Terlihat Digdaya, tapi 5 Tokoh Superhero ini Ternyata Menderita Gangguan Kesehatan Mental lo!

Kesehatan mental superhero

Dalam benak kanak-kanak kita, setiap superhero pasti terlihat (mutlak) keren. Mereka kuat, tangguh, punya teknologi canggih pada baju zirah atau tubuhnya, dan mampu menyelamatkan dunia dari segala bentuk kejahatan dengan sebat. Semua itu nggak pelak membangkitkan imajinasi-imajinasi liar betapa serunya menjadi mereka.

Advertisement

Setelah dewasa dan mampu mencermati dengan teliti setiap karakter tokoh-tokoh superhero, satu kesadaran baru muncul. Menjadi superhero ternyata nggak selalu mudah. Bukan karena musuh-musuh yang bertambah, melainkan karena mereka juga bisa mengalami berbagai masalah, termasuk masalah gangguan kesehatan mental seperti lima superhero ini. Melansir Listverse, berikut daftarnya.

1. Iron Man: Gangguan kecemasan

Tony Stark/Iron Man | Jorge Figueroa from Flickr via www.flickr.com

Tony Stark diyakini mengidap gangguan kecemasan. Banyak penggemar menilai masalah kesehatan mental Tony Stark ini tampak jelas pada “Iron Man 3”, yang berlatar enam bulan setelah pahlawan super satu ini bertarung dengan Loki dan antek-anteknya di “The Avengers”.

Salah satu adegan yang memperlihatkan Tony Stark tengah didera gangguan kecemasan adalah saat ia diminta untuk menandatangani foto tentang pertempuran New York. Ia tampak emosional dan harus meninggalkan gedung demi menenangkan diri.

Advertisement

2. Hulk: Kepribadian ganda

Patung Hulk | Gambar oleh EIcare dari Pixabay via pixabay.com

Hulk adalah Bruce Banner yang marah. Terlihat sederhana, tapi para penggemar berpandangan kalau transformasi ini merupakan indikasi bahwa Banner tengah menderita gangguan kepribadian ganda. Jika benar adanya, maka gangguan kesehatan mental ini sudah diderita Banner sebelum ia menjadi Hulk.

Informasi bahwa Hulk mengalami gangguan kesehatan mental bisa ditemukan dalam salah satu bagian komik. Hulk diceritakan menyadari bahwa kemarahan dan kekerasan punya dampak terhadap kesehatan mentalnya. Ia juga diceritakan sempat mencari bantuan psikiater untuk meningkatkan kesehatan mentalnya.

3. Wolverine: Alkoholisme dan gejala gangguan bipolar

Advertisement

Patung lilin Wolverine | Luke Rauscher, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Sangat mudah bagi penonton mencirikan kalau Wolverine tengah menderita gangguan kesehatan mental. Seperti dalam film “Logan”, Wolverine digambarkan menderita alkoholisme, penyakit kronis yang ditandai dengan minum dan ketertarikan nggak terkendali terhadap alkohol. Wolverine pada saat itu juga tampak nggak peduli dengan kesejahteraan dirinya apalagi orang lain, dan enggan terlibat dalam percakapan tentang mutan.

Wolverine juga diketahui sempat menunjukkan gejala gangguan bipolar dengan perubahan suasana hati yang parah dan depresi setelah menyaksikan pembunuhan ayahnya. Kemarahannya pada pembunuhan itu bahkan menyebabkan kematian ibunya yang nggak disengaja.

4. Batman: Depresi

View this post on Instagram

A post shared by Batman (@batman)

Bruce Wayne adalah satu dari sekian banyak superhero yang mengalami insiden pada masa kecil hingga menyisakan trauma. Ia menyaksikan orang tuanya dibunuh. Baik bagi Wayne, ia mampu mengubah kesedihan menjadi sesuatu yang konstruktif, dalam hal ini ia berlatih dan menggunakan keahliannya untuk menumpas kejahatan.

Meski Wayne terlihat mampu berdamai dengan masa lalu, depresi kerapkali tetap melandanya. Ia juga sering terlihat putus asa. Untungnya Wayne atau Batman punya support system yang baik, termasuk Alfred Pennyworth yang berlaku sebagai terapis amatir kepercayaan sehingga depresi dapat ia gunakan sebagai motivasi.

5. Daredevil: Depresi

Matt Murdock alias Daredevil adalah karakter penderita depresi berkelanjutan, yang dipicu oleh terbunuhnya sang pacar bernama Elektra, meninggalnya kekasih lain Murdock bernama Karen Page, dan fakta kalau Milla, sang istri mengalami gangguan mental.

Selain karena cobaan di atas, depresi yang diderita Murdock turut diwariskan dari sang ibu, yang sempat mencoba membunuh Murdock ketika ia masih bayi. Murdock menggambarkan depresi yang ia derita sebagai iblis yang nggak terhindarkan. Dengan kata lain, depresi terus mengancam untuk menguasai dirinya.

Itu dia 5 dari sekian banyak tokoh superhero yang ternyata nggak luput dari masalah di luar tugasnya menumpas kejahatan.

Ikuti Instagram @wolesjon, biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

CLOSE