Pernikahan Putrinya Dihadiri 10.000 Orang, Habieb Rizieq Didenda 50 Juta Akibat Langgar Protokol

Denda pernikahan anak Habib Rizieq

Setelah beberapa tahun tinggal di Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia. Imam Besar Font Pembela Islam (FPI) ini mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (11/11). Yang menjadi masalah, ada ribuan pengikut Rizieq yang bergerombol di sana untuk menyambutnya tanpa memedulikan protokol kesehatan.

Advertisement

Beberapa hari kemudian, Rizieq menggelar pernikahan putrinya yang bernama Syarifah Najwa Shihab. Acara itu dihadiri banyak sekali tamu, padahal pandemi corona masih mengkhawatirkan. Bagaimanakah tanggapan dari berbagai pihak? Yuk simak!

Habib Rizieq menggelar pernikahan putrinya dan dihadiri 10.000 orang. Saking ramainya, para tamu berdesakan dan sulit menjaga protokol kesehatan

Kerumunan orang | Photo by Ryoji Iwata  via unsplash.com

Dilansir dari Kompas, pernikahan putri Rizieq digelar di Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11) malam. Panitia memperkirakan ada 10.000 orang yang hadir. Mereka datang karena ingin melepas rindu dengan Rizieq. Selain itu, pernikahan digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga pendukung Rizieq dan FPI yang nggak mendapat undangan juga bisa hadir.

Panitia mengimbau para tamu untuk mematuhi protokol kesehatan. Misalnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tetapi karena jumlah tamunya terlalu banyak, sulit bagi mereka untuk tertib. Bahkan para tamu harus duduk lesehan di jalan dan saling berhimpitan. Apalagi panita nggak menandai tempat yang boleh diduduki dan yang tidak.

Advertisement

Sebelum pernikahan berlangsung, pemerintah Jakarta Pusat mengingatkan Rizieq tentang protokol kesehatan. Tetapi mereka belum bisa memastikan terkait proposal izin

Membuat proposal | Photo by Scott Graham  via unsplash.com

Dilansir dari Tempo, orang yang hendak mengadakan resepsi pernikahan di masa pandemi harus mengajukan proposal izin ke pemerintah daerah. Bagaimana dengan pernikahan putri Rizieq? Di hari yang sama dengan acara tersebut, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria belum bisa memastikan apakah proposalnya sudah diajukan.

“Ya saya kira sudah, nanti kita cek,” kata Riza pada Sabtu (14/11).

Sebelum pernikahan berlangsung, Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, mengirim surat pada Rizieq. Dia mengingatkan Rizieq untuk menjaga protokol kesehatan selama acara berlangsung. Apalagi PSBB transisi masih berlaku sampai sekarang.

Advertisement

Agar protokol kesehatan berjalan, Satgas Covid-19 mengirim 20.000 masker untuk pernikahan putri Rizieq. Masyarakat pun protes karena menganggap pemerintah menerapkan standar ganda

Stok masker | Photo by Markus Winkler  via unsplash.com

Sejak awal, Satgas Covid-19 di tingkat pusat sudah memprediksi bahwa pernikahan putri Rizieq akan dihadiri banyak orang. Tetapi bukannya mencegah atau menertibkan, mereka justru mengirim 20.000 masker medis dan masker kain untuk para tamu. Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, berkata bahwa bantuan bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarat. Saat ditanya mengapa pemerintah nggak melarang acara ini, Wiku hanya menjelaskan bahwa kewenangan pengendalian Covid-19 diberikan pada Satgas tingkat daerah.

Akibat sikap tesebut, banyak orang yang memprotes pemerintah karena dianggap menerapkan standar ganda. Selama ini pemerintah melarang acara-acara tertentu yang berpotensi memunculkan kerumunan, tetapi justru membantu pernikahan putri Rizieq. Warganet pun menyatakan rasa tidak puasnya di media sosial hingga hashtag #IndonesiaTerserah trending di Twitter.

Meskipun begitu, ternyata Rizieq tetap mendapat sanksi dari pemerintah. Dia harus membayar denda Rp50 juta karena melanggar protokol kesehatan

Denda uang | Photo by bady abbas  via unsplash.com

Satpol PP DKI Jakarta memberi denda Rp50 juta pada Rizieq karena telah melanggar protokol kesehatan untuk pernikahan selama pandemi. Mereka sudah mengunjungi kediaman Rizieq untuk menyampaikannya dan mendapat tanggapan langsung.

“Ya, responsnya baik. Menerima kami untuk menegakkan aturan kedisiplinan. Intinya sudah saya sampaikan dan sudah dikenakan denda. Sudah diselesaikan,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, seperti dilansir dari Tempo.

Walaupun sanksi telah ditegakkan, epidemiolog berpendapat bahwa pernikahan putri Rizieq bisa memunculkan klaster corona baru. Gawat nih!

Pandemi masih berlangsung | Photo by engin akyurt via unsplash.com

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menyayangkan pemerintah yang membiarkan berlangsungnya pernikahan putri Rizieq. Padahal acara itu jelas-jelas bisa memancing kerumunan. Jadi sangat mungkin muncul klaster corona yang baru. Apalagi para tamu nggak diketahui berasal dari mana aja sehingga potensi penularan sangat besar dan sulit dilacak.

Duh, semoga pemerintah menyadari kesalahannya dan nggak memperbolehkan acara semacam itu berlangsung lagi. Sebagai warga negara, kita juga harus tahu diri dan nggak menggelar acara besar selama pandemi. Ini semua dengan kebaikan bersama kok.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE