7 Tanda si Kecil Tumbuh Bahagia. Cek yuk, Sudah Cukup Happy kah Anakmu, Ma?

tanda si kecil bahagia

Menyaksikan tumbuh kembang si kecil adalah salah satu hal yang mendebarkan sekaligus membahagiakan bagi para orang tua. Apalagi kalau si kecil dapat mencapai setiap milestone-nya dengan baik, serta senantiasa tersenyum ceria. Tapi, apa indikasi dari tumbuh bahagia si kecil? Sudah tahu belum, Moms?

Advertisement

Ada beberapa ciri si kecil, terutama masuk usia toddler atau balita tumbuh bahagia, Ma. Semua bisa kamu cek dan lihat dalam setiap perkembangannya. Ada sekitar 7 tanda si kecil bahagia, dilansir dari laman Baby Center dan berbagai sumber lainnya. Cek yuk, apa saja~

1. Si kecil selalu tersenyum dan lebih jarang mengamuk. Senyumnya pun tulus dan lepas~

Credit: Pexels via www.pexels.com

Coba cek, apakah si kecil lebih sering tersenyum atau murung dan merengut? Apakah si kecil lebih suka mengamuk? Memang, temperamen pada bayi adalah karakter dari lahir. Nah, ternyata ada banyak juga bayi yang terlahir dengan emosional yang tinggi alias difficult baby. Namun ada juga bayi yang tidak mudah marah. Hati-hati juga dengan kebiasaan mengekspresikan kemarahan dengan berlebihan. Suka memukul atau menyakiti diri sendiri, misalnya.

2. Senang bermain dan aktif bergerak ternyata juga jadi salah satu tandanya lo, Moms!

Credit: Pexels via www.pexels.com

Anak yang kurang bahagia cenderung menunjukkan sikap menarik diri dan enggan banyak bergerak. Jika si kecil bahagia, dia akan cenderung lebih aktif untuk mengekspresikan diri dan mengeksplorasi sekitarnya.

Advertisement

3. Menunjukkan mata yang berbinar. Kelihatan happy dan cerah gitu~

Credit: Pexels via www.pexels.com

Mata mampu mengekspresikan isi hati. Coba tatap dalam-dalam mata si kecil, apakah sudah berbinar senang, Ma?

4. Senang mengoceh juga ternyata salah satu tanda si kecil bahagia lo, Ma

Credit: Pexels via www.pexels.com

Menurut Edward Hallowell, seorang psikiater dan penulis buku of The Childhood Roots of Adult Happiness, anak yang bahagia cenderung lebih senang mengoceh ketimbang anak yang kurang bahagia. Anak yang kurang bahagia akan lebih suka diam dan memendam ketertarikan untuk berinteraksi.

5. Merespons saat mendengar. Apakah si kecil senang merespons?

Credit: Pexels via www.pexels.com

Nggak asal-asalan lo, ternyata kegagalan si kecil dalam merespon suasana bisa disebabkan oleh rasa kepedulian bayi pada lingkungan, sebab ia mungkin sedang merasa tertekan, merasa gelisah, dan nggak konsentrasi.

Advertisement

6. Tidak butuh stimulasi konstan dan bisa menunjukkan rasa penasaran yang mendalam

Credit: Pexels via www.pexels.com

Ini juga bisa menjadi ciri si kecil tumbuh sehat dan bahagia lo, Ma. Anak kecil yang sehat akan menunjukkan rasa penasaran dan nggak butuh stimulasi berlebih untuk merespons dan mengeksplorasi sekitarnya.

7. Ramah dan menunjukkan kertertarikan pada orang lain, terutama pada anak-anak juga

Credit: Pexels via www.pexels.com

Tak mudah merasa takut dan senang berinteraksi dengan sekitar bisa menjadi ciri si kecil bahagia. Apalagi kalau si kecil sudah menginjak usia balita.

Jadi, apakah si kecil sudah cukup menunjukkan tanda-tanda tumbuh bahagia, Ma? Sekilas terlihat sepele, tapi modal untuk berbahagia sejak kecil ini kelak akan memengaruhi tumbuh kembangnya di masa depan lo, Ma. Jika merasa ada sesuatu yang ganjil, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahlinya untuk mencari solusi terbaik. Semoga si kecil sehat selalu ya, Ma!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE