Sudah sejak lama, donat menjadi salah satu kudapan ringan yang digemari berbagai kalangan. Bukan cuma anak kecil saja, tapi juga remaja, orang dewasa, hingga lansia menyukainya. Dengan beragam topping yang menggiurkan, tentu saja pecinta donat makin bertambah. Jika dulu identik dengan rasa manis, kini lebih banyak variannya.

Selain rasa dan adonannya yang pas di lidah, bentuk donat yang bulat juga menarik untuk ditelisik. Terlebih, ada lubang di bagian tengah yang bikin kita penasaran. Sebenarnya kenapa mesti ada lubang di tengahnya gitu ya? Soal ini ternyata ada sejarahnya lo. Yuk, simak alasan kenapa bentuk ‘default‘ donat itu bulat dan berlubang di bagian tengahnya. Ya.. meskipun sekarang bentuknya sudah macam-macam tapi nggak ada salahnya untuk cari tahu~

Asal mula donat sebenarnya masih “abu-abu”. Namun, donat diyakini berasal dari kue goreng Belanda bernama olykoek

bentuk donat bulat (photo: Patrick Fore) via unsplash.com

Advertisement

Sejarah kemunculan donat sebenarnya masih ‘abu-abu’. Hal ini karena donat –yang dulu dianggap sebagai kue berbentuk roti yang dibuat dari tepung manis dan digoreng dengan minyak– dipercaya sudah ada sejak berabad-abad lalu. Seperti dilansir dari The Daily Telegraph bola-bola adonan ini diyakini merupakan donat modern bola berminyak (oliebol) atau kue berminyak (olykoek) dari Belanda. Ketika warga Belanda bermigrasi ke New Amsterdam (kemudian New York) dan daerah lain di Amerika Serikat, mereka membawa resep kue berminyak ini dan membuatnya.

Setelah keberadaan olykoek terkenal di Amerika Serikat, mulailah tercipta donat dengan lubang di bagian tengah

Kapten Henry Gregory via www.dailytelegraph.com.au

Tiap 22 Juni 1847 diyakini sebagai hari lahirnya donat dengan lubang di bagian tengah. Hal ini disinyalir berkat ide pelaut Amerika Serikat bernama Kapten Hanson Crockett Gregory yang tercetus di tanggal tersebut. Saat usianya 16 tahun, Gregory berlayar dan membawa bekal donat buatan ibunya, ternyata donat yang matang hanya bagian pinggir saja, sementara tengahnya mentah. Gara-gara ini, Gregory memiliki ide membuat donat berlubang dengan menusuknya, lalu coba digoreng. Donat berbentuk cincin ini pun sukses matang secara merata. Meski begitu, klaim kalau Kapten Hanson Crockett Gregoryy sebagai penemu donat berlubang pun masih diperdebatkan.

Ternyata ada versi yang sedikit berbeda mengenai sejarah donat ini. Wah, kayak gimana tuh?

Selain dianggap berasal dari ide seorang pelaut, donat bulat dan berlubang disinyalir ada karena terkenal di era yang sama dengan bagels. Bagels sendiri merupakan snack yang biasa dimakan orang-orang barat sebagai sarapan. Meski bentuknya sama-sama bulat dan berlubang, ukuran bagels lebih montok, teksturnya agak keras pada gigitan pertama, namun selanjutnya akan terasa kenyal dan lembut.

Advertisement

Katanya nih, para penjual nggak mau ribet saat menjual donat dan bagels. Lantaran mereka biasa jual bagels dengan memasukkan di tiang yang tertancap pada gerobak. Sehingga, para penjual ingin menjual dengan cara yang sama dengan bagels deh.

Wah, menarik juga ya awal mula donat berbentuk bulat dan berlubang di tengahnya ini~

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya