa berendam dalam bathtub untuk merileksasikan otot-otot tubuh yang terasa menegang. Saat kamu merasa telah cukup rileks, kamu bisa keluar dari bathtub dan jangan terkejut kalau ternyata pembukaannya sudah sempurna dan bayi siap lahir dalam waktu kurang dari satu jam.

Advertisements

5. Lakukan stimulasi pada area payudara

Stimulasi puting payudara membantu mengaktifkan saraf dan memperlancar proses menyusui via www.romper.com

Seperti yang kita ketahui bahwa puting merupakan salah satu bagian yang paling sensitif dari tubuh wanita. Jika disentuh maka puting akan melepaskan senyawa oksitosin yang bisa membantu mempercepat proses kontraksi. Untuk itu, kamu bisa memberikan pijatan secara lembut pada area puting selama beberapa menit dalam sehari. Rangsangan yang muncul akan memfasilitasi kelenjar pituitari dalam memproduksi hormon oksitosin yang memicu kontraksi rahim.

Tapi, jangan lakukan dengan berlebihan karena bisa mengakibatkan kontraksi yang sangat panjang, kuat serta mengganggu aliran darah pada janin. Lakukan stimulasi ini dengan fokus pada salah satu payudara terlebih dulu selama kurang lebih lima menit.

Advertisements

6. Melakukan hubungan intim untuk merangsang kontraksi

Berhubungan intim via www.livestrong.com

Stimulasi lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar kontraksi adalah dengan melakukan hubungan intim dengan suami. Tahukah kamu? Cairan sperma mengandung hormon prostaglandin yang bisa membantu melunakkan leher rahim sehingga lebih cepat membuka jalur keluarnya bayi.

Kandungan yang ada di dalam sperma juga bisa merangsang kontraksi pada rahim serta membuat leher rahim melemas. Tapi, kamu tetap harus berhati-hati dan lakukan dengan posisi yang aman. Namun lebih baik lagi, kamu bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan, ya.

Jadi, jika kamu ingin merangsang kontraksi dan persalinan yang cepat dan mudah, sebaiknya kelola diri baik secara fisik maupun mental. Sebelum melakukan upaya alami untuk merangsang kontraksi, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan, ya! Masukan dari dokter sangatlah penting untuk menjaga keselamatan kandunganmu yang sudah memasuki usia hamil tua.

Advertisements

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

salt of the earth, light of the world

Editor

Seorang makmum yang taat :)