Putus sama pacar itu selalu susah, gak pernah adil bagi kedua pihak. Meski kalian barengan mengaku putus baik-baik (ciuh… apa itu ‘putus baik-baik’?) pasti ada salah satu pihak yang gak bisa meng-handle perpisahan secara bijak. Putus aja berat, apalagi menerima bahwa hubungan kalian udah berakhir pasti jauh lebih berat.

Sebelum kita bicara lebih jauh ada satu pertanyaan buat kamu: Apakah kamu udah beneran siap buat melupakannya? Karena percuma saja bikin pengumuman disana-sini bahwa kamu udah putus kalau jauh di dalam hati kamu belum rela untuk melepaskannya. Jika kamu udah punya niat, namun belum juga bisa move on maka kamu perlu berbagai praktik moving on mulai dari yang standar hingga yang paling ekstrim.

1. Mulailah usahamu untuk melupakannya dengan menghentikan segala bentuk kontak dengannya

Putusin semua kontak via i.huffpost.com

Berhenti menelepon dan mengirim SMS adalah awal yang baik karena pada dasarnya untuk melupakan seseorang kamu harus menghentikan segala kontak dengannya. Mulai dari berhenti ketemu, berhenti kontak lewat telepon/ponsel hingga kontak batin dan kontak fisik (jika ada) harus dihentikan sekarang juga. Gak usah ditunda-tunda dengan berdalih “SMS-an aja ‘kan gak apa-apa” karena percayalah respon yang kamu terima kalau gak dingin ya menyakitkan. Jangan terlihat begitu merana dengan mengirim whatsapp berisi “Kangen…” pukul 2.30 malam, karena gak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat dua centang biru tanpa balasan tertera di layar ponsel kamu.

2. Unfriend, unfollow, unshare seluruh akun media sosial yang dia punya, kalau perlu kamu berhenti dulu bermedia sosial

Termasuk kontak dunia maya via www.survivingcollege.com

Advertisement

Berhubung kalian pernah menjalin hubungan di era kejayaan media sosial sudah sepatutnya kalau kamu juga menghentikan segala bentuk komunikasi via facebook, twitter, path dan teman-temannya. Berhenti berteman di facebook, unfollow dia di twitter dan sudahi berbagi momen di path agar kamu gak pernah lagi bersinggunan dengannya walaupun secara virtual.

Apapun yang kamu lakukan di dunia maya, jangan sekali pun mengunjungi page facebook mantanmu, karena melihat dia bahagia dengan orang lain adalah pengalaman yang meremukkan dada. Bahkan kalau perlu kamu berhenti dulu main di media sosial, selain untuk menghindari dia kamu juga terhindar dari kelakuan galau dengan menyebarkan status bernada merana ke lini masa orang lain. Ini demi kebaikan kita semua, kok.

3. Hapus foto, bakar surat, sumbangkan hadiah dan singkirkan benda-benda yang mengingatkanmu padanya

Burn baby burn via www.fastcompany.com

Kenangan tentang mantan pacar itu seperti racun, gimana caranya menyingkirkan racun? Kamu harus melakukan detoks, cleansing atau pembersihan racun lainnya. Kumpulan tiket nonton berdua serta hadiah-hadiah yang dia berikan emang cute bila dikumpulkan dan dibiarkan menumpuk di kamarmu. Tapi jika hubungan kalian sudah berakhir, benda-benda seperti inilah yang akan menjadi cikal bakal racun dalam hatimu. Barang-barang tersebut emang gak punya dosa, tapi semua hal yang mengingatkan kamu padanya harus lenyap.

Jika kamu masih memiliki barang miliknya, maka bawa barang tersebut ke tempatnya sambil mengambil barangmu yang mungkin tertinggal di rumahnya. Bagaimana dengan foto, hadiah dan lai-lain? Dengan sangat menyesal kamu harus menyingkirkan semua. Foto di ponsel dan media sosial bisa dihapus, namun foto yang tercetak bisa dibakar bareng surat yang dia tulis. Agar gak mubazir sumbangkan hadiah yang ia berikan pada mereka yang membutuhkan, setidaknya tas atau sepatu tersebut bisa berguna bagi orang lain.

4. Perlahan, menjauhlah dari lingkaran pertemanan yang sama-sama kalian miliki

Cari temen sendiri aja via imgkid.com

Setelah putus dari pacar, cobalah untuk juga menjauhi teman-teman terdekatnya juga. Mungkin usaha ini bakal jadi susah jika kalian memiliki lingkaran pertemanan yang sama. Tapi pasti kamu punya sahabat terdekat sendiri /kan? Bukankah lebih baik jika kamu hang out bareng teman-teman sendiri daripada nongkrong bareng sahabat yang juga berteman dengan mantan. Lagian hang out bareng sahabat lama membuat dia berada di posisi yang gak enak karena takut dianggap berpihak.

Hang out bareng temannya mantan cuma membuka cerita lama dan memanggil lagi memori yang dengan susah payah sedang kamu coba lupakan. Dasar manusia serba ingin tahu aja, mereka akan mencoba mengorek mengapa kalian putus, siapa yang salah dan memancing kamu untuk membeberkan cerita-cerita lama yang sebenarnya cukup pedih untuk diingat. Dan parahnya lagi kamu juga kepo, tergoda untuk bertanya “Dia apa kabar sekarang? Udah move on belum? Kalau aku sih…” Hmmm kelakuan seperti ini yang akan membuatmu terlihat rapuh.

5. Jangan perlihatkan kalau kamu begitu rapuh dan sakit hati setelah dia tinggalkan. Selalu pasang muka bahagia.

Pasang muka datar via blog.netrobe.com

Meskipun sulit selalu pasang muka dan gestur bahagia ketika kalian berpapasan. Gak perlu bertegur sapa, just play it cool. Simpan rasa penasaranmu, biar dia yang penasaran. Begitu juga saat kamu lagi di media sosial, jangan share dan post konten yang berbau menye-menye, galau dan merana ditinggal mantan pacar. Jika kamu gak bisa tegar maka pura-puralah menjadi tegar. Kalau kamu gak bisa pura-pura, berhenti nongkrong di media sosial (ingat, ini demi kebaikan kita semua).

Mengapa tampil kuat dan gak rapuh begitu penting? Karena semua manusia punya sifat sadis dibalik senyum manisnya. Kalau dia tahu kalau kamu tersakiti, maka dia akan merasa tambah kuat. Secara emosional dia akan merasa semakin dewasa dan puas melihat seseorang merana untuk dirinya. Makanya pasang muka datar, jangan sampai dia tahu kalau kamu begitu hancur ketika dia tinggalkan.

6. Mengurung diri di kamar gak akan membantu, go out there and have some fun!

Ngapain sendirian via picture-cdn.wheretoget.it

Kalau kamu berpikir menyendiri akan membantumu untuk berpikir jernih dan melupakannya, maka kamu salah besar. Kamu justru makin sulit melupakan hubungan cinta yang baru aja putus ketika termangu sendirian. Meski kamu pengen banget buat duduk di pojokan sambil mengingat melupakan kenangan dengannya, kamu harus menghadapi kenyataan bahwa hubungan kalian udah berakhir.

Saat kamu megurung diri di kamar mungkin dia berada di luar sana menggoda cewek/cook lain, jadi buat apa bayangan dirinya masih aja kamu paksakan melintas di kepalamu. Mending keluar dan cari kegiatan yang menyenangkan bersama teman-teman atau keluarga. Aktivitas yang padat justru membantu kamu untuk fokus ke hal yang lebih penting dan melupakan mantan pacar.

7. Kenalan sama orang-orang baru, siapa tahu bisa sekalian cari pacar baru

Keluar dari kamar via balanceintegration.com

Keluarlah bersama teman-temanmu, entah itu sekedar belanja di mal, nongkrong di kafe atau traveling keliling nusantara. Jangan menutup diri kamu buat bertemu dengan orang-orang baru. Cari teman baru sebanyak-banyaknya, secara perlahan kamu bakal lupa kalau dulu pernah punya pacar. Meski kamu gak disarankan untuk segera jatuh hati pada semua orang yang kamu temui (seriously? Istirahat dulu, kali), ketemu orang-orang baru membuka kesempatan untuk ketemu calon pacar baru. lho. Tapi ingat untuk pelan-pelan dulu, jangan cari pelampiasan, ya.

8. Langkah paling ekstrim adalah pindah kota dan gak pernah lagi ketemu dia selama setahun

Pindah kota sekalian via imgkid.com

Teorinya kamu bisa berhenti menjumpainya selama setahun atau lebih tapi prakteknya menghindari bertatap muka secara langsung maupun gak langsung bakal sulit dilakukan bila kamu masih aja tinggal di kota yang sama. Belum lagi godaan untuk lewat di depan rumahnya atau keisengan ngajak temannya untuk nongkrong bareng biar gak sengaja membahas soal dia. Kalau kamu mau membawa usaha buat move on ini ke level yang lebih ekstrim, silakan berkelana ke kota lain dan menetap di sana.

Bagi kamu yang menderita sindrom gagal move on level akut, mungkin strategi di atas (terutama pindah kota) jadi solusi yang masuk akal. Gak ketemu bertahun-tahun akan melenyapkan memori kamu sama dia. Mungkin bakal berasa berat, tapi mau gak mau otak kamu akan lupa sendiri. Kecuali sebuah aplikasi chatting tiba-tiba datang membawa kamu kembali seperti Rangga kepada Cinta.