Melepasmu untuk Cinta yang Lebih Hakiki
Biarlah hari ini kunikmati sepi sendiri, hingga Tuhan mengamini pertemuan yang hakiki nanti. Bersamamu, suatu hari.
Kakek, Nenek, Salam Kangen dariku, Cucu yang Menyayangimu
Terima kasih, nek, kek… Aku mendapatkan banyak pelajaran hidup darimu.
Tuhan Selalu Mengujimu karena Dia Tahu Bahwa Kamu Mampu
Kamu akan meyadari betapa Tuhan sangat mencintaimu dengan segala ujian kehidupanNya untukmu.
Jika Tuhan Sudah Restu, Pasti Hati Mudah Bertemu dan Menyatu
Tuhan tahu yang terbaik. Pasti Ia sedang merancang pertemuan di tempat yang baik, waktu yang baik dan dengan cara baik pula.
Untuk Para Perempuan Di Luar Sana. Berbahagialah
Luka dihati adalah tanda bahwa kita sedang belajar. Tetap bersyukur karena itu adalah proses mematangkan diri.
Selalu Ada yang Lebih Berharga dari Rasa Sakit dan Pengorbanan. Yakni, Kebahagiaan Atas Restu Tuhan
Sebab Tuhan memberi kepada hati yang tabah meramu do’a-do’a, yang percaya bahwa kisah yang tertunda bukan berarti tidak ada 🙂
Jadilah Versi Terbaik Dirimu untuk Menggapai Cinta dan Citamu
Seperti halnya pelangi setelah hujan badai, selalu ada pula kebaikan setelah semua perjuangan.
Tidak Perlu Menjaga Hati pada yang Telah Pergi
Kegagalan jangan menghalangi kamu untuk terus berkarya. Saatnya bangkit dan percaya diri.
Adakah yang Lebih Indah dari Dua Jiwa yang Tak Saling Menyapa, tapi Diam-Diam Mengucap Nama dalam Do’a?
Meski terkadang menunggu tak se-inci pun menyeret kita untuk bertemu. Selalu saja hanya berhenti di titik rindu.
Kini, Aku Mencoba Bahagia Meski Tanpamu
Sebab adamu tak lagi merupa apapun. Aku harus mulai, bahagia tanpa paksaan siapapun. Bukan karenamu tapi karena aku menginginkan.