Jambi nggak hanya punya Gunung Kerinci dengan alamnya, nggak hanya Merangin dengan Geopark dan Jambi juga nggak hanya terkenal dengan Bukit Dua Belas yang jadi tempat tinggal Suku Anak Dalam-nya. Eitts ngomongin Suku Anak Dalam(SAD) sedikit info ya tahun 2013 Prisia Nasution pernah melakukan pengambilan gambar untuk film “Sokola Rimba” bersama dengan Suku Anak Dalam Jambi disini loh. Yang belum nonton filmnya boleh tuh masuk list buat tontonan teman-teman J.

Kota Jambi kota kecil di Pulau Sumatera dengan sejuta keunikannya.Sebagai ibukota provinsi, di setiap sudut kota selalu ada cerita yang ingin kami bagikan. Selalu ada momen yang ditinggalkan. Kenalan lebih dekat yuk sama kota Jambi!

1. Jembatan Pedestarian Gentala Arasy

Gentala Arasy via http://www.instagram.com

Yups.. Ini ikon baru di Kota Jambi yang diresmikan tahun 2015 lalu oleh wakil presiden Jusuf Kalla. Jembatan yang bentuknya menyerupai huruf S ini membentang berkelok-kelok diatas sungai Batanghari dan hanya diperuntuk oleh pejalan kaki. Di sebrang jembatan kalian bisa melihat Menara Gentala Arasy yang bentuknya menyerupai bangunan mesjid. Menara ini mengambarkan mengenai sejarah penyebaran agama Islam di Kota Jambi dan dimanfaatkan sebagai Museum Islami.Tempat ini merupakan salah satu spot foto yang sering banyak dikunjungi terutama muda-mudi Jambi.

Di malam hari teman-teman bisa menyaksikan keindahan Gentala Arasy sambil duduk menikmati pemandangan sungai Batanghari ditemani jagung bakar eh salah ditemanin pacar.

Pak Gubernur Zola aja malam-malam nongkrong disini sama buk Gubernur.Coba deh cek Instagramnya.

2. Pedestrian Jomblo

Advertisement

tamanjomblo via http://www.instagram.com

Terletak dikompleks perkantoran pemkot Jambi, Kota Baru. Diresmikan sekitar Maret 2016 lalu oleh Pak Wako. Tempat ini juga difasilitasi dengan berbagai alat fitness disepanjang jalan dan wifi gratis disekitar area perkomplekan. Semua fasilitas gratis dan dapat dimanfaaatkan oleh siapa saja, dengan catatan saling menjaga ya. Kalian juga bisa jalan-jalan sore sambil bersepeda di kawasan ini.

Nggak jauh dari kawasan ini, teman-teman juga bisa berburu kuliner yang berjejer disepanjang jalan. Kalo kalian lelah habis fitness gratis bisa istrahat di Taman Remaja yang baru aja selesai di renovasi. Nggak hanya jomblo kog yang boleh kesini. Yang punya pacar, istri juga bole kesini bawa keluarga sekalian.

3. Taman-Taman

Jambi punya banyak taman loh. Kota Jambi baru aja merenovasi 12 taman an taman-taman ini tersebar dibeberapa kawasan di Kota Jambi. Kalian yang baru menginjak kaki di Jambi akan disambut oleh Taman PKK dan Taman Adipura yang lokasinya nggak jauh dari Bandara Sultan Thaha Jambi. Taman-taman ini juga dilengkapi oleh fasilitas yang mendukung. Nggak hanya tempat nongkrong yang asyik bersama geng eh bersama pacar tapi juga menarik buat jadi objek foto loh. Nama-nama dari setiap Taman yang ada mewakili nama lokasi dimana mereka berada.

4. Rumah Batu Olak Kemang

Buat kalian yang suka wisata mistis, Jambi juga punya loh lokasi mistis yang siap buat bulu kuduk merinding, salah satunya Rumah Batu Olak Kemang.
Rumah Batu Olak Ksmang, terletak di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi. Bangunan ini merupakan rumah kediaman Said Idrus bin Hasan Al Djufri yang bergelar Pangeran Wirokusumo, seorang keturunan Arab yang mendapat kedudukan penting di Kesultanan Jambi. Pangeran Wirokusumo wafat pada tahun 1901 dan rumah tersebut dihuni keturunannya.
Keunikan Rumah Olak Kemang terdiri dari dua lantai, mempunyai arsitektur perpaduan lokal, Cina, dan Eropa. Unsur lokal berupa rumah panggung, pengaruh Cina pada bentuk atap, gapura, dan ornamen-ornamen berbentuk naga, awan, bunga, dan arca singa. Sedangkan unsur Eropa terlihat dari tiang-tiang panggung dari bahan bata dan semen berbentuk pilar menyangga bangunan di atasnya. Pada lantai bawah dilapisi ubin terakota sedangkan pada lantai kedua berupa papan kayu. Kedua lantai ini dihubungkan dengan tangga semen seperti layaknya tangga rumah bertingkat yang banyak dipakai pada bangunan indis. Mister Tukul Jalan-Jalan juga pernah mampir kesini loh..

5. 5.Masjid Agung Al-Falah

masjidagung via http://www.instagram.com

Sering disebut juga Masjid Seribu Tiang, meski kalo dihitung nggak nyampe seribu sih. Sebagai penafsiran dari banyaknya tiang yang ada maka disebutlah Masjid Seribu Tiang. Masjid kebanggaan warga Jambi ini sama sekali nggak punya jendela dan pintu utama layaknya masjid pada umumnya. Bentuk bangunan dengan konsep keterbukaan tanpa sekat seperti ini menghasilkan konsep ramah.

6. SEKOJA, Seberang Kota Jambi

Nggak afdol kalo ke Jambi nggak mampir ke Seberang Kota Jambi, sentral batik terbesar sekaligus pusat penyebaran Islam di Jambi. Sekoja bisa dibilang wajahnya kota Jambi. Adat istiadat masih kental terasa. Begitu sampai disini, kalian nggak akan merasa di dalam kota, namun berada ditengah perkampungan tradisional. Sekoja memang seperti kampung ditengah kota. Jika kalian ingin melihat masyarakat melayu Jambi, disinilah tempatnya ,mereka masih menjaga tradisi turun menurun.

7. Kue Pedamaran

jajanantradisonal via http://www.google.com

Kenalan sama jajanan tradisional Jambi, kue pedamaran yang terbuat dari bahan utama berupa tepung beras dan santan, selain itu menggunakan gula merah sebagai isian. Kue pedamaran cukup unik dengan wadah dari daun pisang berbentuk cup kecil atau yang sering disebut takir dan banyak ditemukan saat bulan puasa. Kalo bulan biasa ini jajanan susah banget dicari.

Kota Jambi emang nggak seramai kota besar yang ada di Indonesia lainnya tapi Jambi punya keunikan dan caranya sendiri untuk berkembang dan maju dengan potensi yang mereka miliki. Di sini kami punya cerita yang sama dengan anak-anak dikota-kota metropolitan.

Yuks ke Jambi….